Crazy Family : Hwaiting for Love !!!

*Lee Jera POV*

Aku menatap kearah koridor, melihatnya berjalan melewati jalan sepanjang koridor sekolah. ia tinggi, tampan, pintar dan satu lagi….populer.sepanjang langkahnya bunga bunga bertebaran seperti biasanya. Ditaburkan oleh penabur bunga berkualitas tinggi yang ia sewa supaya ia tak perlu repot memikirkan bau parfumnya akan hilang ditelan waktu. ya, itulah zhoumi. Cowok yang dipuja oleh semua gadis disekolah ini. tepatnya ada 3 cowok yang selalu dipuja oleh gadis gadis disekolah ini, Hankyung, Henry dan Zhoumi. Mustahil bagi seorang kutu buku sepertiku yang memakai kacamata dochi pwg bisa dekat dengan mereka. Bahkan menatapnya matanya secara langsung saja aku tak sanggup. Bisa-bisa aku pingsan. Aku terdiam sesaat. Masih melihat arah jalan zhoumi yang bertaburan dengan bunga super wangi-M (bukan super junir-M?) walaupun ia sudah masuk kedalam kelasnya. Aku hanya menganga kagum melihat ketampanannya yang seperti patung. “DOOOOR!!! Hayo mikirin siapa?” kata Hyemi tiba-tiba. Aku langsung sadar dari alam khayalanku “hush kau ini….mengagetkan saja” kataku pada hyemi. Sebenarnya aku bisa dibilang cukup beruntung bisa bersahabat dengan hyemi. Ia dekat dengan 3 serangkai, begitulah gadis gadis disekolah ini memanggil hangkyung, henry dan zhoumi. 3 serangkai dari sekolah ini adalah member dari super junior-M. bahkan kakak hyemi adalah salah satu member super junior-M dan member super junior. Hanya segelintir orang saja yang tau bahwa hyemi adalah adik dari Yesung, Sungmin dan Kyuhyun super junior. Bahkan Kibum super junior sudah menganggapnya adik sendiri, seperti anggota super junior lainnya. Hyemi menyukai seorang Lee Donghae, namun ia terlalu malu untuk menyatakan perasaannya

“kau masih melihat zhoumi? Orangnya aja udah gak ada dikoridor lagi. Kau mau melihat jejak langkah penuh bunga bekas kepergiannya?”tanya hyemi “haisshhh kau itu, jaga mulutmu. Kalau fans fans gila dari 3 serangkai itu tau aku suka pada zhoumi, bisa celaka aku” kataku pada hyemi “upppsss…mian mian. Gak sengaja” kata hyemi sambil menarikku kekelas sebelum aku mematung dikorisor sampai bel pulang sekolah dibunyikan.

**

“hari ini….siapa yang menjemputmu?” tanyaku pada hyemi, ia selalu dijemput dengan oppanya. Aku heran mengapa hyemi sikapnya sangat berbeda sekali dengan oppanya? Bakat senipun ia tak ada. suara pun ia cempreng, toa nya aja gede kaya apatau, sekali teriak mungkin patung liberty yang ada di amrik bisa rubuh mingkin. ia hanya tertarik dengan sejarah dunia dan matematika. Ya kalo urusan matematika aku yakin ia tertular virusnya Kyuhyun oppa, kakaknya yang jago dalam mtk “aku pulang dengan 3 serangkai itu….oppaku jahat sekali! Masa mereka bilang mereka sangat sibuk sampai mereka tak menjemputku!!! Padahal biasanya sesibuk apapun mereka aku tetap akan dijemput oleh salah satu diantara mereka…” kata hyemi kesal bin cemberut binti masang tampang ngeselin “ah kalau aku jadi kau mah aku bersyukur banget chingu…” kataku pada hyemi “aku akan sujud syukur bila donghae oppa menjemputku. bukan 3 serangkai itu. Yah walaupun henry gampang sekali dipalak” kata hyemi yang memang mata duitan ($_$). Aku memukulnya dengan buku pelan “haiiishhh dasar kau, tetap saja mata duitan” kataku padanya. Ia hanya membalas dengan cengir kuda. “Omo~~~~yang mulia datanggggg!!!!!” kata gadis gadis yang berada diluar kelas. Hah pasti 3 serangkai itu lewat atau semacamnya. Fans dari 3 serangkai itu terlalu berlebihan menurutku, mereka memanggil hangkyung dengan sebutan ‘yang mulia’ memanggil henry dengan sebutan ‘tuan muda’ dan memanggil zhoumi dengan sebutan ‘paduka pangeran’. Akupun heran, ini kan sudah jaman modern, sudah gak jaman lagi kerajaan seperti kerajaan majapahit atau kerajaan sriwijaya yang dulu namanya sangat tenar karena kerajaan itu menguasai daerah asia tenggara tapi mengapa julukan jadul seperti itu masih saja digunakan?

Aku nyaris jantungan saat melihat hangkyung masuk kedalam kelasku dan menghampiri mejaku. ‘omo? Mimpi apa aku semalam? Apa tadi malam aku salah makan atau apa sampai orang setampan dia menghampiriku?’ pikirku. Dia terus berjalan kearahku sambil tersenyum. Dan berhenti dimejaku “ehm….oppamu tadi telpon katanya kau pulang denganku” kata hangkyung sambil tersenyum. ‘omo???aku pulang dengan hangkyung? Sepertinya tadi malam aku benar benar salah makan ini.....’ ia terus tersenyum kearahku. Sepertinya ia menunggu jawabanku. “aku?” kataku akhirnya angkat bicara. Kulihat ekspresi hangkyung berubah lalu ia menyingkirkan kepalaku dengan tangannya. ‘oiya….sejak kapan aku punya oppa? Kan aku hanya punya 2 ekor onnie…uppps maksutnya 2 orang’ pikirku. Hangkyung tetap menatap kearahku, namun pandangannya bukan kewajahku lagi melainkan kearah belakang kepalaku. Aku mengikuti arah pandangnya dan menemukan sosok hyemi yang duduk dibelakangku sambil memainkan pspnya dengan serius ‘TENTU SAJA IA BICARA DENGAN HYEMI’ teriakku dalam otakku. Hyemi langsung mengalihkan pandangannya dari pspnya “mwo? Hangkyung oppa? Kenapa kau disini?” tanya hyemi bingung karena ia baru fokus dengan apa yang terjadi. Jadi selama ini dia lebih mementingkan gamenya daripada cowok? Omo~ kyuhyun oppa benar-benar dahsyat dalam menularkan virus gila mtk dan gamenya pada hyemi “kau mau pulang denganku atau zhoumi? Kalau denganku mungkin kau akan mampir dulu ke SM, ada beberapa hal yang ingin kuurus. Kalau sama zhoumi kemungkinan kau akan langsung diantar kerumah” kata hangkyung kesal karena sia-sia penampilan tebar pesonanya tidak mempan sama sekali pada hyemi, namun sangat mempan sekali terhadapku “oh….yesung oppa tidak menjemputkah?bagaimana dengan kyuhyun oppa? Ah aku tau pasti sungmin oppa akan menjemputku kan?” kata hyemi penuh harap “tidak...tadi yesung menelponku katanya jadwal mereka sangat padat” kata hangkyung “ah ngeselin….yaudah aku pulang sama Jera aja” kata hyemi “mwo? YAK!!!! Hyemi apakah kau gila atau waras? Rumahmu dan rumahku kan jauh. Dan lagi aku naik bus. Kalau oppamu tau kau naik bus bagaimana? Kalau kau kenapa napa gimana? Bisa dicekek mati aku sama yesung oppa” kataku dengan nada tinggi “hussssttt jangan keras keras ngomongnya jera….anak anak sedang memerhatikan tingkah kita. Ini semua gara gara hangkyung oppa disini. Kalau aku ketauan adiknya yesung, kyuhyun ama sungmin oppa gimana?” bisik hyemi ditelingaku. Aku langsung membekap mulutku. “aku sama jera saja oppa. Gomawo ajakannya tapi aku tak tertarik” kata hyemi. Hangkyung pun langsung keluar kelasku “oh begitu yasudah…bilang sama oppamu jangan bunuh aku jika aku tak mengantarkan adik kecilnya” kata hangkyung seraya keluar dari kelas. Kini kami berdua yang menjadi tontonan para gadis. Mereka sudah tau semuanya. “matilah aku….aku tak mau popular dulu sebelum aku ranking 1” kata hyemi sambil memukul pelan dahinya.

**

Aku dan hyemi keluar dari gedung sekolah, seperti rencana kami akan pulang bareng untuk pertama kalinya dalam hidupku. Lumayan juga pulang bareng dengannya. Bisa mengetahui rumah seorang idola. HaHaHa. Namun diluar gerbang zhoumi menunggu dengan mobil audi hitamnya. Ia mencegat kami “HYA!!!HYEMI!!!oppamu marah marah pada ku dan hangkyung hyung gara gara kau tak mau pulang bareng kami….ia sangat mencemaskanmu” kata zhoumi. Aku hanya terdiam membisu sambil memerhatikan wajahnya berkali kali. Kesempatan melihat zhoumi dengan dekat tak mungkin dibuang sia sia. Tak lupa aku membaca mantra supaya aku tak pingsan ditempat “tidak mau, kalau yang jemput oppaku sih aku mau” kata hyemi yang tetep keukeuh dengan keputusannya. “bagaimana jika ada aku?” kata seseorang sambil keluar dari mobil zhoumi, YAK!!!! Itu dia………….LEE DONGHAE “oppa….”kata hyemi kehilangan kata katanya. “jika aku yang mengantarmu pulang…apa kau masih mau pulang bareng dengan kami?” kata donghae sambil mengeluarkan senyuman mautnya. “ah oppa….tak usah repot begitu” kata hyemi “kebetulan hari ini jadwalku kosong. Aku iseng aja main main kesekolah zhoumi. Eh taunya kau juga satu sekolahan dengan zhoumi” kata donghae sambil terus tersenyum “ne…tapi….oppa….temanku...?” kata hyemi terbata-bata “haishhhh…dia ikut kita saja”kata donghae “aku akan duduk dijok belakang, bersamamu” kata donghae sambil mengulurkan tangannya dan merangkul pundak hyemi menuju mobil “yuk?” ajak zhoumi padaku. aku yang daritadi hanya melihat prtunjukan asli, kehidupan nyata, bukan sinetron ataupun drama masih komat kamot berharap aku tak pingsan ditempat.

Dalam perjalanan aku hanya terdiam. Jantungku terlalu kecang berdebar. Aku duduk dijok depan. Bersama zhoumi. Sedangkan hyemi dan donghae duduk dijok belakang. Aku sesekali melihat kearah kaca dan menemukan sosok hyemi yang kepalanya disandarkan kepundak donghae. “saranghaeyo” bisik donghae pada hyemi. Usaha donghae membuat suara itu tak terdengar sangat gagal total. Aku yang mendengarnya langsung menggigit bibir bawahku, mencegahku supaya tak berteriak teriak karena cinta sahabatku terbalas. Aku terus memantau keadaan donghae dan hyemi lewat pantulan kaca. Hyemi sekarang menatap donghae heran namun sorot matanya bahagia. “naddo saranghaeyo oppa….” Jawab hyemi sambil tersenyum. Donghae mendekatkan wajahnya pada hyemi. Mata hyemi terpejam erat. Sisanya aku tak melihat kearah mereka. Biarkanlah mereka menikmati. Aku manatap kearah jalan. Jantungku bagai berolahraga karena kehadiran zhoumi disebelahku. Aku tak berani menatap wajah zhoumi. Bisa bisa aku nangis darah atau mimisan melihat wajah dewa ketampanannya. Tiba tiba tanganku seperti digenggam sesuatu. Aku melihat arah tanganku. Dan ternyata……..zhoumi menggenggam tanganku erat sambil menyetir. Ia menatap kearahku, sambil tersenyum sekilas lalu melihat kearah jalan lagi.

Kami tiba dilampu merah. Zhoumi menghentikan mobilnya. Lalu ia menatap kearahku. Tangannya lalu dengan secepat kilat mengambil kacamataku dan melepaskannya dari wajahku “nah…begini kan lebih cantik” kata zhoumi. Kurasa jantungku seperti mau meledak karena perlakuan zhoumi. Ia tersenyum padaku. aku lalu dengan ragu membalas senyumnya “zhoumi….ayo lakukan sekarang” kata donghae dari belakang. Zhoumi terus menatap kedalam mataku. “Lee Jera….maukah kau…….” Kata zhoumi “TIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIN!!!! TIIIINNN TIIIINNNN!!!” teriak klakson mobil dari belakang. Saat kulihat lampu rambu lintasnya, ternyata sudah berwarna hijau. Zhoumi langsung menginjak gas dengan kencang sedangkan hyemi dan donghae hanya tertawa geli dari belakang. Kami pun tiba dikediaman hyemi. Rumahnya besar namun sederhana. Mungkin supaya tak mencolok agar tak terlihat sebagai rumah selebritis. Kulihat hanya hyemi dan donghae saja yang keluar dari mobil “aku akan menemani hyemi dirumah….oppanya akan pulang nanti jam 9. Aku takut hyemi ada apa apa dirumah” kata donghae “zhoumi-ah….kau antarkan Jera yaaaa” kata hyemi dengan nada sok imut yang dibuat buat(-_-) “ne….aku pergi dulu” kata zhoumi lalu pergi dengan kecepatan tinggi meninggalkan rumah hyemi.

**

“kita makan malam dulu” kata zhoumi mengajakku. Ia berhenti di Rainbow cafe untuk makan malam “kau mau pesan apa?” kata zhoumi sambil melihat lihat daftar menu “emmmm…..chicken soup. Minumnya….mmmm…apaya? ini aja deh ice vanilla late nya” kata ku. Kulihat ia menjentikkan jarinya “pelayan…” katanya. lalu seorang pelayan datang “ya?” kata pelayannya itu “chicken soup 1, ice vanilla late 1, cream soap 1 dan ice greentea 1” katanya. pelayan hanya mengangguk “tunggu 15 menit lagi tuan. Ada yang lain? Jika ada yang lain segera panggil saya” kata pelayan itu dan berlalu.

“kau…” kataku penasaran dengan apa yang diucapkannya dimobil. Jantungku masih saja berolahraga dalam susunan rangka dadaku, kuyakin nasib paru paruku akan menyedihkan karena ia telah berusaha membuat jantungku tenang dan menerima keringat yang super duper bau dari jantungku. Untung saja aku rajin lari pagi sehingga paru paruku sehat. Kalau tidak? Mungkin paru paruku sudah jatuh pingsan karena tak kuat mencium baunya keringat yang dikeluarkan oleh jantungku(?) “oh ne….Lee Jera…maukah kau….” Kata zhoumi terputus. Ia menatap mataku lekat lekat, tangannya menggenggam tanganku dengan erat. Selamatkan aku….. kumohon jangan mati sekarang….aku masih ingin ditembak oleh zhoumi dulu…..jangan dapat serangan jantung sekarang………….aku akan mengutuk neraka menjadi es jika aku mendadaka mati terkena serangan jantung, atau mengutuk setan menjadi waria jika aku mati karena tak bisa bernafas saking senangnya

“apa kau zhoumi member super junior M?” tanya seorang gadis pada zhoumi. Aku tak menyadari kehadiran gadis itu sampai ia bersuara. Spontan zhoumi langsung melepas tanganku “ne…wueyo?”kata zhoumi. Seketika gadis itu langsung berteriak “OH ZHOUMI….AKU FANS BERATMU. KALAU KAU TAK KEBERATAN AKU INGIN KAU MENANDATANGANI KAUSKU INI…” kata gadis itu seraya menunjuk kausnya. Dengan malas zhoumi mengambil pulpen dan menandatangani kaus gadis itu “aaa zhoumi kau baik sekali….kamsahamnida” kata gadis itu “ne… cheonmaneyo” kata zhoumi “jika kau tak keberatan….aku ingin kau menandatangani beberapa kaus untuk adikku juga, kau mau? Kumohon zhoumi….” Kata gadis itu. “hhhh…baiklah” kata zhoumi dengan kesal.

“tadi kau mau ngomong apa?” kataku pada zhoumi setelah gadis gila itu pergi “oh ne….Lee Jera…maukah kau….” Kata zhoumi terputus. Ia menatap mataku lekat lekat,seperti yang ia lakukan sebelumnya, namun tatapannya kini lebih serius. tangannya menggenggam tanganku dengan erat “maukah kau….” Kata zhoumi sambil menyiapkan mental, oh god!!! Inilah saatnya!! Jangan sampai ada yang menghalangi lagi. Jika iya, akan kucairkan kutub utara dan kutub selatan. Korea akan banjir dengan air mataku, matahari akan kujadikan beku selama lamanya HAHAHAHAHA (kok jadi gini?) “Jera….maukah kau………………………”

“PESANAN ANDA TUAAAN….” Kata pelayan dengan riang gembira layaknya baru dapat uang BLT dari pemerintah “ARRRRGGHHH”teriak zhoumi frustasi. Aku menahan air mataku. Aku tak tega membanjiri korea karena hyemi dan donghae baru saja jadian. Dan juga aku baru saja ‘akan’ menjadi kekasih zhoumi.

“lanjutkan saja” kataku saat pelayan sudah pergi “oh ne….Lee Jera…maukah kau….” Kata zhoumi terputus. Ia menatap mataku lekat lekat, tangannya menggenggam tanganku dengan erat. Tingkah nya tak terlalu serius dengan adegan yang pertama ataupun yang kedua. “jadi…..” kat zhoumi mantappp tenan “ya?” kataku penasaran “jadi………………..” kata zhoumi masih menggenggam erat tanganku “yaaaaa?!!?” kataku tak sabar “jadiiiiiiiiiii…………….” Kata zhoumi masih menatapku dengan serius “yaaaaaaa????” kataku sudah kelewat sabar (kurang ajar nih si zhoumi, gue itu udah dinobatkan sebagai ratu sabar ya, mengalahkan pak sabar yang kesabarannya melebihi bu sabar yang kesabarannya melebihi si sabar yang kesabarannya udah kaya apa tau eh malah si zhoumi masih ngetes kesabaran gue nih parah entar kalo pak sabar tau, busabar mesti bakal sabar sesabar sabarnya sabar-_- *lupakan*)

“maugak kamu jadi model video klip suju-M yang baru? Daripada Jessica yang dipilih lagi” kata zhoumi akhirnya

Jera : ~!#)(*&^%$#@$%^&*&^%$

Aku hanya menghela nafas, kecewa “ne…aku mau” kataku kecewa. Sangat kecewa. Jantungku juga kecewa. Ia malah langsung berhenti olahraga dan jalan kekantin beli es teh poci seharga 2 ribuan karena hausnya dirinya “dan juga….maukah kau menjadi Yeomjachingu-ku?” kat zhoumi tiba-tiba. Jantungku yang lagi asik minum es the poci langsung olahraga lagi. Padahal paru paruku sedang mandi karena basah oleh keringetnya si jantung “omo???ne…ne aku mau” jawabku bersemangat, kelewat bersemangat malah, melebihi semangatnya yesung kalo lagi nonton bola dan semangatnya eunhyuk kalo lagi ngedance juga semangatnya eeteuk kalo lagi senyum, juga semangatnya wookie kalo lagi masak (halah semua aja lu sebut-_-)

Zhoumi menggenggam tanganku sekali lagi, dan sekali lagi kudengar teriakan keluhan dari paru paruku karena sudah tak kuat menampung keringat dan bau si jantung yang Cuma bentaran doing istirahat, dan paru parukupun harus rela mengeluarkan uang 2 ribuan demi membayar utangnya jantung ama mbak mbak es teh poci yang belum dibayar jantung(?)

“Saranghae…Lee Jera” kata zhoumi sambil tersenyum. Oke….kalo ini bukan ff tapi beneran mungkin gue udah pingsan duluan sebelum zhoumi nembak gue, liet zhoumi dari jauh aja gue yakin gue bakalan pingsan, tapi ini ff, makanya gue ga pingsan

“naddo saranghaeyo…Zhoumi-ah” kataku sambil membalas senyumnya dengan senyum termanisku, karena sudah dicampur oleh 767687kg gula pasir, 9888 kg gula jawa dan 0,00000001 gram garam

“jinjja? Kau serius?” kata zhoumi seakan ga percaya bahwa aku adalah gadis yang tak tergila gila pada zhoumi, padahal udah gila. Melebihi orang yang paling gila dari yang paling tergila gila dan paling gila tergila didunia ini

“ne….aku menyukaimu” kataku, lalu zhoumi memelukku erat. Aku menangis dipelukannya, menangis bahagia karena setelah sekian cobaan yang ada akhirnya aku jadian juga ama zhoumi…. Sampai air mataku membanjiri rainbow café dan sekarang tingginya sudah sepinggang ku, semata kaki zhoumi (zhoumi kan tinggi banget ceritanya-_-)

Zhoumi lalu menghapus air mataku “jangan menangis, kau jelek kalo sedang menangis, lebih jelek dari sule ataupun omas” kata zhoumi. Aku yang dipuji seperti sule langsung terbang dan langsung tersenyum “kalo kau sedang senyum, aku bingung kau mirip siapa” kata zhoumi masih menatap erat wajahku. “kau boleh memujiku seperti apa aja” kataku padanya “yasudah….kau seperti……………..lee jera. Gadis yang kucintai” kata zhoumi langsung memelukku lagi, bahkan sekarang ia memelukku lebih erat.

Tanpa kusadari pengunjung café melihat drama walaupun ini bukan drama tapi kisah nyata tapi walaupun bukan kisah nyata juga, melainkan khyalan dari author super sedeng namun mereka bertepuk tangan terharu karena akhirnya perjuangan cinta kami berdua tercapai

*THE END*

1 komentar:

all about my story c: mengatakan...

hah ? gangerti gue masa zhzh

Posting Komentar

Back to Top