0

Love Love Love

“EUNWOOOO, KAU SUDAH SIAP BELUM?”panggil jera sahabatku. “ah ne, sebentar lagi’kataku seraya menyiapkan semua peralatan ku untuk hari ini. annyeong namaku han eunwoo, yaaa aku tinggal di korea bersama oppa ku leeteuk leader super junior. Hari ini aku akan mengikuti audisi untuk menjadi member ke 6 f(x), jera sahabatku bilang suara ku bagus dan dia menyuruh ku untuk mengikuti audisi ini. jera adalah member ke 10 SNSD dia maknae nya mengalahkan Seohyun. Aku pun bersiap siap untuk mengikuti audisi hari ini, teks lagu ipod sudah ku masukkan. Semoga hasil audisi hari ini bagus. Aku pun turun untuk menemui jera dan leeteuk oppa. 2 orang yg sangat ku sayangi ini adalah anak buah SM entertainment makanya mereka memaksa untuk ikut audisi ini agar aku menjadi anak buah SMent juga. Ku lihat leeteuk oppa sudah rapi dengan jas putih nya, jera pun juga sudah siap. Kami pun berangkat menuju gedung SMent. Leeteuk oppa membawa mobil nya dengan sangat cepat, 10.15 kami sudah telat audisi di mulai pukul 10.10 maka dari itu leeteuk oppa membawa mobil nya dengan cepat seperti orang kesurupan agar aku tidak diskualifikasi. Akhirnya kami pun sampai setelah 5 menit berada dalam perjalanan, aku pun keluar dari pintu mobil dan tiba tiba leeteuk oppa menarik tangan ku. Yaaaa oppa yg satu itu napsu sekali ingin aku cepat cepat ikut audisi. Jera mengambil kan nomer peserta ku, aku mendapat urutan ke 22 dan sekarang yg sedang di audisi nomer urut 19. Jera bilang juri untuk audisi hari ini adalah Zhoumi dan Donghae, Zhoumi adalah neomjachingu nya jera aku sudah kenal dengan nya tapi kalau namjja yg bernama Donghae itu aku belum kenal. Dia member super junior kata leeteuk oppa, orang nya baik asik tetapi terkadang galak. Aku jadi takut untuk bernyanyi di hadapan nya. Satu persatu nomer peserta di panggil, nomer urut 21 sebelum ku, ku lihat ia menangis saat keluar dari ruang audisi huaaaaaaaa jantung ku berdetak sangat kencang ini giliran ku. Melihat peserta yg tadi menangis aku jadi takut. Aku pun masuk ke dalam ruangan ku lihat 2 namjja tampan duduk tepat di depan peserta berdiri, perlahan lahan aku berjalan menuju tempat bernyanyi “han eunwoo, benar kan?”kata namjja yg bernama donghae itu “ah ne”kataku seraya tersenyum. Tapi dia tidak membalas senyum ku malah membuang muka hiaaaaaaaa menyebalkan sekali dia “eunwoo ah, perkenalkan dirimu. Donghae belum kenal dengan mu”kata zhoumi ramah padaku. Zhoumi dengan Donghae sangat berbeda jauh, zhoumi begitu ramah dengan ku sedang kan donghae…. Amit amit deh senyum aja enggak. “annyeong haseyo, han eunwoo imnida 15 yo. Ikut audisi ini karena teman ku jera berkata suaru bagus dan harus mencoba untuk daftar menjadi member ke 6 f(x)”kataku memperkenal kan diri “sudah langsung mulai bernyanyi saja”kata donghae. Aku pun menarik nafas yg sangat panjang dan mulai bernyanyi..


algo shipeun ge maeil neomuna namjyeo aigoo ai goo goo goo goo
neuggyeobwa ya hal geot dohan namjyeo Yeah baby, yeah baby, yeah baby

maeil su baek beon sangsanghamyeo gidaryeo watdeon geuege Do it, Chu~
ibmatchuneun sungan jameseo ggaen geunyeojeoreom

aku menyanyikan lagu chu dari f(x) dengan santai awalnya aku gugup tapi aku menjadi rileks. Aku pun selesai bernyanyi kulihat zhoumi dan donghae mengeluarkan papan nilai dan mulai menulis, jantung berdetak sangat kencang. Apakah aku bisa lolos?? Hanya tuhan dan kedua makhluk itu yg tau. Mereka pun menutup papan itu, jera bilang pengumuman hasil audisi akan langsung di beritahu setelah audisi “eunwoo, suara mu sangat bagus aku suka tetapi kau harus lebih belajar banyak bagaimana cara tampil yg santai saat di panggung. Tadi kau masih terlihat kaku. Dan aku meloloskan mu”kata zhoumi. Aku senang 1 juri telah meloloskan ku, tinggal 1 makhluk yg menyebalkan itu “suaru mu jelek, tidak lolos”kata donghae dengan santai nya. WHAT??!!! DENGAN SEENAK NYA DIA BICARA SEPERTI ITU??!! Pantas saja peserta sebelum ku nangis nangis tak karuan setelah keluar dari ruangan ini juri nya saja berbicara seperti itu “donghae, suara nya bagus. Bagaimana bisa kau mengatakan suara nya jelek?”kata zhoumi “hyung, penilaian orang berbeda beda. Ku bilang suara nya jelek yaa jelek”kata donghae dengan santai nya. Zhoumi hanya bisa menarik nafas “eunwoo, hasil nya seimbang kami tidak bisa menentukan kau lolos atau tidak. Seperti nya kau harus ikut audisi lagi minggu depan, dan audisi minggu depan akan di tentukan oleh member f(x) juga bukan kami saja. Terima kasih sudah mengikuti audisi dengan baik, sampai ketemu minggu depan persiapkan dirimu”kata zhoumi panjang lebar dengan ramah. Aku hanya bisa mengangguk dan keluar dari ruangan itu, kulihat leeteuk oppa dan jera sudah menunggu ku di depan. Mereka langsung berlari kea rah ku “eunwoo ah, bagaimana hasil nya? Kau lolos?”kata jera dengan semangat ’45 “hasil nya seimbang antara zhoumi dan donghae, aku harus mengikuti audisi minggu depan.”kataku dengan lemas ‘hey dongsaengku, jangan lemas seperti itu. Kau harus lebih giat berlatih bernyanyi agar minggu depan kau lolos dalam audisi. Selama seminggu ini setiap hari kau ikut saja dengan ku dan jera ke SMent disini banyak ruangan yg sering di pakai untuk berlatih bernyanyi dan menari. Kau bisa memakai 1 ruangan untuk latihan”kata leeteuk oppa. Aku hanya tersenyum pada nya, senyuman itu artinya aku menjawab “iya”. Leeteuk oppa dan jera mengajak ku keliling gedung SMent sekalian ingin mencari ruangan yg kosong agar bisa ku pakai untuk latihan, tadi leeteuk oppa sudah meminta izin untuk meminjam 1 ruangan. Sepanjang koridor kulihat banyak sekali ruangan latihan kulihat ada kangta, boa, snsd, f(x), zhang li yin sedang latihan di ruangan masing masing. Saat aku melihat ke ruangan f(x) semua member f(x) dengan serius latihan untuk performance mereka 2 hari lagi. 2 hari lagi adalah ulang tahun SMent mereka akan mengadakan private party di suatu tempat, jera mengajak ku untuk datang ke pesta itu dan aku pun dengan senang hati menerima tawaran nya. Jarang jarang aku bisa menonton artis artis SMent secara live dan tampil bersamaan. Kulihat Victoria, sulli, luna, krystal, dan amber sibuk menyanyikan lagu nu abo untuk performance mereka. Saat melihat mereka langsung terpikirkan oleh ku, apakah aku bisa latihan dengan mereka? Apakah aku bisa menjadi bagian dari mereka? Aku terus memikirkan hal itu sepanjang koridor. Akhirnya setelah berkeliling dari lantai 1 sampai 5 aku dan jera menemukan tempat yg kosong untuk aku latihan menyanyi ruangan itu tepat di sebelah ruangan latihan nya super junior dan boa. Setiap saat aku bisa mendengarkan suara merdu dari ruangan sebelah ^^V. aku dan jera pun masuk keruangan itu dan membereskan barang barang yg berada di dalam sana “eunwoo ah, leeteuk oppa sudah susah payah meminta izin agar kau bisa latihan disini jgn berbuat macam macam yaaa”kata jera “ah ne jera”kataku. Kami pun selesai membereskan ruangan itu “eunwoo, aku tinggal yaaa aku harus latihan buat performance 3 hari nanti, tak apa kan ku tinggal?”kata jera “ah ne arraseo”kataku. Lalu jera pun meninggalkan ku sendiri di ruangan itu, yaaa untung nya ruangan itu sudah bersih dan bisa ku pakai untuk latihan. Ku keluarkan teks lagu di dalam tasku, hari ini aku latihan menyanyikan lagu nu abo saja lah. Aku pun mulai menyanyi….

Mysteries mysteric molla molla ajjik naneun molla
gibbon gibbon saranggongshin. Saram deure ibyeolgongshing

“SUARA MU JELEK SEKALI, TIDAK USAH MENYANYI MENGGANGGU KU!”kata seseorang yg perkataan nya itu memberhentikan nyanyian. Aku pun langsung berbalik badan dan ternyata…… siapa lagi kalau bukan namjja nyebelin ga tau sopan santun dan kalau ngomong tidak pernah di asah itu Lee Donghae yg mungkin menjadi musuh bebuyutan ku di SMent ini “kau kira suarumu bagus apa?”kataku dengan nada kesal. Dia pun berjalan kea rah ku dan mendekatkan wajah nya pada wajah ku. Entah mengapa jantung berdetak sangat kencang saat dia mendekati ku “hey, kau tau tidak suaru ku termasuk top 5 di super junior?”katanya pelan. Wajahnya tepat sekali di depan wajah ku sampai sampai aku gugup untuk bicara. Aku pun langsung mundur menjauhi wajah ku dengan nya “hanya orang bodoh yg bilang suara mu bagus!!”kataku “dan juga hanya orang bodoh yg bilang suaru mu bagus!”kata nya “hey itu kata kata ku!!”kataku seraya terkejut ia mengatakan hal yg sama seperti yg ku ucapkan “mana surat surat dan tanda tangan pemerintah kalau itu kata kata milik mu? Tidak ada kan? Yasudah!’katanya seraya keluar dari ruangan itu meninggal kan ku sendiri. HIAAAAAAAA MOOD KU UNTUK LATIHAN SUDAH TIDAK ADA KARENA NAMJJA MENYEBALKAN ITU. Langsung ku masukkan teks lagu ke dalam tasku, aku ingin pulang sekarang juga. Aku pun mengambil hp ku di dalam tas dan menelpon leeteuk oppa “yoboseyo?”kata leeteuk oppa “yoboseyo, oppa aku ingin pulang. Kau masih lama tidak?”kataku dengan kesal “hey kau kenapa? Mengapa bicara mu marah marah seperti itu?”Tanya leeteuk oppa “tak taulah aku malas untuk membahas nya lagi. Kau masih lama tidak? Kalau iya aku pulang sendiri naik taxi”kataku “mianhaeyo eunwoo, aku masih lama kau pulang duluan yaa”kata leeteuk oppa “arraseo”kataku seraya menutup telpon nya. Aku pun berjalan dengan sangat cepat, yaaa aku kalau lagi marah memang seperti ini. ku lewati ruangan super junior “eunwoo, kenapa terburu buru?”kata zhoumi dari dalam ruangan. Aku pun meneloh kulihat di samping zhoumi ada kyuhyun yesung dan…… si setan satu itu -_____- aku tidak menjawab pertanyaan zhoumi aku pun langsung melanjutkan perjalanan ku. Biarkan saja paling nanti zhoumi menanyakan keadaan ku pada jera. Aku pun memanggil taksi, dan langsung masuk ke dalam taksi. Sepanjang perjalanan aku terus menggerutu sampai sampai supir taksi melihat kea rah k uterus. Biarkan saja aku sedang kesal dengan cowok yg mengganggap dirinya PERFECT itu cuih. Aku pun sampai di rumah, aku bergegas masuk ke dalam rumah dan duduk di sofa kesayangan ku. Mencoba melepaskan semua beban dan rasa kesal ku. Lama kelamaan badan ku pun rileks suasana hatiku mulai kembali normal, ku ambil handphone ku dan ku setel music.

Kan wo kan kan wo
Bu yao zong shi sui zhao ta
Ru guo ta shuo xi huan ni
Jiu suan zai mang ye neng gou deng dao ni

Suara siapa ini? suara nya bagus sekali. Bergegas aku mengambil teks lagu super girl dan mencari siapa yg menyanyikan part ini ku perhatikan satu persatu dan……. DONGHAE!!! Itu suara donghae, mengapa sangat bagus? Aku sangat menyukai suaranya, tetapi hanya suara nya kalau sifat sih amit amit deh -__-. Langsung kumatikan lagu super girl di hp ku, suasana hatiku kembali memanas ini semua gara gara namjja menyebalkan itu lee donghae. Sebelum aku bertemu dengan nya tidak pernah aku marah seperti ini, dan belum pernah ada yg bilang suaru ku jelek. Ku putuskan untuk melupakan kejadian hari ini. aku pun masuk kamar dan tidur.

***

“eunwoo, bangun sudah pagi. Aku sudah ingin berangkat, cepat lah nanti terlambat”kata leeteuk oppa membangunkan ku. Aku pun dengan lemas bangun dari tempat tidur, aku masih sangat mengantuk rasa nya ingin kembali berbaring di kasur ini tapi….aku tidak enak dengan leeteuk oppa dan jera yg sudah susah payah meminjam kan ruangan untuk aku berlatih. Mau tidak mau aku harus bersiap siap untuk berangkat ke gedung SMent. Setelah mandi dan bersiap siap aku dan leeteuk oppa pun berangkat, jera bilang ia tidak bisa menjemput ku karena ada show jadi dia harus bergegas dan datang lebih awal. Sepanjang perjalanan aku melanjutkan tidur ku sambil mendengarkan music. Lagi lagi lagu super girl yg ku dengar, rasa nya tidak ingin mendengar suara donghae karena nanti aku pasti akan teringat kejadian kemarin tapi mau bagaimana lagi super girl lagu kesukaan ku aku tidak bisa hidup tanpa mendengarkan lagu itu (?). “eunwoo, bangun sudah sampai”kata leeteuk oppa sambil menggoyang goyang kan tubuh ku, aku pun terbangun dan turun dari mobil dalam keadaan msh setengah sadar. “eunwoo, aku duluan yaaa member lain sudah menunggu ku”kata leeteuk oppa “ah ne oppa”kataku. Leeteuk oppa pun berlari dan melambaikan tangan nya, ku balas lambaian tangan nya. Dengan badan yg masih lemas aku berjalan masuk ke dalam gedung, sepi!. Semua org sibuk di ruangan mereka masing masing, aku pun berjalan menuju ruangan tempat aku berlatih, ku lewati ruangan super junior kulihat mereka sedang berlatih “no other” untuk lusa. Aku pun melanjutkan jalan ku, dan sampai di ruangan. Ku taruh tasku, dan mengambil teks chu dari tas, dan mulai bernyanyi…

ajik moreuneun sesangeul naege, Amber~

I got a little plan so pick up the slack
You wastin’ time with the chit chat


“Ah!! Part rap nya susah sekali aku tidak bisa meniru Amber”kataku seraya membanting kertas yg sedang ku pegang “HAHAHAHA, tidak bisa ngerap rupa nya. Sini biar ku ajari”kata seseorang dari arah pintu, spontan aku langsung menoleh kea rah nya dan ternyata itu Donghae. Tumben sekali dia ingin mengajari ku, biasanya dia selalu menjelek jelekkan ku “memang nya kau bisa ngerap?”Tanya ku ragu “hey, saat Kibum tidak ada selalu aku yg menggantikan posisi nya untuk ngerap. Sini! ”katanya seraya mengambil teks yg kubuang tadi

I got a little plan so pick up the slack
You wastin’ time with the chit chat
You’ve been caught, so give it all you got
It’s time to make it, make it, take, take, take it
seolreyeo dugeun georineun mam waenji machi donghwa meotjin yeogam dadadagawa

OMONA!! SUARANYA BAGUS JIKA SEDANG NGERAP, aku hanya bisa bengong melihat ke arah nya “hey, jgn menatap ku seperti itu, sudah ku contoh kan. Coba lagi, aku yakin kau bisa”katanya seraya tersenyum padaku. DEG! Jantung ku berdetak 2 kali lebih cepat saat dia tersenyum, dia belum pernah tersenyum seperti itu padaku sebelum nya. “ada apa dengan mu?”Tanya ku “apanya yg ada apa?”Tanya nya heran “iya ada apa dengan mu? Kenapa kau tiba tiba baik dengan ku?”Tanya ku lagi “oooh haha, aku capek bertengkar dengan mu. Lebih baik mengajari mu bernyanyi daripada bertengkar dengan mu. Ini teks nya latihan yg giat yaa”kata nya seraya memberikan teks nya padaku. Ku ambil teks nya dari tangan nya, dia pun langsung pergi meninggal kan ku. Hati ku senang sekali saat Donhae mengajari ku cara untuk ngerap, yahhhh ku akui dia memang pintar suaranya bagus baik sedang nyanyi biasa atau pun sedang ngerap. Aku pun menghentikan latihan ku, dan mulai berjalan keluar. BRUKKKKKKK. Tiba tiba aku terjatuh, tidak sengaja aku menabrak seseorang. “ah mianhae, jeongmal mianhae”kataku seraya bow kepadanya, “ah ne, tak apa apa. Kau tidak kenapa kenapa kan?”kata perempuan itu seraya membantu ku berdiri. Aku pun menoleh ke arah nya...SIAPA DIA??!! DIA CANTIK SEKALI, KU PIKIR DIA BUKAN LAH MANUSIA MELAINKAN BONEKA BARBIE. Mata ku langsung terbuka, gadis itu cantik sekali “he...hey”kata gadis itu menatap ku heran “apa ada yg slh dr penampilan ku? Kenapa kau melihat ku seperti itu?”tanya nya heran. Aku pun tersadar dari lamunan ku, aku terpana melihat kecantikkan gadis ini, pasti banyak namjja yg suka padanya “ah ne, mianhae. Kau cantik sekali, siapa namamu?”tanya ku “ah..aku Jessica member Girls Generation”katanya ramah sambil tersenyum. “annyeong, eunwoo imnida peserta untuk jadi member ke 6 f(x)”kataku seraya bow “mwo? F(x)? Ah itu adalah grup adikku”katanya “ah ne, aku tau. Adik mu yg bernama Krystal Jung kan?”tanya ku sok tau (?) “ne~~semoga kau beruntung yaaa. Ku doakan kau lolos”katanya seraya tersenyum padaku. Gadis itu baik sekali, ramah, dan juga cantik. Jera bilang Jessica adalah main vocalist ke 2 setelah Taeyeon unnie. Suaranya unik, dan memberikan warna baru di SNSD.”mianhae, aku harus bergegas. Annyeong~~”katanya seraya berlari kecil meninggalkan ku dan melambaikan tangan “annyeong~~”kataku seraya membalas lambaian tangan nya. Aku pun melanjutkan perjalanan ku, aku menulusuri gedung Sment, gedung ini memang sangat indah dan nyaman. Hari pun makin sore, Leeteuk oppa bilang iya harus lembur latihan untuk acara besok. Jad terpaksa hari ini aku pulang sendiri lagi, aku pun keluar dari gedung SM dan menunggu adanya taksi. “HEY KAU, BESOK JANGAN LUPA DATANG YAAA DIPRIVATE PARTYNYA!!”teriak seseorang, aku pun reflek menengok dan itu ternyata Donghae. Aku hanya bisa melongon melihatnya dan iya tersenyum lalu pergi. Ada apa dengan dia? Tumben sekali tersenyum padaku, tanpa sadar sudah ada taksi yg berhenti di depan ku. Aku pun masuk ke dalam taksi dan menuju rumah.

***

“EUNWOO, SUDAH SIAP BELUM?”tanya Leeteuk oppa dari lantai bawah “AH NE, SEBENTAR OPPA”kataku seraya merapikan baju ku dan mengambil tas ku. Ini saat nya.......PRIVATE PARTY DIMULAIII!!! Yaaa aku sangat senang, baru kali ini aku bisa menonton artis artis Sment gratis private pula hihihi. Aku pun menuruni tangga “dasar yeojja, kalau dandan 1 jam”kata leeteuk oppa marah marah “hih, nanti kalau kau punya yeojjachingu juga dia pasti akan dandan lama seperti ku jika ingin pergi dengan mu. Mehrong!”kataku sambil memeletkan lidah “sudah ayo berangkat nanti aku terlambat”kata leeteuk oppa seraya berjalan menuju mobil. Aku pun mengikuti nya, ku kunci pintu rumah kami dan masuk ke dalam mobil. Selama perjalanan aku terus mendengarkan lagu, yaaaa itu memang sudah kebiasaan ku. Tak terasa 10 menit kemudian kami pun sampai di gedung Sment. Aku dan Leeteuk oppa pun turun dari mobil dan masuk ke dalam. OMOOO design nya indah sekali, SM bnr bnr mendesign gedung ini sangat indah. Wow baru kali ini aku datang ke pesta seindah ini. “EUNWOO!!”seseorang memanggil ku. Yaaa aku tau siapa lg kalau bukan si Jera, aku sudah mengenali suaranya. Aku pun berbalik badan kulihat Jera berlari kecil ke arah ku bersama Zhoumi. “Oh annyeong~ Jera” kataku sambil tersenyum ke arah nya “annyeong Eunwoo, ya! Hari ini kau cantik sekali” kata Jera sambil tersenyum senyum gajelas ke arah ku “ah tidak biasa saja, kau yg terlihat cantik dan......hey baju itu pasangan yaaa dgn Zhoumi? Ya! Curang sekali kau” kataku seraya memukul kecil lengan Jera “aduhhhh sakit tauuu haha iya gimana? Kita berdua cocok kan? Makanya cepat lah menyusul kita :P” kata Jeta meledek. Aku kesel dan akhirnya aku pergi ke arah oppa ku “oppa, acara belum mulaikah?” tanya ku kepada oppa ku yg sdg bersama tmn2 nya di super junior “ah sebentar lg eunwoo, sabar yaaaa. Kau sudah tak sabar yaaa melihat penampilan anak Sment? Hehe” kata oppa ku sambil nyengir nyengir gajelas -__- “eunwoo......”panggil seseorang. Aku tidak mengenali suaranya, dan itu suara namjja, aku pun memutar balik kan tubuhku. Dan.......ITU DONGHAE!!!! Dia lah yg memanggilku tadi “ah ne~, ada apa donghae oppa?”tanya ku “hmm.....kau terlihat cantik sekali malam ini hehe”kata nya sambil tersenyum ke arah ku. Aneh ini sungguh aneh dulu dia begitu benci dgn ku, kenapa akhir akhir ini dia baik pd ku? Kan suka memuji ku? Dan bodoh nya aku, aku mulai menyukai nya semenjak dia bersikap baik kepada ku. Uhhhhh babooooo! “DONGHAE OPPA~~” teriak seorang wanita. Serentak aku dan Donghae berbalik badan. Dan wanita yg memanggil Donghae itu adalah Jessica! Woah Jessica terlihat cantik sekali dgn gaun nya yg manis berwarna soft pink dan juga tak lupa dgn rambut blonde nya yg membuat dia tambah mirip dgn barbie “ne~ ada apa Sica?” tanya Donghae “oppa, hmmm maukah kau membantuku?” tanya Jessica dgn wajah yg panik “minta bantu apa? Aku akan menolong mu J” kata Donghae “Key......dia tida hadir skrg dan aku membutuhkan pasangan untuk menyanyikan lagu Barbie Girl aku sudah berjanji akan tampil malam ini” kata Jessica dgn wajah penuh harapan. Yaaaa aku tau dia sangat berharap Donghae membantu nya karna malam ini adalah malam yg penting ia tidak bisa membuat tamu tamu disini kecewa “baiklah Princess Sica aku akan membantumu” kata Donghae seraya berjalan menuju backstage. Yaaa nasib Donghae meninggalkan ku sendiri. “yaaa baiklah kita sambut......wow yg akan tampil ini pasangan yg plg banyak disukai oleh fans fans nya loh hahahahaha” kata MC itu. Mwo?!! Pasangan??! Apakah benar Donghae dan Jessica pacaran. Aishhhhh perasaan ku tidak enak, ada apa ini? Apakah aku cemburu pada mereka? Apakah aku mulai mencintai Donghae? Arghhhh aku benci dgn perasaan ku sekarang “yaaaa kita sambut ini dia, Donghae dan Jessica~” kata MC itu seraya turun dari panggung. Ku lihat Donghae dan Jessica naik ke atas panggung dan mereka.........BERGANDENGAN!! ah tidak hatiku makin kacau rasanya aku ingin merubuhkan panggung itu -__-. Tak berapa lama musik pun mulai di main kan “hey, Barbie~” kata Donghae seraya membelai rambut blonde Jessica. Aaaaaa tidak lama lama aku bisa gila jika menyaksikan penampilan ini, aku menahan air mataku hiks aku tak kuat sungguh >< “hello ken~” kata Jessica seraya memegang lengan Donghae dgn manja “hey lihat, mereka cocok sekali yaaa” “iya, sangat cocok, jgn jgn mereka bnr bnr pacaran. Kau baca artikel itu kan?” “artikel yg mana? Oh yg mereka pacaran itu? Iya mereka saja sering jalan berdua. Aku bnr bnr iri dgn mereka” “ah ne~ aku juga” tanpa sengaja aku mendengar pembicaraan 2 yeojja tadi, apaka bnr mereka pacaran? Dan mereka sering jalan berdua? Hua jinjja aku tidak kuat lg aku tidak bisa menahan air mata ku, aku tidak kuat melihat mereka berdua di atas panggung tampil dgn begitu mesra. Aku tidak mempunyai pilihan lain, aku pun lgsg berlari menuju pintu keluar. “EUNWOOO, KAU MAU KEMANA?” seseorang memanggil ku dari kejauhan, aku pun memutar balik badan ku dan itu adalah Leeteuk oppa. Aku tidak bisa memberitahukan nya tentang keadaan ku sekarang, aku memilih untuk pulang/ keberhentikan taxi dan aku pun masuk ke dalam. Ku lihat dari dalam taxi Leeteuk oppa berusaha mengejar ku tapi taxi yg ku naiki berjalan begitu cepat “oppa....mianhae..” kataku kecil seraya menangis di dalam taxi. Tak berapa lamu taxi yg kunaiki sampai, aku pun turun membayar taxi dan masuk. Aku pun lgsg berlari menuju kamar ku, aku menangis sangat kejar. Aku tak kuat, ini pertama kali nya aku mencintai seseorang sampai seperti ini tapi aku sangat kecewa karna dia di kabarkan berpacaran dgn Jessica. “Donghae oppa......don’t you know how much i love you? Aish shit” kata ku seraya memukul bantal yg sedang ke peluki. Aku hanya bisa manangis yaaa menangis itulah senjata ku. Besok aku harus kembali untuk mengikuti audisi, dan aku akan bertemu dgn Donghae lagi ah tidakkkkkkkkk. Karena terlalu lelah aku pun membaringkan tubuh ku di atas kasur tak berapa lama ku denger suara pintu terbuka. Ah aku yakin sekali itu pasti Leeteuk oppa, aku tidak mau dia melihat ku dgn keadaan seperti sekarang. Ia pasti akan sangat khawatir aku pun memilih untuk berpura-pura tertidur “Eunwoo-ah~ kau suda tidur?” kata Leeteuk oppa. Aku hanya bisa mendengar suara langkah kakinya yg mulai mendekat ke arah ku. “Eunwoo, apa yg terjadi dengan mu? Kenapa kau pulang terlebih dahulu? Ada apa dengan mu? Aku sangat khawatir dengan mu dongsaengie~” kata Leeteuk oppa seraya membelai rambut ku. Aku bisa merasakan belaian nya, penuh rasa ksh sayang. Maaf kan aku oppa aku tidak menceritakan nya kepada mu, tapi aku tidak bisa. Aku mendengar suara langkah kaki Leeteuk oppa menjauh dan tak berapa aku mendengar suara pintu tertutup. Aku pun membuka mata ku dan.......menetes lah air mata ku lagi. Bukan karena Donghae tetapi karena Leeteuk oppa......

***

“Eunwoooooo-ah, bangun sudah pagi. Kau harus audisi lagi” kata leetuk oppa. Aku pun membuka mataku dan berusaha beranjak dari tempat tidur ku. Karena semalem aku menangis dengan kejar aku tak sadar aku pun perlahan lahan tertidur. Aku berjalan menuju cermin ku dan........mataku bengkak -__- aku pun berlari menuju kamar mandi dan bersiap siapa. Tak lupa aku berkali kali mengusap wajah ku agar mata ku tidak terlihat bengkak seperti tadi dan hasilnya mata ku tidak sebengkak saat aku bangun tadi :D ku harap Leeteuk oppa tidak melihat mata ku yg seperti ini. Aku pun turun dan duduk di meja makan. “makan lah yg banyak, aku sudah memasak nya untuk mu. Dan......fighting dongsaeng! Kau pasti akan lolos di audisi kali ini, oke? Akan ku tunggu debut mu” kata Leeteuk oppa seraya tersenyum kepadaku “gomawo oppa” kata ku seraya membalas senyum nya. Setelah kami selesai sarapan kami pun bersiap siap dan menuju ke gedung Sment. Hatiku makin berdebar debar, semoga di audisi kali ini aku lolos dan bisa segera debut dengan f(x). Setelah perjalan yg cukup lama, kami pun sampai. Kami turun dari mobil dan menuju ruang audisi. Kulihat Jera sudah menunggu kami. “EUNWOO-AH~~” kata Jera seraya berlari kecil ke arah ku “Eunwoo-ah, fighting!” kata Jera memberiku semangat seraya tersenyum. “ne~ doakan aku Jera. Dan gamsahamnida” kata ku seraya membalas senyum nya “Eunwoo, apa kau sudah siapa?” tanya Zhoumi “ah, ne~ Zhoumi oppa” kataku “kalau begitu cepatlah masuk” kata Zhoumi. Aku dan Zhoumi pun masuk ke dalam ruangan. Kulihat Donghae sedang duduk sambil memgang papan nilainya. Sepertinya dia sudah menunggu ku. “baiklah Eunwoo silahkan mulai” kata Zhoumi. Dan aku pun mulai menyanyi...

manyage naega gandamyeon naega dagagandamyeon

neon eotteoke saenggakhalkka yonggi nael su eopgo

manyage niga gandamyeon niga tteonagandamyeon

neol eotteoke bonaeyahalji jakku geobi naneungeol

mannam dwie gidarineun apeume seulpeun nanaldeuri

duryeowoseoingabwanaega babogataseo saranghandahaji motaneungeon amado

Aku pun menyanyikan lagu Taeyeon unnie, lagu itu....lagu itu menceritakan isi hati ku kepada Donghae. Aku pun selesai menyanyi, dan kulihat Donghae dan Zhoumi oppa mulai menilai penampilan ku. Ini pertama kali nya aku menyanyikan lagu ballad untuk audisi seperti ini. Dan ku harap nyanyian ku tadi itu bagus. “Eunwoo-ah, hasil nya akan kami beritahu nanti sore atau malam. Jadi tunggu saja kabar dari kami” kata Zhoumi “ah ne~ araseo Zhoumi oppa” kata ku “ dan sekarang kau boleh meninggalkan ruangan ini. Dan terima kasih telah berusaha sebaik mungkin” kata Zhoumi. Aku pun meninggalkan ruangan audisi. Aku pun berjalan menelusuri lorong lorong di gedung Sment ini. Kulihat banyak training-training Sment yg sedang latihan. Ku harap aku bisa bergabung dengan mereka, entah mengapa aku jd semakin ingin bisa debut. Mungkin karena oppa ku sangat mengharapkan ini, apapun keinginan oppa ku bila aku bisa mengabulkan nya akan ku coba kabulkan. Karena aku sangat menyayangi nya dan tidak ingin membuat dia kecewa. “EUNWOO-AH~” panggil seseorang. Itu suara yeojja, tapi.... bukan suara Jera. Lalu siapa yg memanggil ku? Aku pun memutar balikkan badan ku dan... ITU JESSICA!! Ku lihat dia berlari kecil ke arah ku “Eunwoo-ah, neo gwenchana?” taya Jessica “ah ne~ gwenchana Jessica unnie” kata ku “hey ya babo! Kau tidak tahu apa semalam Donghae oppa sangat mengkhawatirkan mu” kata Jessica marah kepada ku. Aku terkejut saat dia bilang aku babo “mwo? Donghae oppa mengkhawatirkan ku?” tanya ku heran. Apakah itu benar? Untuk apa dia mengkhawatirkan ku? “ne~~ dia sangat khawatir, apa kau tidak tau? Ha? Dia tidak konsen menyanyi saat melihat kau pergi meninggalkan pesta” kata Jessica kesal. Bisa kulihat Jessica sangat kesal dengan ku. “ah, mianhae Sica unnie aku tidak tahu. Tapi untuk apa dia mengkhawatirkan ku? Bukankah...” “kalau ingin tau mengapa, datanglah ke ruang audisi nanti malam jam 7. Kau akan tau semua jawaban. Sudah yaaa aku ingin latihan lagi. Annyeong~” kata Jessica seraya meninggalkan ku. Mwo? Nanti malam? Di ruang audisi? Sebenarnya ada apa ini, aku makin bingung. Aku pun memilih untuk pulang lbh cepat.

***

“oppa, boleh kah aku keluar sebentar?” tanya ku kepada Leeteuk oppa. Yaaaa sekarang sudah jam 7 malam, dan aku ingin pergi ke ruang audisi supaya aku tau semua jawaban nya “kau ingin kemana? Yasudah jgn pulang terlalu malam yaa” kata Leeteuk oppa “ ah ne~ araseo oppa. Gamsahamnida~” kataku seraya pergi. Aku pun menuju gedung Sment. Tak berapa lama taxi yg ku naiki sampai, aku pun segera turun dan menuju ke ruang audisi. Hati berdebar debar sebenarnya apa jawaban dari pertanyaan ku tadi? Perlahan lahan aku membuka pintu ruang audisi dan masuk ke dalam. Gelap......aku tidak bisa melihat apa apa. Dan tiba tiba.......JRENGG!! lampu menyala dan kulihat ruang audisi penuh dengan balon berbentuk hati dan berwarna pink “Eunwoo-ah~ kemarilah” kata seseorang. Kulihat seorang namjja berdiri di depan ku, walaupun jarak antara kami agak jauh tapi aku bisa mengenali namjja itu. Dia adalah Donghae oppa. Aku pun berjalan menuju ke arah nya. Ku lihat dia berdiri dengan memegang setangkai mawar merah. Dia terlihat sangat tampan malam ini, aku tidak bisa melepaskan pandangan ku ke arah nya. “kau ingin tau kan jawaban atas pertanyaan mu pada Sica?” kata Donghae sambil tersenyum. Senyum nya...sungguh itu senyum yg sangat licik. Aku hanya bisa mengangguk. “ini jawaban nya”....

I wanna love you I can’t live without you
Du nuneul gamgo nae du soneul jabgu
I wanna have you I really need you
Jigeum idaero modeungeol beoryeodugo
I wanna love you I can’t live without you
neon geujeo naegero dagaseo myeondwae
I wanna have you nae modeungeol julke
ijeneun neoege yaksokhalke

Donghae pun berlutut di depan ku “Eunwoo-ah, maukah kau menjadi neomjachingu ku?” kata Donghae seraya memberikan bunga mawar merah yg di megang nya “Donghae....oppa....”kataku gugup. Huaaaaaa jinjja aku tidak bisa mempercayai ini. Apakah ini kenyataan? Atau ini hanya mimpi? Bukankah Donghae oppa berpacaran dengan Sica unnie? Ah tidak aku makin bingung dengan semua ini. “Donghae oppa, bukankah kau......” “apa? Berpacaran dengan Sica? Apakah itu yg kau pikirkan? Ha? Dasar babo!” kata Donghae seraya memukul kecil kepala ku “aishhh” kata ku kesal “hey hey hey han eunwoo, aku tidak pernah berpacaran dengan Jessica, mengerti? Dia adalah “adik kecilku” aku sudah menganggap nya seperti adik ku sendiri. Dari dulu kami sudah deket, da kedekatan kita malah membuat org org salah paham. Mereka bilang kami berpacaran hahahahahaha tak mungkin aku percaran dengan “adik” ku sendiri. Dan untuk pertanyaan mu tadi kepada Jessica, mengapa aku mengkhawatirkan mu? Karena aku cinta padamu Eunwoo. Aku takut terjadi sesuatu dengan mu, makanya itu aku sangat mengkhawatir kan mu. Sudah tau kan jawaban nya?” kata Donghae seraya tersenyum kepadaku. Aku hanya bisa bengong mendengar perkataan Donghae yg panjang lebar tadi dan aku hanya bisa mengangguk. “lalu apa jawaban mu?” tanya Donghae “jawaban? Jawaban apa?” tanya ku heran “ya jgn pura pura tidak tau haha akan ku ulang.....apakah kau mau menjadi neomjachinguku han eunwoo?” kata Donghae. Aku tidak menyangka, selama ini Donghae oppa mempunyai perasaan sama seperti apa yg ku rasakan “ne~” kataku singkat. Tapi kata singkat ku tadi menbuat Donghae oppa tersenyum lebar “gamsahamnida eunwoo, saranghaeyo” kata Donghae oppa seraya memeluk ku. Hati ku berdebar begitu kencang saat dia memeluk ku. “ne~ nada saranghaeyo Donghae oppa” kataku seraya bersandar di bahu nya. “DONGHAE OPPA EUNWOO-AH~~~ CUKKAE~~”kata seseorang. Aku dan Donghae pun secara bersamaan melihat siapa yg datang dan itu adalah Jessica. Dia berlari ke arah kami. “hey kalian cukkae~~ oppa jgn lupa traktir aku hehe” kata Jessica “kau ini!” kata Donghae seraya memukul kecil kepala Jessica “ya oppa, sakitttt” kata Jessica seraya mengelus kepalanya “eunwoo-an, ada satu kabar gembira lagi. Ini!” kata jessica seraya memberikan surat kepada ku. Aku pun mengambil surat itu dari tangan Jessica dan aku pun membuka surat itu...

“Cukkae Han Eunwoo kau lolos audisi dan mulai besok kau resmi menjadi training SM entertainment”

“AAAAAAAAA AKU LOLOS”kata ku begitu girang. Aku yakin Leeteuk oppa pasti akan bangga dengan ku “Cukkae jagiya~” kata Donghae oppa. Entah mengapa hatiku sangat senang saat Donghae memanggilku “jagiya” aku pun tersenyum kepadanya. Lolos audisi dan Donghae oppa menyatakan cintanya padaku aaaaaaaa jinjja hari ini aku sungguh bahagia. Donghae oppa, saranghaeyo~~ tunggu tanggal debutku yaaa ^^

*THE END*

0

Love Disease

7 tahun yang lalu…

“jika aku sudah besar, aku ingin menjadi dokter, kau bagaimana?” kataku pada sahabatku “aku ingin menjadi pangeran” kata nya “ya!! pangeran itu hanya ada dinegeri dongeng, zhoumi. Impianmu itu tak mungkin terwujud” kataku “aku akan mendirikan kerajaan kok, kau mau kuangkat menjadi putrinya?” katanya “tidak!! Aku tak sudi, aku lebih memilih jadi dokter. Dasar babo~” kataku sambil mengejeknya. “Zhoumi~~ ayo siap siap. Sebentar lagi kita berangkat” kata wanita paruh baya “ne umma~ sebentar lagi” jawabnya. “memangnya kau mau kemana?” tanyaku polos “aku mau pindah ke cina, dengan itu aku akan mewujudkan cita citaku menjadi pangeran. Nanti aku akan mendirikan kerajaan disana” kata zhoumi “jinjja? Andwae kau tak boleh pergi~ nanti aku main dengan siapa? Hanya kau temanku disini~” kataku sambil merengek dan hampir menangis “kau kan cantik, pasti banyak yang ingin berteman denganmu” kata zhoumi. Lalu ia langsung berlari menuju ke ummanya “jaga dirimu ya Jera~ titipkan salamku untuk ummamu” kata ummanya zhoumi, aku terpaksa pergi dari rumah zhoumi yang memang sudah kosong itu.

**

“hey jera!!! Kau sedang melamunkan apa sih?” kata-kata hyemi membuyarkana lamunanku tentang masa kecilku, sahabat kecilku yang sangat kusayangi dan sangat kurindukan “ani…kau ngomong apa tadi?” kataku yang tak menyimak pembicaraan hyemi tadi “babo~ sudah bel tau. Ayo kita kekelas. Kau mau duduk dikantin seharian?” kata hyemi “oh aku kira apaan, yasudah ayoo” kataku sambil menarik lengan hyemi. Kami pun kembali kekelas dan mengikuti pelajaran social yang sangat membosankan itu. aku hanya menunggu bel pulang yang sebentar lagi berbunyi itu, muak rasanya mengikuti pelajaran yang membuat siapa saja tertidur ini. kecuali hyemi yang mungkin hanya orang yang kelainan dan sangat menyambut pelajaran ini. “akhirnya bel juga~~~” ujarku reflek saat bel pulang berbunyi. Mr. kim pun langsung keluar kelas dan anak anak langsung membereskan peralatan mereka dan bersiap siap pulang. Kulihat didepan pintu kelas, donghae sudah menunggu hyemi. Ya, mereka adalah sepasang kekasih. “aku duluan ya~” kata hyemi sambil menepuk bahuku pelan dan berjalan kearah donghae. Aku langsung pulang kerumahku, karena sekolahku dan rumahku dekat, jadi aku berjalan kaki kesekolah, kupandangi rumah kosong tepat disebelah rumahku, dulu aku sering sekali mengunjunginya, dulu aku sering sekali main kerumahnya. Sekarang bagaimana keadaannya? Apa ia masih iseng seperti dulu? Apa ia masih ingat denganku? Aissshhh entahlah. Kulewati saja rumah itu dan segera masuk kedalam rumahku “umma~ aku pulang” kataku sambil melepaskan sepatuku. “Jera~ ada surat untukmu, ada dikamarmu tuh~” teriak oppa ku, Hankyung oppa. Kurasa ia sedang memasak. Ya, ummaku sekarang sibuk dengan usaha butiknya yang baru saja dibuka, jadi jarang sekali ia berada dirumah sekarang. namun kebiasaanku memanggil umma saat pulang sekolah sangat sulit dihilangkan. Aku langsung masuk kekamarku dan langsung menemukan sebuah amplop coklat yang kuyakin itu surat untukku. Langsung kubuka amplop itu dan membacanya

To: Lee Jera

Halo^^ apa kabar? Masih mengingatku, kah? Bagaimana denganmu? Apa kau masih ingin menjadi dokter? Haha sudah lah~ ini aku zhoumi, aku bulan depan akan kembali kekorea, hanya untuk refreshing saja. Kuharap kau datang menjemputku dibandara, karena hanya kau yang kukenal disana. Oiya, aku sedang berusaha membangun kerajaanku. Bagaiman denganmu? Apa kau tertarik dengan tawaranku menjadi kan mu putri? Sudahlah lupakan~ setiap mengingatmu aku menjadi ingat masa kecil kita dulu. Kau tau? Disini mereka sangat ramah padaku. banyak gadis yang dekat denganku walau aku sedikit risih. Disini aku mempunyai teman baik bernama Henry, dia sangat pintar bermain biola aaah dan dia sangat imut, mungkin imutnya selevel denganmu, jangan lupa jemput aku dibandara Jera-ah.

Zhoumi

Entah mengapa hatiku berteriak senang, mengingat sahabat kecilku sekarang akan kembali kekorea. Dan aku sudah tak sabar menunggu hari itu, hari dimana zhoumi akan datang kemari

**

Kuperhatikan terus monitor yang menayangkan jadwal pesawat akan datang, mengapa pesawat dari Beijing begitu lama? “hyemi-ah…gomawo sudah menemaniku” kataku pada hyemi, sahabatku yg ikut menemaniku “cheonmaneyo jera-ah. Aku tau kau tidak ada yang mengantar, daripada aku tak ada kerjaan, lebih baik aku menemanimu saja” kata hyemi. Akhirnya pesawat dari Beijing tiba jiga di Incheon airport, aku mencari sosok zhoumi yang sudah 7 tahun tak kutemui, kucari sosoknya di terminal kedatangan, namun aku tak berhasil menemukannya. “hyemi-ah…bagaimana ini? aku tak bisa menemukannya?” kataku panic “cari terus~ aku juga membantumu mencari. Lain kali kita bawa karton bertuliskan nama Zhoumi agar gampang mencarinya” kata hyemi yang masih sempat sempatnya saja bercanda. Aku terus berjalan mencari sosok Zhoumi yang kurasa ia sudah 100%berubah image nya. “awww” kataku saat sesosok pria menyenggol bahuku, pria itu membuka kacamatanya, wajahnya sangat cubby membuatku ingin menyubitnya, namun tatapan matanya yang terlihat kesal karenaku membuatku mengurungkan niatku “hey!!! You wanna die?” kata pria itu dengan logat inggrisnya “YA!!! ini korea bukan inggris ataupun amerika~ jangan gunakan bahasa inggris dihadapanku~” kataku yang kesal dengan logat sok inggrisnya itu “sudahlah Jera-ah~ mungkin dia turis atau semacamnya” kata hyemi “tapi matanya sipit, ia orang asia, tak mungkin orang luar~” kataku “Jera-ah?” kata seorang pria yang tiba tiba muncul dibelakang cowok imut itu “nugu?” kataku bingung, pria itu tinggi, kurus dan tampan. “zhoumi…kau masih ingat padaku?” kata pria itu, butuh waktu cukup lama untuk mencerna kalimatnya “ZHOUMI?!???? BENARKAH ITU KAU?” kataku histeris. Ia benar benar berubah total, tak kusangka ia akan setinggi dan sekurus ini -_- “kau datang~” kata zhoumi senang “mana orang tuamu?” tanyaku, entah mengapa kami langsung akrab walau sudah 7 tahun tak bertemu “mereka masih di cina, perkenalkan….ini sahabatku yang kuceritakan di surat itu, Henry Lau” kata zhoumi sambil menunjuk cowok imut nan menyebalkan tadi “Lee Jera imnida~ mianhae atas perbuatan tadi” kataku menyesal sekaligus menanggung malu. “haha maklum saja dia kurang fasih berbahasa korea~ ia siswa sekolah internasional yang bahasa sehari hariannya inggris” jelas zhoumi yang membuatku semakin malu karena telah memaki henry tadi

**

“kau yakin tak memerlukan bantuanku untuk membersihkan rumahmu yang sangat kotor ini?” ujarku didepan rumah zhoumi “ne. lagipula aku mempunyai tenaga cadangan” kata zhoumi sambil melirik kearah henry “what?! Kau memanggilku tenaga cadangan?” kata henry kesal “jangan ngambek dong~ nanti imutnya ilang loh” kata zhoumi “hahaha~ yasudah aku pulang dulu. Sudah malam dan gara gara kau aku belum mengerjakan PR biologiku. Besok sepulang sekolah aku akan main ketempatmu” kataku “ne…mianhae sudah merepotkanmu, sampaikan salamku untuk hankyung hyung dan umma appamu ya Jera-ah” kata zhoumi. Aku hanya mengangguk dan melambaikan tangan seraya meninggalkan mereka menuju kerumahku yang berada tepat disebelah rumah zhoumi itu.

“sudah pulang?” tanya hankyung oppa saat aku memasuki ruang makan “ne…ada salam dari zhoumi oppa” kataku sambil mengambil udang goreng tepung yang berada dimeja makan “jika kau bertemu dengannya, katakana salam balik. Hey~~ udangnya jangan dihabiskan!!” seru hankyung oppa yang udangnya kucuri itu “cepat ganti bajumu dan segera turun makan malam~ jangan dimakan lauknya saja. Aku capek tau memasaknya” kata hankyung oppa “ne oppa” kataku sambil menjilat jariku yang masih terasa rasa udang goreng tepung tersebut. Setelah makan malam, aku mengerjakan pr biologi yang ternyata kelewat mudah itu. setelah selesai mngerjakan pr, iseng iseng kubuka jendela kamarku yang berhadapan dengan rumah zhoumi, entah siapa yang menempati kamar yang berada didepan arah jendelaku

Namun tiba tiba aku terkejut saat henry membuka jendela itu dan melihat langit langit sekitar nya. Langsung saja kututup jendelaku, aku sudah terlalu malu oleh henry hari ini, aku juga masih kesal dengannya karena ia tak meminta maaf sama sekali padaku. huh~ mengapa ia seperti itu? wataknya sangat tak mendukung keimutan wajahnya~

**

“oppa~ aku berangkat” kataku sambil membuka pintu rumahku “hati hati dijalan~” kata hankyung oppa. Aku melewati rumah zhoumi dan menemukan zhoumi sedang menyapu halaman rumahnya, sedangkan henry sedang menyirami tanaman “selamat pagi Jera-ah~ hwaiting!!! Belajar yang benar untuk jadi dokter~” kata zhoumi “nde..aku tau itu. aku bukan anak kecil lagi tau~” kataku membalas sapaan ramahnya “hahaha~ sekolahmu yang ada diujung jalan itu ya? pantas kau jalan kaki” kata zhoumi “iyadong, kan stop global warming~” kataku “haha yasudah kau berangkat dulu sana….nanti kau bisa terlambat” kata zhoumi “nde…aku berangkat dulu. Annyeong~” kataku, lalu aku kembali melanjutkan perjalanan kesekolahku itu

**

“hyemi~ kau ada acara tidak sepulang sekolah ini? temani aku main yuk ketempat zhoumi” ajakku saat sekolah sudah usai “mianhae jera-ah, aku ada janji dengan donghae, ia ingin aku memilihkan sepatu yang bagus untuk pertandingan basket perdananya nanti” kata hyemi sambil menunjukan raut muka menyesal “oh yasudah tak apa~ sampai besok hyemi” kataku sambil keluar pintu kelas dan bergegas pulang. Aku berlari kecil kerumahku dan segera mengganti bajuku. Setelah itu aku turun dan bergegas kerumah zhoumi “oppa~ aku kerumah zhoumi sebentar” kataku pada hankyung oppa. “nde…jangan lama-lama” kata hankyung oppa. Aku langsung berjalan menuju rumah zhoumi dan mengetuknya. Dan sialnya aku hari ini, mengapa harus henry yang membukakan pintunya?

“annyeonghaseyo~ ada zhoumi nya?” kataku berusaha seramah mungkin dengan henry “ia sedang masak~” kata henry singkat lalu mempersilahkanku duduk. Tak lama kemudian zhoumi datang keruang tamu, dimana aku dipersilahkan masuk tadi dengan henry “ah jera-ah…sudah lama menunggu?” kata zhoumi masih menggunakan celemek “tidak, aku baru datang” kataku. “bagaimana kerajaanmu?” tanyaku usil padanya “entahlah…aku bingung” kata zhoumi “kau bilang sudah membangunnya~” kataku “tapi henry merusak kerajaanku, ia tak sengaja menghapus file laptopku, lihat sekarang~ gamesku hilang semua” kata zhoumi “aku tau orang yang tepat untuk mengisi games mu lagi” kataku, setelah berpikir kesekian detik “mwo?! Siapa?” kata zhoumi “kau kenal Cho Kyuhyun? Teman TK kita dulu itu~” kataku, kulihat zhoumi berpikir sebentar “cho…..hem~ yang kakaknya pintar itu ya? siapa nama kakaknya? Ahra? Ahra noona?benar?” kata zhoumi “nde… cho kyuhyun sekarang menjelma menjadi maniak game. Master of games. Kurasa ia bisa membantumu~” kataku “apa kakaknya masih seperti dulu?” kata zhoumi, aku masih ingat sewaktu tk dulu, zhoumi selalu ingin menantikan cho kyuhyun, karena ahra onnie, sangatlah cantik dan kurasa zhoumi naksir dengan ahra onnie, tapi kuyakin itu hanya cinta cintaan “Ya!!! kau masih saja memuji ahra onnie~”kataku kesal, zhoumi tertawa melihatku.”bagaimana dengan donghae? Kau dulu sempat naksir kan dengannya?” kata zhoumi tiba tiba, aku hanya bisa tertawa terbahak bahak mendengar nya “HAHAHA ZHOUMI ZHOUMI~~ itu kan dulu sewaktu TK. ia sekarang sudah mempunyai kekasih, ingat hyemi tidak? Yang kemarin kuajak ke airport? Nah itu dia kekasihnya. Dia beruntung sekali bisa mendapatkan hyemi” kataku yang masih geli dengan perkataan zhoumi tadi, jujur saja…. dulu sewaktu aku masih tk aku sempat menyukai donghae karena ia menari tarian yang sangat keren saat hari ulang tahun sekolah, dan aku menyukainya gara gara ia menari menggunakan lagu favoritku waktu itu. benar benar alasan yang tidak logis. “jadi hyemi sekarang yang menjadi kekasihnya? dasar donghae…dia masih dipanggil fishy tidak?” tanya zhoumi “tentu saja, dia saja menjadi fishy seumur hidupnya” kataku

Tiba tiba tercium bau tak sedap. “bau apa ini?” kata zhoumi sambil mengecek kedapur. Aku mengikuti zhoumi karena penasaran apa yang sedang terjadi “YA~~ HENRY!!! BABOYA~ apa yang kau lakukan!!! Cumi itu sudah matang mengapa kau nyalakan lagi kompornya? Lihat kan sekarang cuminya jadi gosong~” omel zhoumi “mian hyung~ aku hanya ingin menggorengnya lagi agar lebih garing saja” kata henry tanpa tersirat diwajahnya rasa bersalah. “YA!!! kau hargailah sedikit zhoumi…jangan membuatnya kesal henry-ssi. Jangan bertindak seenakmu saja” kataku mulai kesal dengan henry “jangan ikut campur jera-ssi. Hanya cumi, jika rumah ini gosong baru aku akan sangat menyesal” kata henry dengan santainya. “sudahlah taka pa jera-ah, hanya cumi~ henry!!! Kau habiskan cumi itu….aku tak akan mau memakan makanan gosong. Nanti malam kita makan ramen saja” kata zhoumi. “Ya~ zhoumi!! kau makan saja denganku dan hankyung oppa~ dia sekarang pintar memasak loh” kataku “boleh memangnya? Aku tak enak dengan hankyung hyung” kata zhoumi “tak apa, lagipula setiap hari walau masakan hankyung oppa enak pasti ada sisanya” kataku, zhoumi pun setuju dengan usulanku

**

“aaaah kenyangnya~” kata henry begitu selesai makan. Aku tak menyangka bahwa zhoumi akan mengajak orang menyebalkan ini makan bersama ku. “hyung~ kau harus menjadi koki. Masakanmu benar benar lezat” kata henry pada hankyung oppa “mwo? Ah ini tidak terlalu enak kok, aku memasak seadanya~” kata hankyung oppa. “ya hyung~~ masakan ini enak!! Siapa bilang tidak terlalu enak?” kata henry “habisnya setiap hari selalu sisa, tidak pernah habis, kukira masakanku tidak terlalu enak untuk dihabiskan oleh orang orang” kata hankyung oppa “ya oppa~ kau masak terlalu banyak….kau kan tau pasti umma sudah makan bersama karyawan butiknya. Makanya kalau masak jangan nafsu gitu, yang makan Cuma berdua, makanannya sudah seperti pesta keluarga saja~” ledekku “haha jangan begitu jera-ah~ kasian hankyung hyung sudah memasakannya untukmu” kata zhoumi “bagaimana jika kalian setiap malam makan disini saja? Aku akan membuatkan masakan special, sekalian menghabiskan makanan” kata hankyung oppa “hyung~ tak usah…merepotkan saja” kata zhoumi “boleh hyung~ lagipula masakan zhoumi tak begitu enak^^” kata henry dengan santainya. Errggggghhhh ingin sekali kutarik pipinya itu, dia menggemaskan sekaligus menyebalkan sekali. “ngomong ngomong, kapan kau kembali ke cina, zhou?” tanya hankyung oppa tiba tiba “kira kira seminggu lagi lah hyung~ ada yang ingin kuurus disini terlebih dahulu” kata zhoumi “secepat itukah?” kataku kaget “haha kau tak perlu khawatir, kita bisa berkirim email, webcam juga bisa kan?” kata zhoumi memberi solusi “ya tapi kan tetap saja……………” kataku menyembunyikan sesuatu, aku takut ia akan mengetahui perasaanku, perasaan yang sama seperti 7 tahun yang lalu, perasaanku yang tak berani kuungkapkan padanya. “haha doakan saja masalahku lama selesainya agar aku bisa lama disini” kata zhoumi. Aku hanya tersenyum kecut mendengar jawabannya itu

**

Untungnya…ucapan zhoumi sama sekali tak terbukti. Sudah seminggu lebih ia tinggal disini dan tak ada tanda tanda ia akan segera kembali ke cina. Henry tetap saja menyebalkan, namun setiap aku melihat wajahnya yang chubby itu, rasa kesalku padanya langsung hilang begitu saja. Kurasa henry itu seperti anak kecil yang suka seenaknya sendiri.

Tok tok tok tok…

“ini aku, hankyung oppa” kata suara hankyung oppa dari luar kamar, aku langsung beranjak dari tempat tidur dan membukakan pintu “wue? Ada apa oppa?” kataku “tadi henry mencarimu, karna tadi kau sedang pergi ke toko buku bersama hyemi ya kukatakan saja kau sedang keluar. Katanya ada hal penting yang ingin ia sampaikan” kata hankyung oppa “mwo? Hal penting apa?” kataku bingung “entahlah…aku tak menanyakan hal itu pada henry, ia hanya bilang bahwa ada hal yang sangat penting yang ingin ia katakana padamu” kata hankyung oppa. “oh, gomawo sudah menyampaikannya padaku oppa” kataku seraya menutup pintu kamarku, aku duduk dikursi meja belajarku, merenungi. Untuk apa henry mencariku? Hubunganku dengannya tak terlalu baik, malah bisa dibilang buruk. Namun ia sangat dekat dengan hankyung oppa, mengapa ia tak katakana hal yang ia rasa sangat penting ke hankyung oppa saja? Kuputuskan untuk mengambil jaketku yang berada didalam lemariku. Aku akan menemui henry sekarang juga, mungkin karna sikap keingintahuanku yang sangat besar yang membuatku terdorong untuk menemui orang yang menyebalkan namun imut itu. “oppa~ aku keluar sebentar” kataku pada hankyung oppa. “jangan lama-lama” kata hankyung oppa memperingatkan. Aku langsung berjalan menuju kerumah zhoumi, aneh…pintu nya tak dikunci, aku langsung masuk saja kerumahnya, toh aku bukan orang asing bagi zhoumi. Kulihat ke sekeliling rumah, tak ada orang. Namun kudengar suara biola yang sangat indah….aku mencari sumber suara itu. tepat dihalaman belakang rumah zhoumi, kutemukan henry sedang memainkan biola putihnya dengan indah, lagu bethoven mengalir indah dari tangan tangannya yang lincah memainkan biola itu. aku hanya bisa menganga melihatnya bermain biola, benar kata zhoumi, ia benar benar seorang pemain biola yang hebat

“sedang apa kau disini?” kata henry yang membuyarkan kekagumanku “ah…ani…hankyung oppa bilang kau mencariku, benarkah?” kataku “ne” kata henry singkat “kemana zhoumi? Ia tidak terlihat dimanapun” kataku padanya “oh…dia sedang menemui pembeli” kata henry “ha?” kataku tak mengerti. “jera-ssi, sebenarnya ada yang ingin kubicarakan padamu, alasan mengapa aku sepertinya tak begitu menyukai kedatanganku kesini kali ini” kata henry “aku tau…aku menyebalkan, benar begitu?” kataku menebak “aniyo…kau menyenangkan kok, sebenarnya zhoumi kesini bukan untuk refreshing, melainkan untuk………..” kata kata henry terputus, seakan ia berat untuk mengatakannya “untuk apa?” kataku “ia akan…..aihhh aku harus melakukannya. Aku harus bilang padamu karena kau sahabatnya” kata henry “memangnya zhoumi kenapa?” kata ku penasaran “ia akan….menjual….rumah ini dan ia tak akan kembali ke sini lagi nantinya. Ia mengatakan padaku bahwa kunjungannya kali ini seperti salam perpisahan untuknya” kata henry “MWO!?! ANDWAE!!! Dia tak boleh begitu” kataku sambil menahan tangisku, tega teganya zhoumi membohongiku? Dan ia akan menjual rumah ini pada orang lain? Rumah yang selama ini dibiarkan keluarganya kosong? Tidak akan!!! Walau aku bukan siapa siapanya zhoumi namun aku merasa rumah ini seperti bagian hidupku, karena rumah ini mempunyai banyak kenanganku bersama zhoumi. Dan juga rumah ini yang mengobati rasa rinduku pada zhoumi. “aku harus bicara dengannya” kataku tiba tiba “andwae!!! Nanti ia akan marah padaku, ya walau aku tak peduli apa ia akan marah atau tidak, ia ingin melanjutkan pendidikannya di cina dengan serius tanpa repot memikirkanmu” kata henry. Aku mengernyitkan dahiku, tak mengerti “apa maksudmu?” kataku pada henry “entahlah…aku pernah mendengarnya, tepatnya ia menceritakannya padaku bahwa….rumah ini terlalu banyak kenangan yang tak bisa dilupakannya, sedangkan ia tau ia akan jarang kesini nantinya, kau tau? Bahwa zhoumi sebenarnya sudah mempunyai tunangan di cina? Ia ingin berusaha mencintai tunangannya itu, namun ia tak bisa, ia selalu bilang bahwa ada gadis yang selalu diingatnya disini, karena gadis itu selalu mengunjungi rumahnya ini, ia mungkin berfikir dengan menjual rumah ini, ia bisa melupakan gadis itu” kata henry panjang lebar. “apa sudah terjual?” kataku lemas mendengar apa yang dikatakan henry “tadi pagi ada yang berminat~ hari ini zhoumi datang ke years hotel untuk melakukan transaksi penjualan, rencananya besok kami akan kembali ke cina. Maka itu aku tak tega melihatmu ditinggalkan zhoumi begitu saja” kata henry. Kudengar suara mobil, yang kuyakin taksi itu berhenti didepan pagar rumah. Aku segera berjalan menuju luar rumah, siap mencecar zhoumi dengan berbagai pertanyaan. Kulihat zhoumi baru saja menerima kembalian dari sopir taksi tersebut. “YA!!!BABOYA~ APA MAKSUDMU?!” kataku langsung memarahi zhoumi “mwo?! Kau bicara apa sih?” kata zhoumi bingung “sebenarnya mengapa kau menjual rumah ini? kau tau? Aku selalu mengingatmu karena rumah ini. dan sekarang kau dengan mudahnya menjualnya begitu saja. Kau tak tau betapa kehilangannya aku selama 7 tahun belakangan ini? kau meninggalkanku tibatiba, lalu kau muncul kembali secara tiba tiba, dan sekarang….kau ingin meninggalkanku lagi secara tiba tiba?” kataku penuh emosi pada zhoumi “ya~ jera-ah ini bukan urusanmu. Seharusnya kau tak usah ikut campur masalah ini.” kata zhoumi “mengapa? Mengapa kau tak jujur? Mengapa kau tak jujur padaku bahwa kau sudah memiliki tunangan? Mengapa? Apa kau tak tau perasaanku selama ini padamu? Bahwa aku mencintaimu?” kataku dengan nada bergetar, akhirnya….aku bisa meluapkan semua isi hati ku didepannya. “mianhaeyo….aku tak bisa” kata zhoumi, air mataku yang daritadi sudah keluar malah keluar dengan lebih deras lagi “kenapa? Kau begitu kejam?! Aku lebih menyukai zhoumi 7 tahun yang lalu~ yang ingin menjadi pangeran. Yang ingin berjiwa satria dan akan melindungi seseorang yang benar benar ia sayangi, yang ingin menjadikanku putrid untukmu? Bahkan sekarang kau jujur padaku saja tidak…” kataku sambil terisak. “mengapa jera menangis?” tanya hankyung oppa yang sepertinya habis membuang sampah diluar. “mianhaeyo dongsaengku sudah merepotkanmu….ayo jera-ah…kita pulang saja, tak enak nangis diluar malam malam begini” ajak hankyung oppa. “jika kau akan kecina besok…silahkan. Tak usah kembali lagi~ aku muak melihatmu” kataku pada zhoumi yang masih mematung. Akupun masuk kedalam rumah dengan dituntun oleh hankyung oppa

**

“jera-ah…kau yakin tak mengantar zhoumi ke bandara?” kata hankyung oppa yang daritadi terus mengulangi kata kata itu diluar pintu kamarku. Aku hanya terdiam tanpa berkata kata apapun “jera-ah….kau harus mengantarnya, aku tau kau marah padanya tapi setidaknya antarlah dia….”bujuk hankyung oppa “jera-ah….ayo keluar. Pesawat zhoumi 30 menit lagi lepas landas. Oppa akan mengantarmu~” kata hankyung oppa terus membujukku. Aku hanya terdiam lemas sambil terduduk di kursi meja belajarku. Tiba tiba layar ponselku menyala. Aku segera membaca pesan yang masuk

From: Henry

Jera-ah…mianhae semuanya salahku. Andai saja aku tak mengatakan semuanya padamu pasti tidak akan begini. Namun aku akan tetap mengatakannya padamu, karna jika aku tak mengatakannya, kau pasti akan lebih marah pada zhoumi, mungkin kau akan membenci zhoumi. Aku sudah kena omelan dari zhoumi, aku sudah siap menerimanya, namun….kumohon kau temuilah zhoumi sekarang juga. Ia daritadi terus murung, sepertinya ia terus memikirkanmu, dan sepertinya ia sangat menyesal. Sebaiknya kau cepat~ kami akan segera berangkat. Gomawoyo jera-ah. Mianhaeyo jika aku berbuat salah

Aku terus merenungi pesan yang dikirim oleh henry tersebut. Kulirik jam dimeja belajarku, sudah jam 10.45. pasti pesawat zhoumi sudah berangkat sekarang. tapi entah mengapa otakku malah memerintahkan agar aku pergi ke bandara, aku langsung menyambar jaketku dan membuka pintu kamarku, kulihat hankyung oppa sedang terduduk disamping luar pintu kamarku “oppa~ ppali!!! Cepat antarkan aku~” kataku. dengan segera hankyung oppa langsung turun dan menuju garasi dan melajukan mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi. Walaupun hankyung oppa sudah mengemudikannya dengan cepat, namun naas, kami terjebak macet. Hankyung oppa sampai membunyikan klaksonnya berkali kali yang membuat pengemudi mobil didepannya sepertinya kesal terhadap oppa, namun sepertinya oppa ku itu tak peduli

Sesampai dibandara, aku langsung berlari ke terminal keberangkatan, berharap pesawatnya mengalami kendala jadi penerbangan ditunda. Kulirik jam tanganku sekali lagi, sudah jam 11.20. kandas sudah harapanku, pesawat zhoumi sudah berangkat. Pesawatnya lepas landas tepat jam 11.00. Namun saat kulihat monitor yang menayangkan jadwal pemberangkatan, kandas sudah harapanku itu. benar….pesawat sudah berangkat 20 menit yang lalu. “ZHOUMI~~~~ KAU JAHAT PADAKU!!!!” teriakku seolah tak peduli bahwa zhoumi sudah tak ada disini lagi, aku melihat orang orang yang ada disekelilingku menatapku bingung, mungkin mereka kira aku sudah tak waras. Ya, aku memang tak waras gara gara zhoumi. “ZHOUMIIII~~~~ KAU TEGA PADAKU!!!!!! APA KAU AKAN TERUS SEPERTI INI SEUMUR HIDUPMU?!?!” teriakku lagi, air mataku keluar, aku menyesali kebodohanku yang coba saja daritadi aku mengantarnya, mungkin aku tidak akan menyesal seperti ini.

“hey bodoh~ kau jelek jika sedang menangis!!” kata suara yang cukup familiar dari belakang, aku berbalik dan menemukan zhoumi yang masih berdiri dihadapanku. “kau…mengapa…masih disini?” kataku bingung “kuputuskan untuk tetap dikorea. Aku tak jadi ikut penerbangan” kata zhoumi tersenyum sambil memamerkan tiket pesawat yang sudah tak terpakai lagi. “mianhae….aku yang bodoh… aku terlalu egois untukmu, aku mencoba memungkiri perasaanku padamu…namun…” kata zhoumi terputus putus. Ia langsung memelukku dengan erat “aku mencintaimu..” kata zhoumi pelan namun bisa kudengar “saranghaeyo” kataku pelan “naddo” jawab zhoumi. Ia melepaskan pelukannya “mana henry?” tanyaku pada zhoumi “ia pulang ke china, untuk menyampaikan keputusanku ini pada orang tuaku, aku membatalkan pejualan rumah itu” kata zhoumi “kau harus berterima kasih padanya” kataku. zhoumi hanya tersenyum “itu pasti…” kata zhoumi singkat lalu ia memelukku lagi

*the end*

0

Love ya

*Han Hyemi POV*

“HYEMIIIIII!!!!”kata seseorang dari kejauhan memanggilku. “JEHWAAAA”kataku sambil berlari. Ya itu jehwa saudara sepupu ku yg paling ku sayang, dia adalah teman curhat ku. Sudah lama tidak berjumpa, sungmin oppa bilang jehwa akan tinggal bersama kami. Dia akan 1 sekolah dengan ku. Aku senang sekali bisa terus bersama jehwa. “hyemi ah, aku rindu sekali padamu”kata jehwa sambil memeluk ku “aku juga jehwa”kataku membalas pelukan nya “hey hey sudah, jgn lama lama berpelukan nya. Bantu aku membawa barang”kata sungmin oppa yg sedang sibuk menurunkan barang barang jehwa “NE!!”kataku dan jehwa bersamaan. Kami pun berlari menghampiri sungmin oppa. Kami bertiga masuk ke apartement ku. Membereskan barang barang jehwa “jehwa ah, kita akan sekamar”kataku “jinjja? Ah aku senang sekali. Berarti setiap malam kita bisa bercerita cerita hyemi”kata jehwa bahagia “kau benar sekali jehwa!”kataku “hey, dasar anak perempuan! Kerjaan nya ngegossip saja”kata sungmin oppa jutek. Kurasa dia marah karena aku dan jehwa mencuekinya hahaha sudahlah biarkan saja. Nanti juga ia akan terhibur jika sunny unnie neomjachingu nya menelpon. Aku dan jehwa langsung berlari ke kamar ku, kami merapikan baju baju jehwa dan pernak pernik nya di kamar ku. “hyemi, apakah benar sekolah shinhwa itu menyenangkan?”Tanya jehwa “ah tentu saja, kau gugup yaa?”kataku “ne, gugup sekali. Besok adalah hari pertama aku masuk sekolah di shinhwa”katanya “jangan gugup, teman teman disana baik baik tenang saja”kataku sambil mengelus pundak jehwa. Dia pun tersenyum, ah aku suka melihat jehwa tersenyum. Jika dia tersenyum, aku pun akan tersenyum. Kami bagaikan soulmate susah untuk di pisahkan.”hey hyemi, adakah namjja di sekolah mu yg tampan?’tanya jehwa “tentu saja”kataku “jinjja? Apakah salah satu dari mereka akan jadi neomjachingu ku?”Tanya nya “tentu jehwa, kau baik pintar. Pasti ada yg mau dengan mu”kataku “hey, dulu kau pernah bercerita tentang sahabat baik mu dan namjja yg kau suka. Siapa namanya aku lupa..”kataka jehwa sambil mengingat ngingat “oh sahabat baik ku itu Donghae”kataku “ah itu dia nama nya, tapi kau belum pernah memberitahuku siapa nama namjja yg kau sukai hyemi sshi”kata jehwa “ah aku belum siap mengatakan nya jehwa, nanti suatu saat akan ku beritahu siapa nama nya. Tapi jangan sekarang”kataku sambil tersenyum padanya “oh gwenchaneyo”katanya sambil membalas senyum ku. Kami pun menghentikan pembicaraan dan melanjutkan berbincangan. TING TONG!! Bel apartement ku berbunyi “HYEMII, ADA DONGHAE”kata sungmin oppa “oh ne, aku akan segera kesana”kataku. Aku dan jehwa menuju ruang tamu. Ku lihat donghae sedang duduk di sofa “donghae ah”kataku “ah, hyemi. Ku kira siapa mengagetkan saja”katanya spontan berdiri dari sofa “ini sepupu mu yg sering kau ceritakan itu?”Tanya donghae “ah iya, mianhae aku lupa. Jehwa ini donghae, donghae ini jehwa”kataku “han jehwa imnida”kata jehwa sambil tersenyum pada donghae “ah ne, lee donghae imnida”kata donghae membalas senyum jehwa. “hyemi, besok kau sekolah kan? Aku jemput kau yaaaaa”kata donghae “ne baiklah, tapi jehwa ikut juga yaaa. Boleh kan?”kataku “tentu saja”kata donghae. “hyemi ah, sahabat mu ini baik sekali tampan pula. Kenapa kau tidak berpacaran saja dengan dia?”bisik jehwa “hey, aku sudah bersahabat lama dengan nya, aku nyaman bersahabat. Lagi pula aku sudah mempunyai cinta pertama ku”bisikku. Kami berbincang lama dengan Donghae, sedang kan Sungmin oppa sibuk telpon telponan dengan Sunny unnie. Hidup ku terasa lebih lengkap semenjak Jehwa tinggal bersama ku.

***

“HUAAAAAAAA, SUDAH JAM SETENGAH 7”kataku berteriak. Lagi lagi aku kesiangan, ah hari ini aku di jemput oleh Donghae. Donghae paling tidak suka menunggu, aku bergegas menuju kamar mandi dan bersiap siap. Ku lihat jehwa sudah rapi. Ia sedang sarapan dengan Sungmin oppa “jehwa ah, mengapa kau tidak membangunkan ku?”Tanya ku kesal “mianhae hyemi, sungmin oppa tidak mengizinkan ku membangunkan mu”kata jehwa sambil tertunduk. BRAKKKKK!! Ku lempar kan kotak pensil ku tepat di wajah sungmin oppa “HYEMI!!! APA MAKSUD MU MELEMPARKAN INI??”kata sungmin oppa kesal “KAU MENYEBALKAN SEKALI OPPA! MENGAPA KAU TIDAK MENGIZINKAN JEHWA MEMBANGUNKAN KU??”Tanya ku lebih nyolot (?) “AKU SENGAJA!! AGAR KAU TIDAK MANJA, TIDAK MINTA DI BANGUNKAN SETIAP HARI”kata sungmin oppa sangat kesal “sungmin oppa, hyemi sudah hentikan pagi pagi seperti ini jangan buat kegaduhan. Malu pada tetangga”kata jehwa. Aku tidak mempedulikan kata kata Jehwa, aku terus bertengkar dengan sungmin oppa. Kami saling melempar barang satu sama lain. Menurut kalian mungkin ini sadis, tapi aku sudah terbiasa bertengkar seperti ini dengan sungmin oppa “hyemi…” BRAKKKKK! Aku melempar tepat ke wajah donghae yg sedang membuka pintu apartement ku, yaaa tadi sungmin oppa ada di situ tetapi dia kabur jadi donghae yg kena “ah mianhae donghae, jeongmal mianhae”kataku “ah aduh..”kata donghae sambil memegang wajah nya. Aku bergegas mengambil sapu tangan dan mengelap wajah donghae”ah mianhae donghae”kataku sambil mengelap wajah donghae “KAU!! KAU INI PEREMPUAN. KELAKUAN MU KASAR SEKALI.. awww”katanya kesal “ah mianhae donghae, ini semua salah sungmin oppa’kataku sambil menunjuk kea rah sungmin oppa “hey, kenapa aku? Salah kau sendiri kenapa tidak bangun pagi huh”kata sungmin oppa sambil membuang muka “sudah sudah, kalian berdua salah!”kata jehwa melerai. Aku pun menerus kan mengelap wajah donghae, setelah itu aku jehwa dan donghae berpamitan dengan sungmin oppa. Donghae melaju dengan kecepatan yg tinggi, aku duduk di depan sebelah donghae. Sedang kan jehwa duduk di belakang sendiri sambil membaca buku. Yaaaaa, jehwa itu adalah anak kutu buku. Tidak seperti ku wanita pemalas hahahaha. Kami pun sampai di sekolah, ku lihat jehwa sangat gugup. Ini memang hari pertama ia bersekolah disini, aku bisa memahami nya. Kami pun berjalan menuju koridor DEG! Ah yesung oppa, kulihat yesung oppa sedang bersama zhoumi neomjachingu sahabat ku jera. Detak jantung ku berdetak lebih cepat ah 5 kali lebih cepat. Padahal aku hanya melihatnya dari kejauhan tapi jantung ku rasa nya ingin copot melihat wajah nya “HYEMIII DONGHAEEE”teriak seseorang dari kejauhan. Kulihat jera sedang berlari menuju kami “jera ah, ada apa?”Tanya ku “ah tidak apa apa, hey ini siapa?”kata jera sambil menunjuk jehwa “ah han jehwa imnida. Sepupunya hyemi”kata jehwa memperkenalkan diri “ne, lee jera imnida sahabat nya hyemi. Kau santun sekali, tidak seperti sepupumu hyemi”kata jera PLETAK!! “aduh hyemi sakittt”kata jera sambil mengelus kepalanya “hey kau, jgn bandingan aku dengan jehwa! Awas kau!”kataku mengancam “ZHOUMIIIII”kata jera berteriak. Kulihat zhoumi dan yesung melihat kea rah kami. Zhoumi berlari menuju kami, ah matilah diriku. Jera sering sekali mengadu pada zhoumi bisa bisa aku di jitak balik sama zhoumi “jagiya, ada apa?”Tanya zhoumi ngosngosan yg baru saja berlari sejauh 200 km (?) “hyemi, dia menjitak ku. Sakittt”kata jera manja PLETAK!! Tepat seperti dugaan ku, zhoumi menjitak ku “ah zhoumi, ini sakit tau!!”kataku kesal sambil mengelus kepala ku. Kulihat jera tersenyum bahagia, yaaaa dia sangat bahagia jika zhoumi membela nya “awas kau menjitak neomjachingu ku lagi!”ancam zhoumi “ne..”kataku tidak ikhlas “zhoumi, kau itu namjja! Kasar sekali pada perempuan”kata donghae membela ku. Aku langsung tersenyum. Ah sahabat baik ku membela ku, senang nya ^^ “hey, ada apa ini?”Tanya yesung yg tiba tiba datang. DEG! Jantung ku berdetak 2 kali lebih cepat, dia sekarang berdiri di sebelah ku. “hyemi, siapa dia?”Tanya yesung “ah..it..itu sep..sepupu ku jehwa”kataku gugup “hey, yesung imnida”kata yesung sambil mengulurkan tangan nya “ne, han jehwa imnida”kata jehwa sambil mengulurkan tangan nya juga. KRIIING!! Bel masuk pun berbunyi, jehwa tidak sekelas dengan ku. Ia sekelas dengan yesung dan zhoumi. Sedangkan aku sekelas dengan donghae dan jera. Kami mengikuti pelajaran masing masing, zhoumi bilang jehwa sudah akrab dengan teman teman kelas nya. Aku senang mendengarnya, dia mempunyai banyak teman. Dan yg membuat aku sangat senang zhoumi bilang jehwa semakin dekat dengan yesung. Yaaa ku harap jika yesung menjadi neomjachinguku sepupu kesayangan ku bisa dekat dengannya. Istirahat pun tiba, aku pergi ke kantin dengan jera dan donghae. “JAGIYAAAA”teriak seseorang. Aku tau itu pasti zhoumi, di sekolah ini tidak ada yg berani frontal di tempat umum kecuali zhoumi untuk memanggil “jagiya”. “ne, ada apa jagiya?”Tanya jera “kau ini jahat sekali, aku juga ingin ke kantin bersama mu”kata zhoumi “ah mianhae, aku lupa jagi”kata jera “sudahlah, ayuk kita ke kantin”kata donghae. Kami ber 4 pun berjalan kea rah kantin, ku lihat yesung dan jehwa sedang berduaan mereka sangat akrab. Kulihat jehwa tersenyum bahagia berada di dekat yesung. Mengapa perasaan ku ini? kenapa hati ku sakit melihat 2 org yg sangat ku cintai dekat? Aku tidak boleh cemburu, aku tau yesung dam jehwa hanya berteman dekat. “hyemi donghae jera zhoumi, kesini”teriak yesung dari meja nya “ah ne”kataku sambil mengajak donghae jera dan zhoumi. “hey, aku duduk dimana? Jera kau curang sekali”kataku kesal “hey hyemi, aku tidak bisa jauh jauh dari zhoumi tauuu”kata jera “kau duduk disini saja hyemi”kata yesung sambil menunjuk bangku kosong di sebelah nya. Ah aku tidak bisa duduk di sebelah nya, jantung ku pasti berdetak sangat kencang. Aku tak kuat “sudahlah hyemi, duduk saja di sebelah yesung. Dari pada kau berdiri terus”kata donghae sambil asik mendengarkan music “ne, baiklah”kataku terpaksa duduk di sebelah yesung. Sesekali kulihat yesung melihat kea rah ku dan tersenyum. Apakah aku yg kepedean, atau emang benar dia melihat kea rah ku? Ah aku tak tau juga. “hyemi, temani aku ke perpustakaan yukk”kata donghae “ah ne, baiklah”kataku seraya berdiri dari kursi “hey kami duluan yaa”kata donghae sambil melambaikan tangan. Meraka membalas lambaian itu. Kami pun sampai di perpustakaan, aku tak tau apa yg donghae cari. Jarang sekali ia membaca buku, tapi kali ini mengajak ku ke perpustakaan “hyemi, ada yg ingin ku tanyakan padamu”kata donghae dingin “ne, ada apa?”kataku “apakah benar kau mencintai yesung dan dia adalah cinta pertama mu?”Tanya donghae “ne itu semua benar, kenapa? Kau mendukung ku kan?”kataku. kulihat raut wajah donghae berubah “donghae..”panggilku “ah ne, tentu saja aku mendukung mu. Kau adalah sahabat ku, kalau kau butuh apapun minta saja padaku. Apapun akan kulakukan demi sahabat ku”katanya sambil tersenyum padaku, aku membalas senyum nya “lalu untuk apa kau mengajak ku kesini?”tanyaku heran “aku hanya ingin menanyakan yg tadi saja hahahaha”kata donghae “kau ini..”kataku seraya memukulnya. KRIINNG!! Bel masuk pun berbunyi aku dan donghae bergegas menuju kelas kami. Koridor sudah sepi, murid yg lain sudah masuk. Kami pun mempercepat langkah kami, huh untung saja guru kami belum datang. Kami pun belajar seperti biasa di kelas, sesekali aku melihat kea rah Donghae entah mengapa aku merasa ada yg aneh di dalam dirinya. Tapi aku tau donghae anak yg riang, palingan ia hanya murung sesaat. Bel pulang pun berbunyi, aku pulang bersama donghae seperti biasa. Aku dan donghae menuju ke kelas jehwa untuk menjemputnya “JEHWA”panggilku, kulihat jehwa sedang bercanda dengan yesung. Yaaaa bagus lah jika mereka semakin dekat, supaya nanti jika aku berpacaran dengan yesung jehwa tidak canggung lagi hehehe. Kulihat jehwa berpamitan dengan yesung (?) dan menuju kea rah ku “ayuk pulang”katanya. Kami bertiga pun berjalan menuju mobil Donghae, sampai saat ini raut wajah Donghae belum berubah. Seperti ada sesuatu yg ia rahasiakan dariku. Aku ini sahabat nya, tapi kenapa ia tak mau bercerita dengan ku? Aku hanya bisa bertanya Tanya dalam hati. Aku tak berani menanyakan nya langsung pada donghae. Donghae mengendarai mobilnya sangat cepat seperti orang kerasukan syaiton (?). kami pun tiba di depan apartement, aku dan jehwa turun dari mobil “donghae ah, kau tidak mau mampir dulu?”kataku “ah tidak, gamsahaminda. Aku ingin langsung pulang saja”katanya “oh ne, baiklah. Hati hati di jalan”kataku sambil tersenyum. Ia hanya mengangguk dan membalas senyum ku. Aku dan jehwa pun menuju apartement ku, kosong. Yaaaa hari ini sungmin oppa sedang menemani sunny unnie di konser SNSD. Jadi hanya kami berdua yg ada di apartement. “hyemi ah, aku ingin bercerita!”kata jehwa “apa? Kau tau? Aku sudah menemukan org yg sangat kucintai di sekolah baru ku”katanya bahagia “jinjja? Waah aku senang mendengarnya. Siapa org nya?”kataku penasaraan “ah aku malu mengatakan nya, lg pula kau juga belum memberitahuku siapa org yg kau sukai. Bagaimana jika kita membuat perjanjian?”kata jehwa “mwo? Berjanjian apa?”Tanya ku “minggu depan, kita bawa org yg kita cintai ke resto rainbow. Bagaimana? Jadi kita pertemukan mereka”kata jehwa bersemangat “ah ide yg bagus, baiklah”kataku tak kalah semangat. Kami pun berbincang sangat lama sampai tak sadar kami berbincang sampai jam 11 malam.

***

Hari ini saatnya, yaaa 1 minggu telah berlalu. Semakin hari yesung oppa semakin dekat dengan ku. Aku tak tau apa mksd nya dia mendekati ku. Apakah perasaan ku sama dengan nya? Aku belum tau pasti. Sepanjang hari aku dan jehwa menceritakan kedekatan kami dengan namjja yg kami sukai. Ternyata, jehwa sudah berpacaran dengan namjja yg ia sukai itu. Aku masih pendekatan, tapi semoga aku bisa menyusul jehwa. Dari seminggu yg lalu, donghae mulai menjauhi ku entah apa alasan nya. Babo nya diriku karena aku terlalu dekat dengan yesung oppa aku tidak memerhatikan donghae lagi. Tapi sebelum donghae menjauhi ku, aku sudah memberitahu nya bahwa aku dan jehwa akan mengajak namjja yg kami sukai untuk bertemu. Semenjak itu donghae menjauhi, hidup ku hampa tanpa sahabat yg sangat ku sayangi. Sudah jam 6 sore, aku mempunyai janji dengan jehwa jam 7 malam. Iya sedang berada di rumah namjja nya. Inilah saatnya, aku menelpon yesung oppa. Tidak ada yg mengangkat, aku sudah menelpon nya sampai 8 kali tetapi tidak ada yg mengangkat. Aku menangis, mungkin malam ini aku tidak bisa menunjukkan pada jehwa bahwa yesung oppa lah cinta pertama ku namjja yg selama ini selalu ku puja. Dengan lemas aku berjalan menuju café, kulihat dari kejauhan jehwa sedang berbincang bincang dengan seseorang. Lelaki tampan menggunakan jaket rambut yg sedikit kucal. Seperti nya aku mengenali lelaki itu, tapi siapa? Aku pun mendekat, perlahan lahan aku berjalan menuju arah jehwa dan……….BRUUUUK!! tas yg kupegang tiba tiba jatuh saat melihat laki laki itu. Dia yesung! Jadi…..selama ini laki laki yg berpacaran dengan jehwa adalah yesung oppa, cinta pertama mu. Badan ku lemas tidak berdaya rasanya ingin jatuh tapi aku menahan tubu ku agar tidak jatuh dihadapan jehwa dan yesung “hyemi……”kata jehwa seraya mengambil kan tasku yg jatuh “kau kenapa? Mengapa tiba tiba tas mu jatuh?”Tanya jehwa panjang lebar aku hanya diam tak bicara sedikit pun. Ku tatap mata yesung, dia pun menatap ku kembali tatapan takut yaaa seperti itulah tatapan yesung “oppa…… mengapa kau lakukan ini padaku?”Tanya ku seraya mendekati nya. Jehwa hanya bisa melihat ku dengan heran. “ma…maafkan aku hyemi. Selama ini aku mendekati mu agar hubungan ku dengan mu baik jika suatu saat nanti aku memang berjodoh dengan jehwa”kata yesung dengan takut. “hyemi, jadi selama ini namjja yg kau suka adalah……” “iya, yesung oppa adalah namjja yg ku suka. Dan sekarang dia menjadi neomjachingu mu.”kataku seraya memotong pembicaraan jehwa. Aku sudah tidak kuat air mataku mengalir, ku lihat semua orang di café itu melihat pertunjukkan yg sangat mengerikan ini. aku pun langsung mengambil tasku yg berada di tangan jehwa. Aku berlari menuju keluar café, tiba tiba seseorang memegang tanganku. Ku naikkan kepala ku dan melihat wajah orang itu dan ternyata itu donghae. Tatapan nya penuh kasih sayang, dia pun langsung menarik tangan ku. Aku hanya bisa pasrah, ku ikuti kemana donghae ingin membawaku. Kami pun masuk ke dalam mobil donghae, aku hanya menangis menangis dan menangis. Sesekali donghae melihat kea rah ku, dia melajukan mobil nya dengan sangat cepat. Aku tidak tau dia ingin membawa ku kemana. Tak berapa lama kemudian kami pun sampai di sebuah taman. Taman yg sangat indah seketika air mata ku berhenti mengalir. Belum pernah aku melihat tambha yg sangat indah seperti ini. dihiasi bunga bungan dan kelap kelip bintang di malam hari. Donghae menarik tangan ku, dia membawa ku duduk di sebuah bangku. Kami pun duduk “hyemi, ada yg ingin ku bicarakan padamu”kata donghae serius “apa?”kataku “mianhaeyo hyemi, akhir akhir ini aku menjauhi mu. Sebenarnya aku sudah lebih tau kalau jehwa dan yesung berpacaran aku tidak tega memberitahukan ini padamu. Aku tau kau pasti akan sakit hati, dan sekarang terbukti aku sudah tau dan kau selalu bersedih. Aku tidak kuat jika harus melihat mu terus menangis karena namjja bodoh itu yesung. Dan aku…” “stop! Sudah cukup penjelasan nya, yaaa aku mengerti bagaimana perasaanmu. Dan aku berterima kasih karena kau tadi sudah menolong ku saat di café. Betapa beruntung nya diriku mempunyai sahabat yg sangat baik seperti mu lee donghae”kata ku seraya bersandar di pundak nya. Kami pun melihat kelap keli bintang yg indah bersama. Entah mengapa perasaan ku berubah, donghae bukan seperti sahabat ku lagi kasih sayang nya kepada ku sudah seperti kasih sayang seorang neomjachingu. Kami pun terus berbincang bincang sampai tak terasa sudah jam 9. Donghae pun mengantarkan aku pulang, suasana hatiku sedang senang sekarang. Dan aku berharap semoga sungmin oppa tidak memarahi ku nanti. Aku pun sampai, donghae tidak sempat mampir karena sudah terlalu malam. Aku pun langsung masuk ke apartement ku, ku lihat sungmin oppa sedang duduk di sofa “hyemi..”kata sungmin oppa “kau kemana saja? Katanya bertemu dengan jehwa, tapi mengapa jehwa pulang lebih dulu?”Tanya nya panjang lebar. Aku tidak menjawab seditkit pun, aku pun mengabaikan sungmin oppa dan langsung masuk ke kamar. Kulihat jehwa sudah tertidur pulas, yaaa sepupu ku yg palng ku sayang mengambil cinta pertama ku. Tapi aku tidak bisa marah dengan nya, aku terlalu sayang padanya. Mungkin aku harus melupakan kejadian mala mini dan bersikap seperti biasa nya terhadap jehwa. Aku pun berganti baju dan tidur.

***

Keesokan paginya, yaaaaa hari minggu. Hari libur!! Seperti biasa kalau hari libur pasti aku bangun siang ku lihat sudah jam 11, tidak seperti biasanya kali ini aku bangun lebih siang HAHAHAHAHA. Aku pun keluar kamar kulihat sungmin oppa memegang pisau “hyemi, kau anak perempuan tapi bangun siang terus. Kau ingin mati?”kata sungmin oppa dengan tatapan yg seram. Aku pun menjadi takut bagaimana jika ada setan lewat dan sungmin oppa benar benar memutilasi ku?? “hehehe oppa…..santai…pisaunya turunin doooong. Serem tau!!”kataku dengan lembut. Sungmin oppa pun menaruh pisau nya kembali “mianhaeyo oppa, semalam aku sangat kelelahan jadi bangun siang”kataku menjelas kan “A-L-A-S-A-N!!”kata sungmin oppa. Aku pun segera kabur menuju dapur, kulihat semua makanan sudah habis. Yaaaaa begini lah nasib bangun kesiangin kehabisan makanan. “oppa, mana jehwa?”Tanya ku “oh jehwa, tadi jam 9 dia pergi dengan yesung. Mengapa?”kata sungmin oppa. “oh tidak apa apa.hanya bertanya”kataku. Baru saja ia terjerat masalah dengan ku karena yesung oppa dia langsung jalan dengan yesung oppa, apakah dia tidak merasa bersalah sedikit pun dengan ku?? Aku pun terus bertanya Tanya apakah jehwa mempunyai rasa bersalah padaku atau tidak. Aku pun bergegas menuju kamar dan mengambil handphone ku. Kulihat ada 1 sms, dan ku buka sms itu

My Fishy

Hyemi ah~ hari ini aku bosan sekali di rumah, mau jalan tidak?

Ternyata donghae yg meng sms ku, yaaa di kontak hp ku beri dia nama “my fish” hahahahaha dia memang terkenal dengan julukan ikan. Dengan sigap aku langsung membalas

Aku mau, 15 menit lagi kau jemput aku yaaaaaaa.

Aku pun bergegas menuju kamar mandi, dan bersiap siap. Hari ini aku juga sangat bosan di rumah. Sungmin oppa nanti ingin pergi dengan sunny unnie. Yaaaaa hari ini tepat 9monthsary mereka. “HYEMIIIII. DONGHAE SUDAH DATANG”teriak sungmin oppa dengan sangat kencang seperti memakasi toa masjid (?) “ah ne, aku akan segera keluar”kataku seraya mengambil handphone ku dan keluar kamar. DEG! Mata ku terpana melihat penampilan donghae, dia terlihat sangat tampan dengan celana jeans dan shirtless berwarna putih. “hyemi…hyemi..”kata donghae memanggil ku. Aku pun langsung terbangun dari lamunan ku “mengapa? Aku tampan yaaaa?”kata donghae dengan pede nya “yeeee, pede sekali kau. Yasudah ayuk kita berangkat. Oppa aku pergi dulu yaaa. Salam buat sunny unnie.”kataku seraya keluar dari apartement bersama donghae “ah ne, gomawo salam nya. Hati hati”kata sungmin oppa. Kami pun masuk ke dalam mobil donghae, donghae menyetel lagu in my dream. Yeaaaaaay lagu kesukaan ku. Aku melihat ke arah nya dan tersenyum, yaaa senyuman maksud nya untuk tanda terima kasih dan dia membalas senyuman ku. Hati ku berdetak sangat kencang saat tadi dia membalas senyum ku. Dia begitu tampan baik penyayang kyaaaaa pria idaman sekali. Sesaat aku melupakan yesung oppa, namun aku mulai memikirkan nya lagi. Betapa jahatnya diri nya selama ini mendekati ku hanya untuk memperbaiki hubungan jika nanti dia berjodoh dengan jehwa. Aku akan berusaha melupakan yesung oppa bagaimana pun caranya. Tidak terasa kami sudah sampai, ternyata donghae membawa ku pergi ke taman yg semalam. Taman terindah yg pernah ku kunjungi, aku dan donghae pun turun dari mobil DEG!! Donghae memegang tangan ku, dia menggandeng ku. Jantung ku berdetak 5 kali lebih cepat. Donghae memang paling bisa membuat jantung ku berdetak secepat pelari marathon (?). kami pun menuju kedai es krim, es krim adalah kesukaan ku dan donghae. Setiap kita menemukan kedai es krim pasti harus beli walaupun itu tidak ada uang hahaha (alias ngutang).”hyemi, kau duduk saja. Biar aku yg memesan nya”kata donghae “ah ne, baiklah”kataku seraya pergi meninggal kan donghae. Yaaaa tempat ini sama persis seperti semalam, teman yg sangat nyaman. Dari kejauhan kulihat seorang perempuan dan namjja. Dilihat dari pakaian nya seperti nya aku tau siapa dia, mereka pun mendekat dan duduk di bangku persis di depan bangku yg sedang ku duduki. Jarak dari tempat duduk ku dan mereka sekitar 50 cm. aku pun terus melihat ke arah mereka, aku ingin tau siapa mereka. Dan ternyata……. ITU YESUNG OPPA DAN JEHWA. Seketika mataku melotot melihat ke arah mereka, aku tidak menyangka mereka akan pergi ke tempat seperti ini. kulihat mereka sedang bercanda canda, hati ku sesak melihat nya sangat sesak. Dan seperti biasa air mata ku mengalir, aku berdiri dari tempat duduk ku, rasa nya aku ingin mendekat kea rah mereka dan member pelajaran pada mereka. Tapi aku tidak tega, aku tidak bisa memberikan pelajaran pada sepupu yg paling ku sayang han jehwa. Air mata ku mengalir sangat deras dan tiba tiba ku lihat yesung oppa mencium kening jehwa. Hatiku sangat sakitttt melihatnya, kepala ku pusing. Aku ingin pulang, aku tidak kuat melihat nya. Dan……..GREP!!! seseorang telah memelukku, menutupi pandangan ku kepada yesung oppa dan jehwa “hyemi…jangan menangis lagi, sekarang kau tidak bisa melihat mereka”kata seorang namjja. Itu donghae, ya itu donghae aku sangat hafal dengan suara nya. Aku terus menangis di pelukan nya “jika kau ingin menangis, menangis lah di pelukan ku. Menangis lah sampai kau puas”kata donghae seraya memelukku dengan sangat erat. Aku pun menangis dengan sangat kejar, entah mengapa aku merasa sangat nyaman jika berada di pelukan donghae. Kasih sayang nya yg hangat membuat ku sangat nyaman. “mereka sudah pergi”kata donghae seraya melepaskan pelukan nya. “kau ini babo sekali!!!!! Kalau misalnya kau sakit hati melihat mereka jangan kau lihat!! Kau tidak tau apa aku terus merasa sedih jika ka uterus menangis??!!!”kataku donghae memarahi ku “mian…mianhaeyo donghae”kataku dengan terisak isak “yasudah lupakan, sekarang kau tenang kan dirimu. Ini ada es krim untuk mu.”kata doonghae seraya memberikan ku es krim. Aku pun mengambil es krim itu dan memakan nya untuk menenangkan diri. Sekarang hati ku mulai tenang dan entah mengapa perasaan ku pada donghae berubah. Aku selalu merasa tenang jika berada di sisinya.

***

Semakin hari perasaan kepada donghae semakin bertambah. Apa kah ini cinta? Bisa ku bilang iya. Hari demi hari aku sudah mulai bisa melupakan yesung oppa. Yaaa ini sudah 3 hari dari kejadian pada hari minggu itu. Sikap ku kepada yesung oppa dan jehwa pun berubah, sekarang aku tidak pernah menangis lagi. Aku selalu ceria jika berada di dekat donghae, aku pun tambah sering jalan bersama donghae. Apakah donghae mempunyai perasaan yg sama seperti ku? Ku harap iya. Hari ini donghae minta di temani ke toko buku, yaaaaaaaa sebenarnya aku paling anti sama toko buku. Lebih baik aku ke toko kaset dari pada toko buku, tapi mau gimana lagi tadi donghae membujukku dengan “puppy eyes” dan aku langsung lemah dan iya iya saja padanya. Donghae sibuk mencari buku bahasa inggris, besok dia ada ulangan dan dia paling tidak bisa berbahasa inggris. Makanya ia membeli kamur bahasa inggris.

Tutturututut kissing you baby

Lagu kissing you bordering di handphone, bergegas ku ambil handphone ku dari tasku. Sungmin oppa…..ada apa dia menelpon? “yoboseyo?”kataku “yoboseyo hyemi, hyemi ah kau harus segera ke rumah sakit. Secepat nya!!”kata sungmin oppa dengan nada khawatir “mwo? Ada apa oppa?”kataku takut. Sebenarnya apa yg terjadi? Siapa yg masuk rumah sakit? “jeh..jehwa hyemi…jehwa..”kata sungmin oppa “jehwa kenapa?? Kenapa oppa?”tanyaku dengan nada khawatir “jehwa, tadi kecelakaan dan dia sekarang terluka parah. Dokter bilang kemungkinan dia hidup hanya 20% kau harus segera kesini. “kata sungmin oppa BRAK!!! Handphone terjatuh, aku tak kuasa mendengar itu. Air mata ku mengalir, jehwa… sepupu ku yg paling ku sayang sedang terluka parah “yoboseyo??HYEMI??HYEMI AH KAU TIDAK APA APA??”teriak sungmin oppa. Aku pun bergegas lari menghampiri donghae “donghae, ayuk kita ke rumah sakit. Ini penting”kataku sambil menarik narik lengan donghae “hyemi tenang! Jelas ka nada apa?”kata donghae “jehwa…jehwa kecelakaan dan sekarang di rawat di rumah sakit. Dokter bilang kemungkinan dia hidup hanya 20% tadi sungmin oppa menelpon ku”kataku menjelaskan. Donghae pun langsung menaruh buku yg sedang dia baca. Kami berlari menuju mobil donghae, donghae membawa mobil nya dengan sangat kencang. Kulihat wajah donghae pun khawatir sama seperti ku. 5 menit kemudian kami pun sampai di rumah sakit, kulihat ada sungmin oppa dan yesung oppa. Yesung oppa terus menangis, dia depresi. Dia benar benar tidak mau kehilangan jehwa, dia sangat mencintai jehwa “han hyemi, adakah org nya?”kata dokter yg tiba tiba muncul dari kamar rawa jehwa “aku…”kataku seraya mengangkat tangan ku “kau…masuklah dari tadi jehwa mencari mu dan juga yesung. Kalian silahkan masuk”kata dokter . aku dan yesung oppa langsung masuk ke dalam kamar rawat ku lihat jehwa terbaring lema tak berdaya, air mata ku mengalir dengan sangat deras “jehwa….”kataku seraya perlahan lahan mendekati nya “hyemi, benarkah itu kau?”kata jehwa sambil tersenyum padaku. Senyuman itu, senyuman yg sangat manis. “ada yg ingin ku bicarakan padamu sebelum aku pergi”kata jehwa “jagiyaa, tidak kau tidak akan pergi”kata yesung oppa sambil menangis “yesung…diam. Hyemi, mianhaeyo selama ini aku sering menyakitimu. Merebut cinta pertamamu membuatmu terus menerus menangis. Mianhaeyo, jeongmal mianhae”kata jehwa “kau tidak salah jehwa, memang aku yg terlalu babo, hanya hal kecil tetapi terus menangis.”kataku seraya menggenggam tangan nya “hyemi…..jika aku tidak ada nanti, apakah kau bersedia untuk menggantikan posisiku menjadi neomjachingu nya yesung?”Tanya jehwa “jehwa…..kau serius?”kata ku kaget “jehwa…….”kata yesung “ne, aku serius. Kau lebih baik dari pada diriku. Yesung membutuhkan wanita seperti mu han hyemi. Tolong jagakan sungmin oppa dan yesung oppa untuk ku hye……..” ucapan nya terpotong mata nya sudah terpejam detak jantung nya sudah tidak ada. “JEHWAAAA, JEHWA BANGUN JEHWA!!”kataku dengan shocked “JAGIYA BANGUN, KUMOHON JANGAN TINGGALAKN DIRKU”kata yesung oppa. Yaaa jehwa sudah tidak ada, dia menitipkan amanah padaku tapi….aku tidak bisa menjalankan nya. Aku sudah tidak mempunyai perasaan dengan yesung oppa. Sekarang cinta ku hanya untuk donghae seorang. “hyemi….”kata yesung oppa menatap ku. Dan tiba tiba ia memelukku “hyemi, mianhaeyo selama ini terus menerus membuat mu sakit hati.”kata yesung oppa “oppa….maaf aku tidak bisa melaksanakan amanah jehwa. Aku tidak bisa menjadi neomjachingu mu”kataku. Aku takut yesung oppa akan marah pada ku “ah ne, tidak apa apa. Aku mengerti, aku tau org yg kau cintai sekarang donghae benar?”kata yesung oppa “ah ne, aku benar oppa. Bagaimana kau bisa tau?”kataku BRAK!!! Sesuatu telah jatuh di depan pintu kamar rawat jehwa, yesung oppa seketika melepaskan pelukan nya. Itu donghae!! Tadi dia melihat aku berpelukan dengan yesung oppa, dan sekarang dia marah dia lari. “DONGHAE!! Tunggu biar aku yg menyelesaikan nya”kata yesung oppa seraya berlari mengejar donghae. Aku pun mengikuti yesung oppa dari belakang “DONGHAEEE, BERHENTI!”teriak yesung oppa “kau mau apa lagi? Ambillah hyemi”kata donghae marah “hey kau namjja yg babo, apa kau tega meninggal kan wanita yg kau sayangi?”kata yesung oppa. Aku hanya berdiri diam di belakang nya “aku tidak tega, tapi……. Dia hanya mencintai mu. Dan sampai kapan pun hyemi tidak akan mencintaiku!”kata donghae “KAU SALAH LEE DONGHAE!!!”kataku memberanikan diri untuk berbicara. Seketika donghae berbalik badan dan menatap ke arah ku “SARANGHAEYO LEE DONGHAE. HANYA KAU SEORANG YG KUCINTA”kata ku. Yesung oppa langsung tersenyum kearah ku “JINJJA”Tanya donghae tak percaya “ NEEE”kataku. Donghae pun bergegas lari menuju kea rah ku dan memeluk ku. “nado…nado saranghaeyo hyemi. Maukah kau menjadi neomjachingu ku?”kata donghae penuh cinta “ne, aku mau”kataku. “sudah kubilang apa, donghae! Jangan pernah menyianyiakan wanita sebaik hyemi. Berjanji?”kata yesung oppa “AKU BERJANJI AKAN SELALU MENJAGA NEOMJACHINGU KU HAN HYEMI!!”kata donghae dengan sangat keras .*TAMAT*

Back to Top