0
fvck day
gue daridulu gaterlalu nantiin hari ultah gue soalnya disaat temen-temen, ortu ngucapin selamat gue malah sedih soalnya gue bertambah tua kok pada seneng? hem mungkin aneh yaaaaaa tp itulah nyatanya, dari pagi sampe malam mood gue jelek banget sampe gue sakit lemes banget deh pokoknya tp gue juga seneng seenggaknya gue diperhatiin sama org lain. ada 1 hal yg membuat kemaren (22/04) jadi hari terburuk sepanjang tahun 2010 yaitu pas gue lagi spam ke david archulaeta, biar dia ngucapin HB atau Happy birthday ke gua eh malah anak twitter nganggep itu sebagai lelucon dan kaya ngerendahin gue gitu. emang salah apa ya kalo gue, arch angels pengen diucapin ama idola gue sendiri? kenapa banyak org nganggep gue ngarep banget? itu keinginan gue seenggaknya gue lg berusaha buat wujudin harapan itu. malah ada anak twitter yg ga gue kenal ngtweet dengan topik yg sama tp ngebuat gue emosi banget, seakan org itu anggep gue orang gila atau apa. emg salah apa kalo misalnya gue terlalu terobsesi sama idola gue? hem gue sih gamasalah yaaaaaap kalo dia suka atau gasuka ama idola gue tp yaaaaa seenggaknya ngehargain kek, jangan ngerendahin gue gitu kan itu bikin gue sakit hati banget walaupun sepele. skg gue males ngetweet jadi nya kalo banyak org yg gitu ama gue. oke yaaaaaap semoga ga keulang lagi kejadian itu
Yesung and Sung min new hair (part 2)
Yesung and Sung Min new hair
she's not you

Yeah
See how she's looking in my eyes and any guy would kill for that
she's a beautiful girl, and she's into me, but I’m to busy still looking back.
Now I’m walking her to the door trying to kiss her goodnight
but something inside just don’t feel right
my friends tell me tell me give it up so I’ve been tryin move on
but my hearts still caught and my heads not clear of the pictures from before you were gone
and I never wanna hurt no one try to forget your name
something inside just don’t feel the same
No, she’s not you and I don’t know what to say, but I’ll say it anyway
no matter what I do, I can’t believe the lie and I just can’t see it through
no she’s not you.
I woke up in the middle of the night
started reaching for the phone
had to take a breath and remind myself that you said you needed time alone
didn’t know what I wanted then, and I know I let you down
baby I know what I gotta do now, oh
She’s not you, and I don’t know what to say, but I’ll say it anyway
no matter what I do, I can’t believe the lie and I just can’t see it through
She’s not you when she smiles,
not you when she wakes,
you when she crys,
not you when she breaks,
and I dont wanna hurt her,
but I know that it’s true,
she’s not you,
oh,
not you.
No, she’s, she’s not you. I don’t know what to say, but I’ll say it anyway
no matter what I do, I can’t believe the lie, and I just can’t see it through
she’s not you.
Beautiful Lie part 2
Melihat apa yang terjadi dilapangan aku pun menangis. Diam diam kutinggalkan lapangan dan berlari menuju kelas dengan air mata yg mengalir deras di wajahku. aku duduk dibangku kelas dan menangis sambil memukul meja. Mengapa?!?! Mengapa kyuhyun? Jadi ini alas an dia menjauhiku. Dia hanya memanfaatkanku untuk mendekati Yoona! Sialan kau… aku benci kalian. Aku benci Yoona!!! Aku muak dengan semua ini. Mengapa harus Yoona? Kyuhyun.. apa kau tak sadar kalau aku menyayangimu? Aaaaaaaaaaaaaaaah!!!!! Tiba tiba aku mendengar pintu kelasku terbuka.. tapi aku tak memperdulikannya “HYO NEI!!! MENGAPA KAU?”Tanya suara seorang lelaki. Aku tau itu pasti siwon. Aku tak memperdulikannya “HYO NEI!!!!” ujar siwon dengan nada frustasi “ siwon…” hanya itu yg bisa kukatakan. Pikiranku kacau karena kejadian brengsek itu. Siwon pun tiba tiba memelukku “jangan menangis, kau gadis kuat… jangan menangsi karena kyuhyun” ujar siwon “t…t….ta…tapppiii” ujarku terbata bata “hey hyo nei, dengarkan aku, lelaki didunia ini banyak. Tak hanya kyuhyun saja hyo nei. Mungkin kyuhyun bukan jodohmu. Asal kau tau banyak lelaki yg mengincarmu disekolah ini” ujar siwon “mana mungkin…. Aku tomboy sekali. Aku bodoh, jelek, buruk rupa aku bahkan buka tipe wanita yg banyak disukai lelaki” jelasku sambil merenung. Air mataku berhenti. Aneh, tiba tiba aku merasa hangat sekali “kau salah hyo nei… justru itu lah. Kau punya semangat yg tinggi… kau jago basket itulah yg membuat banyak lelaki suka padamu” jelas siwon. Aku pun melihat siwon seakan tak percaya “sudahlah lupakan, pulanglah… kau perlu istirahat. Ingat besok adalah semifinal kejuaraan daerah” ujar siwon. Ia pun mengantarku sampai gerbang dan membantuku masuk ke mobil …
Aku pun langsung bergegas keluar dan melihat siwon menunggu didepan gerbang rumahku. Ia terlihat tampan menggunakan kaus biasa dengan celana pendek dibawah lutut berwarna hitam “ada apa?” tanyaku “emmm… kau tau mengapa aku mengatakan kau banyak disukai lelaki tadi sepulang sekolah?” katanya “itu katamu kan? Aku tak percaya itu” jawabku “kau harus percaya Hyo nei…. Sebelum ada yg mendahuluiku, aku ingin mengatakan…. Saranghaeyo Hyo nei” ujar siwon sambil berlutut dan meraih tanganku. Aku tak percaya apa yg sedang kulihat “aaaah kau jago sekali bercanda siwon” jawabku setengah tak yakin “aku serius hyo nei…. Please terima lah aku menjadi jagiya mu” ujar siwon “aaa…aaaku tak bisa siwon” kataku “kenapa?!?! Apakah kyuhyun itu?” tebak siwon “sebagian besar iya” jawabku “mengapa?!?! Ia telah menyakiti hatimu hyo nei….” Kata siwon frustasi “mianhaeyo siwon” kataku dengan nada sedater mungkin, kulihat siwon berdiri dan meninggalkanku. Ekspresinya sangat terluka. Entah mengapa tiba tiba aku menangis. Aku tak ingin melihat siwon menangis… hatiku sakit melihat ekspresinya………………..
**
**
Kegiatanku dikamar hanya merenung… aku tak sanggup mengingat kejadian tadi yg kulihat langsung dilapangan. Aku hanya memegang ponselku sambil menatap tembok dengan tatapan hampa. Jantungku hampir mau lepas saat tiba tiba ponsel ditanganku bergetar. Ternyata ada sms
From : siwon
Hyo nei…. Bisakah kau keluar sebentar? Aku didepan rumahmu. Ada hal yg ingin kukatakan
Aku pun langsung bergegas keluar dan melihat siwon menunggu didepan gerbang rumahku. Ia terlihat tampan menggunakan kaus biasa dengan celana pendek dibawah lutut berwarna hitam “ada apa?” tanyaku “emmm… kau tau mengapa aku mengatakan kau banyak disukai lelaki tadi sepulang sekolah?” katanya “itu katamu kan? Aku tak percaya itu” jawabku “kau harus percaya Hyo nei…. Sebelum ada yg mendahuluiku, aku ingin mengatakan…. Saranghaeyo Hyo nei” ujar siwon sambil berlutut dan meraih tanganku. Aku tak percaya apa yg sedang kulihat “aaaah kau jago sekali bercanda siwon” jawabku setengah tak yakin “aku serius hyo nei…. Please terima lah aku menjadi jagiya mu” ujar siwon “aaa…aaaku tak bisa siwon” kataku “kenapa?!?! Apakah kyuhyun itu?” tebak siwon “sebagian besar iya” jawabku “mengapa?!?! Ia telah menyakiti hatimu hyo nei….” Kata siwon frustasi “mianhaeyo siwon” kataku dengan nada sedater mungkin, kulihat siwon berdiri dan meninggalkanku. Ekspresinya sangat terluka. Entah mengapa tiba tiba aku menangis. Aku tak ingin melihat siwon menangis… hatiku sakit melihat ekspresinya………………..
**
Aku sudah berada di stadion seoul. Aku siap bertanding hari ini. Aku berharap siwon datang melihatku bertanding. Aku ingin meminta maaf soal kejadian tadi malam. Aku sangat menyesal tidak menerima siwon sebagai jagiyaku. Aku sadar, ternyata perasaanku yg sebenarnya bukan untuk kyuhyun, tetapi untuk siwon. Bertandingan sudah akan dimulai tetapi aku belum melihat siwon. Biasanya ia datang sejam sebelum pertandingan dimulai, jangan-jangan memang benar jika ia marah padaku… jangan-jangan ia benci padaku… mianhaeyo siwon aku benar benar menyesal :c
Peluit pun dimulai. Bola berada ditangan luna. Aku sibuk mencari siwon diantara penonton. tiba tiba luna mengoper bola padaku. Untung aku bisa menangkapnya. Akupun langsung dihadang pemain belakang. Sial ketat sekali pertahanannya, aku melakukan tipuan tetapi ia membacanya. Terpaksa aku menerobos pertahanannya karena waktu menyerang sudah hampir habis. Aku melakukan dunk dan bolanya pun masuk!!! Saat mendarat dilapangan, kakiku sakit… sepertinyaterkilir. Aku mencoba berdiri , akhirnya bisa dan melanjutkan pertandingan. Tim kami memimpin 39-28 dibabak pertama. Saat aku akan melakukan tembakan kembali, 2 pemain sekaligus langsung menahanku. Akupun nekat menerobos pertahanan mereka. Dan tiba tiba aku terjatuh… kakiku sakit sekali. Aku tak bisa berdiri. Lalu wasit memberikan time out. Aku pun dikeluarkan dan langsung dilarikan dirumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kakiku belum bisa digerakkan juga. Yatuhan ada apa ini? Aku hampir menangis karena kakiku sakit sekali.
Peluit pun dimulai. Bola berada ditangan luna. Aku sibuk mencari siwon diantara penonton. tiba tiba luna mengoper bola padaku. Untung aku bisa menangkapnya. Akupun langsung dihadang pemain belakang. Sial ketat sekali pertahanannya, aku melakukan tipuan tetapi ia membacanya. Terpaksa aku menerobos pertahanannya karena waktu menyerang sudah hampir habis. Aku melakukan dunk dan bolanya pun masuk!!! Saat mendarat dilapangan, kakiku sakit… sepertinyaterkilir. Aku mencoba berdiri , akhirnya bisa dan melanjutkan pertandingan. Tim kami memimpin 39-28 dibabak pertama. Saat aku akan melakukan tembakan kembali, 2 pemain sekaligus langsung menahanku. Akupun nekat menerobos pertahanan mereka. Dan tiba tiba aku terjatuh… kakiku sakit sekali. Aku tak bisa berdiri. Lalu wasit memberikan time out. Aku pun dikeluarkan dan langsung dilarikan dirumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kakiku belum bisa digerakkan juga. Yatuhan ada apa ini? Aku hampir menangis karena kakiku sakit sekali.
**
Aku tak sadar bahwa aku telah tertidur dirumah sakit. Mataku perlahan terbuka. Kulihat umma dan dokter sedang berpincang didepan ranjangku dan membelakangiku “apakah tidak cara lain dok?” Tanya umma “tulangnya sudah bengkak namun ia memaksakannya sampai tulangnya retak. Kami khawatir jika operasi, kalau gagal kakinya bisa diamputasi bu” jawab dokter “tapi sama saja dok!!!! Jika seperti ini dia tdk bisa jalan selamanya!!!!” ujar umma dengan nada frustasi “maaf bu… kami usahakan yg terbaik tetapi kami tak mau mengambil resiko” ujar dokter “permisi” tambah dokter lalu keluar dari kamar rawatku. Kulihat umma menangis, aku pun juga ikut menangis “ umma, apa benar aku tak akan bisa berjalan lagi?” kataku terisak “pasti bisa sayang… umma akan berusaha mencari yg terbaik untukmu” kata umma prihatin “umma……”kataku sedih “ sudahlah jangan menangis sayang” kata umma, lalu aku dan umma berpelukan. Aku tau ini semua salahku… maafkan aku umma, maafkan aku appa… maafkan aku siwon ………………………..
**
Seminggu kemudian aku masuk sekolah menggunakan tongkat bantu unuk berjalan. Kaki kiriku tak terasa sama sekali. Aku menjadi pusat perhatian dikoridor sekolah. Lalu aku melihat Yoona dan kyuhyun didepanku sedang bergantengan tangan . aku hanya meringis. Aku menuju kelasku dengan langkah susah payah, aku berjalan tertatih-tatih dan aku jatuh… babo sekali kau Hyo nei… mengapa kau bisa jatuh. Aku pun tak kuasa untuk berdiri, susah sekali dan kaki kiriku sakit… aku terus berusaha sampai bell masuk berbunyi. Akupun hampir menangis saat itu “HYO NEIII!!! Kau taka pa?!?!!” teriak seseorang yg sangat kukenal, SIWON!!!aku menengok kebelakang dan melihat wajah khawatir siwon “niar kuantar kau kekelas” kata siwon. Akupun jalan terpincang pincang dibantu oleh siwon. “mianhaeyo siwon…”kataku “aku sudah memaafkanmu hyo nei” kata siwon “saranghaeyo siwon… aku au kau sudah tak suka aku karena aku tak bisa berjalan lagi… aku sudah tak berdaya, aku pincang. Aku tau kau tak suka aku lagi karena aku sudah tak kuat lagi, aku sudah tak bisa main basket lagi, walaupun begitu aku akan selalu mencintaimu siwon… saranghaeyo… “ kataku sambil terisak “ Hyo neii!!! Hentikan itu semua.. perasaanku masih tetap sama seperti dulu. Aku tak peduli walaupun kau pincang. Aku mencintaimu apa adanya” kata siwon “siwon…….” Kataku “maukah kau menjadi jagiyaku hyo nei?” Tanya siwon bersungguh-sungguh “ya… aku mau siwon. Aku tak mau membiarkan diriku menyesal seperti dulu karena aku menolakmu” kataku “ saranghaeyo hyo nei….” Ujar siwon. Walaupun aku pincang tetapi siwon etap mencintaiku… siwon ….. kau sungguh lelaki yg baik hati. Sungguh beruntung aku memilikimu ….
>>Siwon<<
Aku menunggu Hyo nei dibangku taman. Ini kencan pertamaku. Walaupun hyo nei pincang, aku tetap mencintainya. Karena… aku menyukainya sejak pandangan pertama. Hyo nei… gadis ceria bertampang manis yg menjadi cinta pertamaku. Aku akan selalu menjaganya … aku tak akan melepaskannya.
Sudah 1 setengah jam aku menunggu hyo nei disini. Aku telah kalung untuknya dengan tulisan “S and H”. aku membayangkan bila ia memakainya, ia pasti bertambah manis. Tiba tiba ponsel di sakuku berbunyi, akupun langsung mengangkatnya “apakah ini siwon?” kata si penelepon “iya benar , ini siapa? Ada perlu apa ya?” kataku “baru saja nona Kim Hyo Nei mengalami kecelakaan, ia dirawat di seoul international hospital” ujar sipenelepon. Tanpa basa basi aku langsung memanggil taksi dan pergi menuju rumah sakit…..
**
Sudah 1 setengah jam aku menunggu hyo nei disini. Aku telah kalung untuknya dengan tulisan “S and H”. aku membayangkan bila ia memakainya, ia pasti bertambah manis. Tiba tiba ponsel di sakuku berbunyi, akupun langsung mengangkatnya “apakah ini siwon?” kata si penelepon “iya benar , ini siapa? Ada perlu apa ya?” kataku “baru saja nona Kim Hyo Nei mengalami kecelakaan, ia dirawat di seoul international hospital” ujar sipenelepon. Tanpa basa basi aku langsung memanggil taksi dan pergi menuju rumah sakit…..
**
“tante bagaimana keadaannya?” tananyaku kepada ibu Hyo nei “keadaannya kritis nak” jawab ibunya sedih. Ini salahku….. coba saja aku tak mengajaknya kencan pasti tidak akan seperti ini kejadiannya. Selama dua jam aku menyalahkan diriku sendiri lalu dokter keluar dari ruang operasi “bagaimana dokter keadaannya?” tanyaku langsung, dokter menghela nafas “maaf kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi apa daya Hyo nei tak terselamatkan” kata dokter ikut sedih. Aku pun langsung lemas sekatika. Aku menangis. Hyo nei… bahkan kita belum merasakan kencan pertama. Mengapa kau pergi secepat itu? Hyo nei… ini semua salahku. Coba saja tadi aku tak mengajakmu kencan. Pasti kau tidak akan meninggal. Hyo nei…. Maafkan aku hyo nei… saranghaeyo
**
Aku menangis sepanjang pemakaman Hyo nei, semua siswa banyak yg ikut melayat. Kulihat kyuhyun menunduk merasa bersalah. Namun penyebab utama kematian hyo nei adalah aku. Kau bodoh siwon… gara gara aku, gadis yg kucintai, gadis yg kusayangi telah tiada. Aku pun maju membawa mawar putih dan meletakkannya dimakam hyo nei. Semoga kau tenang disana hyo nei, aku akan selalu mencintaimu. Maafkan aku ini hyo nei… selamat jalan hyo nei, semoga kau tenang dialam sana………
T A M A T
T A M A T
David archuleta!!! ily somuchhhh c:
Hey gue Dina. Aaaaa gila gua suka banget ama David Archuleta. Gue pengen lietin nih fotonya David Archuleta pas lagi webcam-an. Sumpah lucu abissssss manis banget iiihhhhhh gemes jadinya… gapercaya? Nih buktinya :










Lucu kan? Iyadong lucu haha dia punya berbagai macam ekspresi haha lucu aaaaaaaaaaaa manis banget. Itu pipinya pingin banget gue cubit ihhhhhhh “wahai david archuleta mengapa kau lucu, imtu, manis, keren sekali?” aaaaaaaaaaaaaaa I love David Archuleta <3>










Lucu kan? Iyadong lucu haha dia punya berbagai macam ekspresi haha lucu aaaaaaaaaaaa manis banget. Itu pipinya pingin banget gue cubit ihhhhhhh “wahai david archuleta mengapa kau lucu, imtu, manis, keren sekali?” aaaaaaaaaaaaaaa I love David Archuleta <3>
Beautiful Lie part 1
Gerimis mulai jatuh, akupun berlari menuju tempat teduh, huh menyesal sekali aku tak membawa payung. Diseberang jalan ada cafĂ© cantik, akupun menjadi tertarik untuk mampir kesana. Kudorong pintu masuknya dan bunyi lonceng pun terdengar olehku. Sepi juga ya disini. Hanya ada beberapa pengunjung yg datang. Sayang sekali hari ini hujan, padahal ini hari terakhirku sebelum masuk SMA. “hem……. permisi” ujarku ragu di dpn meja kasir, tdk ada pelayan disini “ya sebentar” jawab pelayan dari dapur. Kukira tak ada pelayan hahaha. Pelayan pun muncul dari balik pintu “ada yg bisa saya bantu nona?” Tanya pelayan itu “apa menu istimewa disini?” tanyaku. Pelayan itu berpikir sebentar “anda bisa melihat cake cake nya dari kaca ini, semua yg tersedia hari ini dipajang disitu” jawab pelayan itu. Huh tak kreatif “blueberry moffin satu dan aku pesan mocha cream hangat” jawabku “baiklah “ jawab pelayan itu singkat. Setelah memakan hidangan aku membayarnya lalu berlari pulang kerumah…
* Kringggggggg* ah berisik sekali suara alarm ku , huh mengganggu saja. Kumatikan segera alarm ku dan tidur lagi. “Hyo Nei sampai kapan kau akan tidur?!?! Ini hari pertamamu menjadi anak SMU,Hyo Nei…..” teriak umma membangunkanku. Sial aku lupa ini hari pertamaku, segera aku mandi dan memakai seragam sekolah. Aku pun tergesa gesa saat sarapan. “umma, Hyo Nei berangkat dulu ya” pamitku “iya, baik baik disekolah ya” pesan umma “siap “ jawabku mantap. Akupun diantar supirku kesekolah baruku, KOREA INTERNATIONAL SCHOOL. Aku terpaksa sekolah disini karena telah didaftarkan oleh appa. Huh dasar appa menyebalkan sekali dia -__-
*dikelas*
“selamat pagi anak anak, perlu kalian ketahui bahwa sekarang adalah semester awal kalian. Semoga kalian betah disini dan……………………………” oceh guru itu, jujur aku tak mempedulikan ocehannya yg tentang basa basi. Untung saja disekolah ini ada klub basket wanita jadi aku bisa menerima untuk sekolah disini. Kalau tidak? Aku tak akan mau masuk walau sudah terlanjur daftar. Oh sedang perkenalan murid baru ya? Dan sekarang giliranku? Aku maju kedepan dengan langkah was was. Aku merasa diperhatikan seisi kelas ini “selamat pagi semuaaaa, namaku Kim Hyo Nei kalian bisa memanggilku Hyo Nei kok. Aku lulusan dari SMP Seoul dan banyak yg mengatakan bakatku di basket, pelajaran favoritku matematika, senang berkenalan dengan kalian semua” ujarku memperkenalkan diri. Setelah itu aku langsung duduk kembali ketempat. Meja disini tak berpasangan, tidak seru jadinya. Huh bosannnn sekali.
Akhirnya setelah pelajaran yg membosankan saatnya untuk istirahat, aku menuju ruang basket putri dan bersiap untuk mendaftarkan diri. Saat akan membuka pintu klub, pintu itu sudah terbuka duluan. Hey ada lelaki tampan haha tampangnya lumayang sih bisa dibilang tampan, ketika aku menatap matanya, mata kami saling menatap. Entah mengapa jantungku berdebar keras sekali. Buru buru aku masuk kedalam klub. Kebetulan ada test penempaan posisi. Aku memperkenalkan diriku dan aku mengatakan siap untuk dijadikan diposisi mana saja. Oke grup dibagi 2 kelompok. *priiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit bunyi peluit berbunyi dan aku melompat berusaha mengambil bola, benar saja aku mendapatkan bolanya. Lalu aku dengan gampangnya memasukkan bola. Perasaanku saja atau memang diklub basket ini hanya aku yg bersemangat? Oke 20 menit telah usai dan pengumuman regu inti dan posisi nanti sepulang sekolah, no problem jika begitu.
“hey aku Taeyon, salam kenal. Kau siapa?” kata anak gadis itu tiba tiba memperkenalkan diri. Dia cantik, badannya tak cocok untuk jadi atlet. Ia lebih pantas di klub lukis atau vocal atau dance “aku Hyo Nei, salam kenal juga taeyon” jawabku “kau anak baru? Kelas berapa?” Tanya taeyon “iya, kelas 1.2 kau taeyon?” aku balik bertanya “aku kelas 1.5, oh Hyo Nei tadi permainanmu hebat sekali. Aku yakin kau akan menjadi inti tim, apa kau bermain basket juga saat SMP?” Tanya taeyon “iya, aku dari dasar sudah bermain basket” jwbku “pantas sepertinya kau telah mahir” jawab aeyon bersemangat, “sampai jumpa pulang sekolah Hyo Nei” ujar taeyon “ ya sampai jumpa nanti taeyon “ ujarku. Akupun kembali kekelas dan mengikuti pelajaran yg membosankan. Tak ada matematika hari ini. Huh sangat membosankan sekali. Aku tak sabar menunggu bell pulang berbunyi.
Akhirnya pulang juga. Aku berlari menuju klub basket. Ternyata sudah pada berkumpul disana. Mrs Sooyoung yg menjadi pelatih mengumumkan nama anak kelas 1 yg menjadi inti dan diseleksi lagi untuk menjadi inti perwakilan sekolah “kelas 1.1 Yuri kau menjadi pemain bertahan, kelas 1.3 Lee Hyoen kau menjadi pemain bertahan, kelas 1.7 Yoona kau menjadi Center, kelas 1.5 taeyon kau menjadi penyerang dan terakhir kelas 1.2 Hyo Nei kau menjadi point guard dan penyetak angka” jelas mrs sooyoung. What?!?! Aku peran ganda? Asyiiiik tak apalah aku sudah terbiasa menjadi point guard. Lalu kami kelas 1 bermain melawan tim inti sekolah. Kami menang 61-59.
Setelah ganti baju, aku langsung kegerbang menunggu mobilku menjemput. “heeeey hallo yg digerbang” panggil seorang lelaki dari sekolah , aku pun menegok untuk melihat siapa yg memanggilku. Oh tidak cowok yg adi dipintu klub!!! Ia menghampiriku “hey kau hebat sekali permainannya. Kau handal dalam mengshoot bola dan tdk pernah meleset” ujar cowok itu “eh eh thanks” jawabku kikuk “oh maaf aku belum memperkenalkan diri, namaku siwon” ujar cowok itu, tiba tiba mobil ku datang “namaku Hyo Nei, sampai nanti ya sungmin ….” Ujarku sambil masuk ke mobil
********************************************************
Esoknya aku datang pertama dikelasku. Karena merasa bosan aku langsung pergi ke klub basket. Saat masuk ke lapangan berlatih, aku melihat siwon bermain basket melawan seorang lelaki. 1 lawan 1 ternyata. Astaga… dia jago sekali bermain basket. Aku pun jadi tertantang untuk melawannya. Dia berhasil melewati lelaki itu dan melakukan lay up yg membuat bola masuk “heyyyyy siwon, maukah kau melawanku?” ajakku sambil berteriak. Siwon pun langsung melihat kearahku dan tersenyum tipis “ baiklah, cepat kau ganti baju dulu Hyo Nei” jawab siwon. aku pun lgsg menuju kekamar ganti dan lgsg mengganti baju. Kulihat siwon telah siap.lelaki itu pun menjadi wasit. Pertarungan pun dimulai. Aku memegang bola. Sial siwon bagus sekali pertahanannya. Sulit bagiku menyetak angka. Lalu aku berlari kebelakang dan menembak bola. Tembakan 3 angka kuluncurkan dan…………………masuk “kau hebat hyo nei” jawab siwon. Aku pun hanya tersenyum “hey kau, lain kali saja kau bertandingannya, kulihat siwon sudah kelelahan” ujar lelaki wasit itu “baiklah, terima kasih” jawabku “hey kau hyo nei bukan? Point guard baru di tim inti? Namaku Yesung” ujar lelaki itu “saya hanya point guard kelas 1, salam kenal nama saya Kim Hyo Nei” jawabku “tidak, lihatlah ke papan pengumuman di klub disitu ada tim inti baru tahun ini yg menjadi perwakilan” ujar Yesung “baiklah, terima kasih” jawabku. Benarkah aku point guard terbaru? Aku langsung lari menuju papan pengumuman dan mendapati kertas yg ditempel. Benar kata Yesung, aku menjadi point guard. Yoona menjadi center, luna dari kelas 2.3 menjadi pemain bertahan 1, Yoohwe dari kelas 3.2 menjadi pemain bertahan 2 dan Mi jae dari kelas 3.7 menjadi penyerang.
********************************************************
Sudah 1.5 bulan aku menjadi tim inti, Tim basket ku masuk ke 4 besar babak penyelisihan tingkat daerah. Akupun sering pulang malam karena latihan tambahan. Nilaiku sedang sedang saja. Setiap pagi aku selalu berlatih dengan sungmin dan yesung, sahabatku.
Dikamar aku sedang mengerjakan PR mtk yg menurutku kelewat mudah. Setelah selesai mengerjakan PR aku mengambil ponselku dan melihat kontak di ponselku. KyuHyun… aku menyukainya sejak pertandingan pertamaku. Aku menulis pesan singkat kepada Kyuhyun
To : Kyuhyun
Hey apa kabar? Sedang apa kau?
Lalu kumasukkan nomor kyuhyun dan menekan tombol kirim. Oke sekarang aku hanya perlu menunggu ia membalas pesanku. Aku pun mengambil psp ku dan memainkan game basket. Kyuhyun, lelaki yg kusukai. Ia kelas 1.3 kelasnya pun disebelah kelasku. Ponselku pun berdering dan segera kubuka ponselku
From : Kyuhyun
Baik, kau sendiri? Aku baru saja menyelesaikan PR ku
Aku pun sepanjang malam terus menerus berkirim pesan dengan kyuhyun. Sampai aku pun tertidur lelap.
Esok paginya aku bersemangat ke sekolah. Setelah meletakkan tasku dikelas aku langsung berlari menuju lapangan basket. Disana ada siwon dan yesung sedang duduk santai ditengah lapangan “Heeeeyyyy siwon, yesuuuungggg selamat pagi” sapaku riang siwon pun menatap ku seperti menatap anak kecil yg baru saja diberi mainan “sepanjang malam tadi aku sms-an dengan kyuhyun hahaha senang sekali” kataku menjawab pertanyaan yg dipancarkan di ekspresi yesung “kyuhyun yg sekelas denganku itu bukan?” Tanya siwon “iya kau benar sekali” jawabku “oooh “ jawab siwon singkat “hey hyo nei jika kau jadian dengan kyuhyun jangan lupa kau traktir kita ya” kata yesung “enak saja… iya paling aku belikan permen untukmu” jawabku “dasar pelit” kata yesung “aku mau kekelas ya, aku merasa tak enak badan” ujar siwon tiba tiba lalu ia melewatiku dan menutup pintu klub “sepertinya tadi siwon baik baik saja” ujarku “ ya tadi pagi dia bahkan sangat semangat” tambah yesung. Aku pun duduk di ruangan klub bersama yesung sambil makan bekal sarapanku. Tiba tiba seseorang mengetuk pintu klub. Akupun membukanya dan terkejut melihat kyuhyun berdiri didepan pintu “emmmm hyo nei, maukah kau keluar denganku ketaman sepulang sekolah nanti? “ ajak kyuhyun. Duggg!!! Jantungku pun berdetak kencang sekali rasanya “b…ba..bba.. baiklaaah” jawabku kikuk “oiya jangan lupa ajak Yoona temanmu itu, ada temanku yg mau berkenalan dengannya.” Ujar kyuhyun “baiklah” jawabku. Kyuhyun pun berlalu dari hadapanku. Setelah ia pergi aku pun langsung berlari ke kelas 1.7 mencari Yoona “apakah Yoona sudah datang” teriakku saat sampai di kelas 1.7 “Yoona, kau dipanggil” kata temannya kepada yoona yg sedang piket kelas, yoona pun langsung berlari menuju ke arahku “ada apa hyo nei?” kata yoona “maukah kau menemaniku ketaman sepulang sekolah nanti?” ajakku “emm boleh saja” jawab yoona “baiklah terima kasih” ujarku sambil berlari menuju kekelas karena bell sudah berbunyi
********************************************************
Sepulang sekolah aku menunggu Yoona didepan pintu gerbang sekolah, tak lama kemudian yoona muncul “ayo kita ketaman” ajakku “eh iya baiklah” ujar yoona. Kami ketaman berjalan kaki. Sesampai ditaman aku melihat kyuhyun sendiri dibangku taman. Lalu aku menghampirinya “selamat sore” sapaku “selamat sore juga” jawab kyuhyun. Aneh, aku tak melihat temannya “mana temanmu itu?” Tanya ku “dia sedang ada urusan yg mendesak tadi” jawab kyuhyun enteng. Kami berjalan menuju kedai eskrim yg ada ditaman tersebut “siapa lelaki itu?” bisik yoona “itu kyuhyun, dia temanku kelas 1.3” jawabku “oh, dia tampan” kata yoona “aku tau itu” jawabku. Sesampai dikedai eskrim ia mebelikan kami ice cream rasa coklat vanilla lalu kami berbincang bincang sambil duduk di bangku taman. Mataku tak pernah lepas dari wajah kyuhyun. Setelah kurang lebih 2 jam kami pun pulang. Aku mengantar yoona kerumahnya setelah itu aku pulang kerumah dengan perasaan bahagia.
**************************************************************
“hey Hyo nei bagaimana kencanmu kemarin?” Tanya yesung saat aku masuk kelapangan basket “itu bukan kencan tau” kataku “oh bagaimana menurutmu kyuhyun? Kapan kau jadian?” Tanya Yesung “hey kau ini ada ada aja” jawabku. Siwon masuk kelapangan dengan ekspresi tak bersemangat “hey siwon, ada apa kau? Mengapa kau terlihat begitu tak bersemangat?” tanyaku “oh tidak kok, kudengar kau jalan dengan kyuhyun” kata siwon “eh kau ini hanya sekedar mengobrol ditaman saja” jawabku “benarkah?” Tanya siwon agak curiga “iya benar aku tak bohong” jawabku. Lalu ia bangkit dan mengajakku bermain basket. Akupun menerima tawaran itu…
*seminggu kemudian*
Sudah seminggu ini aku tak mendengar kabar dari kyuhyun. Ada apa dengannya? Biasanya bila aku mengirim pesan , ia akan menjawabnya tapi dia mengabaikannya. Padahal seminggu yg lalu kami mengobrol ria ditaman. Ada sesuatu yg terjadi pada kyuhyun…
Aku masuk sekolah dengan perasaan kacau balau. Huh ada apasih dengan kyuhyun? Aku selalu memikirkannya sampai aku tak konsenrasi belajar hari ini. Sepanjang jam sekolah aku terus mencoret coret halaman belakang bukuku dengan berbagai kata yg tidak jelas. Kyuhyun… kau kenapa? Mengapa kau tak membalas pesanku? Apa kau marah denganku? Tapi kenapa kau marah? Apa aku melakukan kesalahan?
Sepulang sekolah aku mampir sebentar ke lapangan basket. Saat aku mau masuk, aku melihat kyuhyun dengan yoona!!! Aku urungkan niatku dan aku mengintip apa yg mereka lakukan disana, “yoona, aku … selama ini menyukaimu” kata kyuhyun “tapi…. Bagaimana dengan Hyo Nei?” Tanya Yoona “ aku tak mengaggapnya apa apa” kata kyuhyun “selama ini, semenjak hari pertama sekolah aku selalu memperhatikanmu. Tapi aku tak tau bagaimana caraku bisa dekat denganmu, maka dari itu aku menyuruh Hyo Nei ketaman mengajakmu” lanjut kyuhyun “tapi……kurasa Hyo Nei punya perasaan denganmu” kata Yoona “tidak, kami hanya berteman saja. Tdk ada apa apa” jawab kyuhyun “saranghaeyo Yoona” lanjut kyuhyun, yoona pun mengeluarkan air mata dan mengalir dipipinya. Seketika kyuhyun langsung memeluk Yoona dengan erat “aku juga sayang padamu kyuhyun….” Jawab yoona dipelukkan kyuhyun
-bersambung-
* Kringggggggg* ah berisik sekali suara alarm ku , huh mengganggu saja. Kumatikan segera alarm ku dan tidur lagi. “Hyo Nei sampai kapan kau akan tidur?!?! Ini hari pertamamu menjadi anak SMU,Hyo Nei…..” teriak umma membangunkanku. Sial aku lupa ini hari pertamaku, segera aku mandi dan memakai seragam sekolah. Aku pun tergesa gesa saat sarapan. “umma, Hyo Nei berangkat dulu ya” pamitku “iya, baik baik disekolah ya” pesan umma “siap “ jawabku mantap. Akupun diantar supirku kesekolah baruku, KOREA INTERNATIONAL SCHOOL. Aku terpaksa sekolah disini karena telah didaftarkan oleh appa. Huh dasar appa menyebalkan sekali dia -__-
*dikelas*
“selamat pagi anak anak, perlu kalian ketahui bahwa sekarang adalah semester awal kalian. Semoga kalian betah disini dan……………………………” oceh guru itu, jujur aku tak mempedulikan ocehannya yg tentang basa basi. Untung saja disekolah ini ada klub basket wanita jadi aku bisa menerima untuk sekolah disini. Kalau tidak? Aku tak akan mau masuk walau sudah terlanjur daftar. Oh sedang perkenalan murid baru ya? Dan sekarang giliranku? Aku maju kedepan dengan langkah was was. Aku merasa diperhatikan seisi kelas ini “selamat pagi semuaaaa, namaku Kim Hyo Nei kalian bisa memanggilku Hyo Nei kok. Aku lulusan dari SMP Seoul dan banyak yg mengatakan bakatku di basket, pelajaran favoritku matematika, senang berkenalan dengan kalian semua” ujarku memperkenalkan diri. Setelah itu aku langsung duduk kembali ketempat. Meja disini tak berpasangan, tidak seru jadinya. Huh bosannnn sekali.
Akhirnya setelah pelajaran yg membosankan saatnya untuk istirahat, aku menuju ruang basket putri dan bersiap untuk mendaftarkan diri. Saat akan membuka pintu klub, pintu itu sudah terbuka duluan. Hey ada lelaki tampan haha tampangnya lumayang sih bisa dibilang tampan, ketika aku menatap matanya, mata kami saling menatap. Entah mengapa jantungku berdebar keras sekali. Buru buru aku masuk kedalam klub. Kebetulan ada test penempaan posisi. Aku memperkenalkan diriku dan aku mengatakan siap untuk dijadikan diposisi mana saja. Oke grup dibagi 2 kelompok. *priiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit bunyi peluit berbunyi dan aku melompat berusaha mengambil bola, benar saja aku mendapatkan bolanya. Lalu aku dengan gampangnya memasukkan bola. Perasaanku saja atau memang diklub basket ini hanya aku yg bersemangat? Oke 20 menit telah usai dan pengumuman regu inti dan posisi nanti sepulang sekolah, no problem jika begitu.
“hey aku Taeyon, salam kenal. Kau siapa?” kata anak gadis itu tiba tiba memperkenalkan diri. Dia cantik, badannya tak cocok untuk jadi atlet. Ia lebih pantas di klub lukis atau vocal atau dance “aku Hyo Nei, salam kenal juga taeyon” jawabku “kau anak baru? Kelas berapa?” Tanya taeyon “iya, kelas 1.2 kau taeyon?” aku balik bertanya “aku kelas 1.5, oh Hyo Nei tadi permainanmu hebat sekali. Aku yakin kau akan menjadi inti tim, apa kau bermain basket juga saat SMP?” Tanya taeyon “iya, aku dari dasar sudah bermain basket” jwbku “pantas sepertinya kau telah mahir” jawab aeyon bersemangat, “sampai jumpa pulang sekolah Hyo Nei” ujar taeyon “ ya sampai jumpa nanti taeyon “ ujarku. Akupun kembali kekelas dan mengikuti pelajaran yg membosankan. Tak ada matematika hari ini. Huh sangat membosankan sekali. Aku tak sabar menunggu bell pulang berbunyi.
Akhirnya pulang juga. Aku berlari menuju klub basket. Ternyata sudah pada berkumpul disana. Mrs Sooyoung yg menjadi pelatih mengumumkan nama anak kelas 1 yg menjadi inti dan diseleksi lagi untuk menjadi inti perwakilan sekolah “kelas 1.1 Yuri kau menjadi pemain bertahan, kelas 1.3 Lee Hyoen kau menjadi pemain bertahan, kelas 1.7 Yoona kau menjadi Center, kelas 1.5 taeyon kau menjadi penyerang dan terakhir kelas 1.2 Hyo Nei kau menjadi point guard dan penyetak angka” jelas mrs sooyoung. What?!?! Aku peran ganda? Asyiiiik tak apalah aku sudah terbiasa menjadi point guard. Lalu kami kelas 1 bermain melawan tim inti sekolah. Kami menang 61-59.
Setelah ganti baju, aku langsung kegerbang menunggu mobilku menjemput. “heeeey hallo yg digerbang” panggil seorang lelaki dari sekolah , aku pun menegok untuk melihat siapa yg memanggilku. Oh tidak cowok yg adi dipintu klub!!! Ia menghampiriku “hey kau hebat sekali permainannya. Kau handal dalam mengshoot bola dan tdk pernah meleset” ujar cowok itu “eh eh thanks” jawabku kikuk “oh maaf aku belum memperkenalkan diri, namaku siwon” ujar cowok itu, tiba tiba mobil ku datang “namaku Hyo Nei, sampai nanti ya sungmin ….” Ujarku sambil masuk ke mobil
********************************************************
Esoknya aku datang pertama dikelasku. Karena merasa bosan aku langsung pergi ke klub basket. Saat masuk ke lapangan berlatih, aku melihat siwon bermain basket melawan seorang lelaki. 1 lawan 1 ternyata. Astaga… dia jago sekali bermain basket. Aku pun jadi tertantang untuk melawannya. Dia berhasil melewati lelaki itu dan melakukan lay up yg membuat bola masuk “heyyyyy siwon, maukah kau melawanku?” ajakku sambil berteriak. Siwon pun langsung melihat kearahku dan tersenyum tipis “ baiklah, cepat kau ganti baju dulu Hyo Nei” jawab siwon. aku pun lgsg menuju kekamar ganti dan lgsg mengganti baju. Kulihat siwon telah siap.lelaki itu pun menjadi wasit. Pertarungan pun dimulai. Aku memegang bola. Sial siwon bagus sekali pertahanannya. Sulit bagiku menyetak angka. Lalu aku berlari kebelakang dan menembak bola. Tembakan 3 angka kuluncurkan dan…………………masuk “kau hebat hyo nei” jawab siwon. Aku pun hanya tersenyum “hey kau, lain kali saja kau bertandingannya, kulihat siwon sudah kelelahan” ujar lelaki wasit itu “baiklah, terima kasih” jawabku “hey kau hyo nei bukan? Point guard baru di tim inti? Namaku Yesung” ujar lelaki itu “saya hanya point guard kelas 1, salam kenal nama saya Kim Hyo Nei” jawabku “tidak, lihatlah ke papan pengumuman di klub disitu ada tim inti baru tahun ini yg menjadi perwakilan” ujar Yesung “baiklah, terima kasih” jawabku. Benarkah aku point guard terbaru? Aku langsung lari menuju papan pengumuman dan mendapati kertas yg ditempel. Benar kata Yesung, aku menjadi point guard. Yoona menjadi center, luna dari kelas 2.3 menjadi pemain bertahan 1, Yoohwe dari kelas 3.2 menjadi pemain bertahan 2 dan Mi jae dari kelas 3.7 menjadi penyerang.
********************************************************
Sudah 1.5 bulan aku menjadi tim inti, Tim basket ku masuk ke 4 besar babak penyelisihan tingkat daerah. Akupun sering pulang malam karena latihan tambahan. Nilaiku sedang sedang saja. Setiap pagi aku selalu berlatih dengan sungmin dan yesung, sahabatku.
Dikamar aku sedang mengerjakan PR mtk yg menurutku kelewat mudah. Setelah selesai mengerjakan PR aku mengambil ponselku dan melihat kontak di ponselku. KyuHyun… aku menyukainya sejak pertandingan pertamaku. Aku menulis pesan singkat kepada Kyuhyun
To : Kyuhyun
Hey apa kabar? Sedang apa kau?
Lalu kumasukkan nomor kyuhyun dan menekan tombol kirim. Oke sekarang aku hanya perlu menunggu ia membalas pesanku. Aku pun mengambil psp ku dan memainkan game basket. Kyuhyun, lelaki yg kusukai. Ia kelas 1.3 kelasnya pun disebelah kelasku. Ponselku pun berdering dan segera kubuka ponselku
From : Kyuhyun
Baik, kau sendiri? Aku baru saja menyelesaikan PR ku
Aku pun sepanjang malam terus menerus berkirim pesan dengan kyuhyun. Sampai aku pun tertidur lelap.
Esok paginya aku bersemangat ke sekolah. Setelah meletakkan tasku dikelas aku langsung berlari menuju lapangan basket. Disana ada siwon dan yesung sedang duduk santai ditengah lapangan “Heeeeyyyy siwon, yesuuuungggg selamat pagi” sapaku riang siwon pun menatap ku seperti menatap anak kecil yg baru saja diberi mainan “sepanjang malam tadi aku sms-an dengan kyuhyun hahaha senang sekali” kataku menjawab pertanyaan yg dipancarkan di ekspresi yesung “kyuhyun yg sekelas denganku itu bukan?” Tanya siwon “iya kau benar sekali” jawabku “oooh “ jawab siwon singkat “hey hyo nei jika kau jadian dengan kyuhyun jangan lupa kau traktir kita ya” kata yesung “enak saja… iya paling aku belikan permen untukmu” jawabku “dasar pelit” kata yesung “aku mau kekelas ya, aku merasa tak enak badan” ujar siwon tiba tiba lalu ia melewatiku dan menutup pintu klub “sepertinya tadi siwon baik baik saja” ujarku “ ya tadi pagi dia bahkan sangat semangat” tambah yesung. Aku pun duduk di ruangan klub bersama yesung sambil makan bekal sarapanku. Tiba tiba seseorang mengetuk pintu klub. Akupun membukanya dan terkejut melihat kyuhyun berdiri didepan pintu “emmmm hyo nei, maukah kau keluar denganku ketaman sepulang sekolah nanti? “ ajak kyuhyun. Duggg!!! Jantungku pun berdetak kencang sekali rasanya “b…ba..bba.. baiklaaah” jawabku kikuk “oiya jangan lupa ajak Yoona temanmu itu, ada temanku yg mau berkenalan dengannya.” Ujar kyuhyun “baiklah” jawabku. Kyuhyun pun berlalu dari hadapanku. Setelah ia pergi aku pun langsung berlari ke kelas 1.7 mencari Yoona “apakah Yoona sudah datang” teriakku saat sampai di kelas 1.7 “Yoona, kau dipanggil” kata temannya kepada yoona yg sedang piket kelas, yoona pun langsung berlari menuju ke arahku “ada apa hyo nei?” kata yoona “maukah kau menemaniku ketaman sepulang sekolah nanti?” ajakku “emm boleh saja” jawab yoona “baiklah terima kasih” ujarku sambil berlari menuju kekelas karena bell sudah berbunyi
********************************************************
Sepulang sekolah aku menunggu Yoona didepan pintu gerbang sekolah, tak lama kemudian yoona muncul “ayo kita ketaman” ajakku “eh iya baiklah” ujar yoona. Kami ketaman berjalan kaki. Sesampai ditaman aku melihat kyuhyun sendiri dibangku taman. Lalu aku menghampirinya “selamat sore” sapaku “selamat sore juga” jawab kyuhyun. Aneh, aku tak melihat temannya “mana temanmu itu?” Tanya ku “dia sedang ada urusan yg mendesak tadi” jawab kyuhyun enteng. Kami berjalan menuju kedai eskrim yg ada ditaman tersebut “siapa lelaki itu?” bisik yoona “itu kyuhyun, dia temanku kelas 1.3” jawabku “oh, dia tampan” kata yoona “aku tau itu” jawabku. Sesampai dikedai eskrim ia mebelikan kami ice cream rasa coklat vanilla lalu kami berbincang bincang sambil duduk di bangku taman. Mataku tak pernah lepas dari wajah kyuhyun. Setelah kurang lebih 2 jam kami pun pulang. Aku mengantar yoona kerumahnya setelah itu aku pulang kerumah dengan perasaan bahagia.
**************************************************************
“hey Hyo nei bagaimana kencanmu kemarin?” Tanya yesung saat aku masuk kelapangan basket “itu bukan kencan tau” kataku “oh bagaimana menurutmu kyuhyun? Kapan kau jadian?” Tanya Yesung “hey kau ini ada ada aja” jawabku. Siwon masuk kelapangan dengan ekspresi tak bersemangat “hey siwon, ada apa kau? Mengapa kau terlihat begitu tak bersemangat?” tanyaku “oh tidak kok, kudengar kau jalan dengan kyuhyun” kata siwon “eh kau ini hanya sekedar mengobrol ditaman saja” jawabku “benarkah?” Tanya siwon agak curiga “iya benar aku tak bohong” jawabku. Lalu ia bangkit dan mengajakku bermain basket. Akupun menerima tawaran itu…
*seminggu kemudian*
Sudah seminggu ini aku tak mendengar kabar dari kyuhyun. Ada apa dengannya? Biasanya bila aku mengirim pesan , ia akan menjawabnya tapi dia mengabaikannya. Padahal seminggu yg lalu kami mengobrol ria ditaman. Ada sesuatu yg terjadi pada kyuhyun…
Aku masuk sekolah dengan perasaan kacau balau. Huh ada apasih dengan kyuhyun? Aku selalu memikirkannya sampai aku tak konsenrasi belajar hari ini. Sepanjang jam sekolah aku terus mencoret coret halaman belakang bukuku dengan berbagai kata yg tidak jelas. Kyuhyun… kau kenapa? Mengapa kau tak membalas pesanku? Apa kau marah denganku? Tapi kenapa kau marah? Apa aku melakukan kesalahan?
Sepulang sekolah aku mampir sebentar ke lapangan basket. Saat aku mau masuk, aku melihat kyuhyun dengan yoona!!! Aku urungkan niatku dan aku mengintip apa yg mereka lakukan disana, “yoona, aku … selama ini menyukaimu” kata kyuhyun “tapi…. Bagaimana dengan Hyo Nei?” Tanya Yoona “ aku tak mengaggapnya apa apa” kata kyuhyun “selama ini, semenjak hari pertama sekolah aku selalu memperhatikanmu. Tapi aku tak tau bagaimana caraku bisa dekat denganmu, maka dari itu aku menyuruh Hyo Nei ketaman mengajakmu” lanjut kyuhyun “tapi……kurasa Hyo Nei punya perasaan denganmu” kata Yoona “tidak, kami hanya berteman saja. Tdk ada apa apa” jawab kyuhyun “saranghaeyo Yoona” lanjut kyuhyun, yoona pun mengeluarkan air mata dan mengalir dipipinya. Seketika kyuhyun langsung memeluk Yoona dengan erat “aku juga sayang padamu kyuhyun….” Jawab yoona dipelukkan kyuhyun
-bersambung-
pictures in boys in city 3 photo book (part 1)
Langganan:
Postingan (Atom)
Diposting oleh




















































