tahun ajaran baru bagiku, pertama kali aku jadi senior di masa SMA. Ya, aku sekarang kelas 2 SMA, bukan lagi kelas 1 atau junior lagi. Aku bersiap siap kesekolah. Kutunggu kakakku, Eunhyuk oppa, yang masih sibuk dengan sarapannya. “oppa….cepetan sedikit napa” kataku “bentar…tanggung kalau ga diabisin” kata eunhyuk “lagian sih oppa bangun siang” gerutuku “yeee jangan salahin aku dong, salahmu dong ga bangunin aku” kata eunhyuk oppa memprotes. Kuputuskan untuk menunggu diteras depan. Daripada aku berdebat dengannya. Hari ini aku akan mengorientasi anak anak baru disekolah, karena aku termasuk pengurus osis disekolahku. “ayo berangkat…bengong mulu…masih pagi juga” kata eunhyuk oppa yang tiba tiba muncul “aishhh oppa…ayok ayok” kataku. oppaku masih kelas3 disekolah yang sama denganku. Yaitu Shinhwa school. Anak kelas 3 dilarang mengikuti kegiatan osis karena diharapkan serius dengan pelajaran akhir mereka dimasa SMA ini. dulu waktu aku masih kelas 1, oppaku sendiri yang ngerjain aku saat kegiatan orientasi. Kata oppaku, aku lucu jika sedang kesal.
Kami tiba disekolah 15 menit sebelum sekolah dimulai. Oppaku memarkir mobilnya diparkiran. Ya, hanya anak anak kelas 3 saja yang diperbolehkan membawa mobil, ada juga anak kelas 2 yang boleh membawa mobil tapi itu hanya beberapa orang saja yang diperbolehkan, termasuk aku, namun aku lebih memilih menumpang dengan eunhyuk oppa karena aku malas menyetir. Aku kebagian mengorientasi siswa kelas 1.1. dengan segera aku menuju kelas 1.1. partnerku adalah Kyuhyun, si ketua osis dan Hyemi, sekretaris osis sekaligus sahabatku sendiri. Aku menjabat sebagai sie kesenian diosis. Saat masuk kekelas 1.1 kulihat Kyuhyun sudah ada dimeja tempat biasa para guru duduk, dia menatap kepenjuru kelas. siswa kelas 1 pun ketakutan melihat wajah garang kyuhyun. Ya, kyuhyun memang terkenal cuek, dingin, pendiam dan tertutup. Hanya pada donghae, Sungmin oppa dan Wookie saja ia terbuka. Sungmin oppa adalah kakak Hyemi yang juga masih kelas 3. Ia sekarang adalah Neomjachingu-ku. Sedangkan Wookie adalah sahabat kyuhyun sejak kecil. Ia juga tetangga kyuhyun, pantas saja mereka bisa dekat.
“baiklah…untuk kegiatan pertama…kalian perkenalkan diri kalian masong-masing” kata Kyuhyun dengan suara bassnya. Anak kelas 1 pun memperkenalkan dirinya. Semua tampak biasa padaku, kecuali Taemin, anak kelas 1 yang bernama Lee Taemin itu. Wajahnya tak menunjukan ketegangan, seperti yang lainnya. Ia terlihat ceria ceria saja. Seakan tak melihat kyuhyun yang super dingin itu. “mana Hyemi?” tanya kyu padaku “entahlah..” kataku tak tau “kau jaga kelas, aku cari Hyemi dulu” kata kyu sambil keluar kelas “noona!!! Perkenalkan dirimu donggg!!!” teriak siswa bernama Taemin itu padaku. aku hanya tersenyum “Annyeonghaseyo… Han Jehwa imnida. Senang bisa berkenalan dengan kalian semua. Kalian bisa memanggilku jehwa noona atau jehwa onnie. Aku dari kelas 2.1, disini bersama partnerku Cho Kyuhyun dan Han Hyemi aku akan menjadi pembimbing kalian dalam orientasi siswa selama 3 hari kedepan, ada pertanyaan?” kataku sambil tersenyum. “Noona…apakah noona sudah memiliki kekasih?” kata Taemin itu blak-blakkan. Aku terlonjak kaget mendengar pertanyaannya “ne…aku sudah punya kau. Kenapa memang? Kau mau daftar Taemin?” kataku bercanda “ya kalau belum punya ya aku daftar lah” kata taemin jujur dan polos “kau pintar bercanda ya” kataku. “onnie, kekasih onnie namanya siapa?” kata Sulli, salah satu siswi dikelas ini “dia sudah kelas 3 kok, kau penasaran memangnya?” kataku pada sulli “ne…aku penasaran noona” sambung taemin “memangnya penasaran karna apa? Ah kalian masih baru disini. Nanti juga kalian tau” kataku “aku penasaran apakah kekasih noona lebih tampan daripadaku? Aku kan dinobatkan sebagai lelaki terganteng disekolahku dulu” kata taemin dengan pedenya.
“Ya!!! kyu!!! Aishhh ketua…..ampun!!!! aku tak akan terlambat lagi” kata Hyemi yang kupingnya dijewer oleh kyuhyun dan diseret kekelas dengan kuping yang masih dijewer “sungmin oppa yang membuatku terlambat!!! Dia bangun telat padahal sudah kubangunkan dia berkali kali” kata hyemi memberikan alasannya mengapa ia terlambat “HYA!!! Jehwa!!! Gara gara Neomjachingu-mu itu aku jadi dijewer kyuhyun seperti ini kan….aaaaah kyu sakit…..lepaskan aishhhh kyu telingaku merah kan!!!” kata hyemi sambil terus mengaduh kesakitan “lain kali jangan harap ada ampunan untukmu” kata Kyuhyun pda hyemi, lalu ia melepaskan jewerannya “aishhh…kau ini kyu…apa perlu kekerasan dalam menghukum anak yang terlambat?” protes hyemi “kau selalu terlambat…” kata kyuhyun dingin. “Cho Kyuhyun imnida…ketua osis Shinhwa school. Jika tak mau bernasib seperti hyemi, jangan macam macam padaku” kata kyuhyun memperkenalkan dirinya dengan dingin. “Han Hyemi imnida…sekretaris osis. Jangan dengarkan kyu, dia sangat galak. Wajar tak ada yang menyukainya walau wajahnya lumayan” kata hyemi, membalas sindiran Kyu, anak anak hanya tertawa melihat tingkah mereka berdua “apa hyemi onnie dan kyu oppa berpacaran?” tanya salah satu siswi yang bernama Krystal “aniyo….amit amit pacaran dengan dia, neomjachingu-ku lebih baik daripadanya” bantah hyemi. Kyu hanya terdiam sambil memeriksa nametag siswa dikelas ini
**
Sebulan kemudian…
“kau tak bareng hyukkie?” kata sungmin oppa, ia menghampiriku yang sedang berdiri digerbang sekolah “hyukkie oppa sedang latihan dance untuk kejuaraan nanti. Aku disuruh menunggunya sampai ia selesei” kataku “tapi dia bisa berlatih sampai malam…kau mau kuantar saja?” kata sungmin oppa “tapi…bagaimana dengan hyemi? Ia pulang dengan siapa?” kataku “ia bisa dengan donghae, ataupun dengan wookie” kata sungmin oppa “yuk…kita pulang” kata sungmin oppa sambil tersenyum padaku. aku mengikutinya sampai ketempat dimana mobilnya diparkir.
“kegiatanku membuatmu jarang melihat dan bertemu denganku ya? kau tak apa apa?” kata sungmin oppa sambil menyetir “ne…gwenchanna oppa. Aku mengerti kok kegiatan anak kelas 3 itu super padat. Itulah yang dikatakan hyukkie oppa padaku” kataku “jika aku lulus nanti, bagaimana dengan kita?” kata sungmin oppa padaku. aku menghela nafas panjang, inilah obrolan yang paling kubenci, masa depan. Hubunganku dengan sungmin oppa setelah ia lulus. Entah mengapa aku sangat malas membahasnya “ikuti saja sesuai dengan berjalannya waktu” kataku datar, kusembunyikan ekspresi kesalku dihadapannya. “baiklah” katanya singkat. Obrolan yang tadi hangat tiba tiba langsung diam membisu sampai kami tiba dirumahku. “Jaga dirimu baik baik” kata sungmin oppa sebelum ia meninggalkanku. aku langsung masuk kerumah dan menghela nafas. Apa ia sudah bosan denganku? Apa ia menginginkan hal lain dariku? Ataukah ia ingin mengakhirinya?
**
“kau yakin ingin terus berhubungan dengan Jehwa?” kata hyukkie oppa, sepertinya ia mengobrol lewat telpon rumah dan sepertinya obrolannya cukup penting, kuangkat telpon yang ada dikamarku, sengaja menguping pembicaraan mereka “aku tak tega menolaknya waktu itu….” kata suara sungmin oppa “mengapa kau tak katakana sejujurnya? Jika jehwa tau kau mencintai gadis lain, ia akan sangat sakit hati. Lebih baik kau katakan yang sebenarnya sekarang sebelum kau terlambat” kata hyukkie oppa “aku tak tega…ia sangat baik padaku, aku tak ingin membuatnya sedih. Lagipula ia sangat dekat dengan adikku, jika aku memutuskannya aku takut persahabatan mereka menjadi renggang karenaku” kata sungmin oppa “ya!!! kau harus jujur, setidaknya cari alasan yang tepat agar ia bisa menerimanya” kata eunhyuk oppa “mengapa kau membantuku hyuk? Walau ini menyakiti perasaan adikmu sendiri” tanya sungmin oppa “aku hanya tak mau kau menyukai adikku dengan terpaksa, aku hanya ingin ada orang yang menyukainya dengan tulus” jawab hyukkie oppa “hahaha kau ini bisa saja. Ternyata kau oppa yang baik untuk Jehwa” kata sungmin oppa. Kututup telponnya, aku tak kuat lagi menguping pembicaraan antara sungmin dan eunhyuk oppa. Aku menangis dikamar. Apakah sungmin oppa hanya menerima ku menjadi neomjachingu-nya karena ia tak tega menolakku? Apakah aku salah hanya menyatakan perasaanku padanya waktu itu? aku tak bisa memendamnya…daripada aku gila sendiri mending aku mengungkapkannya langsung. Dan mengapa hyukkie oppa tak memberi tahukan ini semua padaku?
**
Dihari sabtu ini, aku ada rencana kencan dengan sungmin oppa. Aku mengenakan kaus panjang berwarna belang putih biru, dan juga rompi berwarna biru, kugunakan jeans berwarna biru dongker dan aku memakai sepatu tali. “oppa…aku pinjam mobil” kataku pada hyukkie oppa “ne…kuncinya dimeja belajarku. Ambil sendiri” kata hyukkie oppa yang matanya masih menatap layar tv. Pasti nnton yadong, kerjaan hyukkie oppa hanya itu diakhir pekan, jika ada paling juga kegiatan klub dance atau kerumah donghae, numpang main games dan tidur. “kau mau kencan dengan Minnie?” kata hyukkie oppa “ne…” kataku singkat “mengapa ia tak menjemputmu?” kata hyukkie oppa “aku yang minta agar ia tak menjemputku. entah mengapa aku sedang ingin membawa mobil saja” kataku “jangan lupa bensinnya diisiin, full ya” pinta hyukkie oppa “sip, aku berangkat ya oppa…” kataku seraya keluar dari rumah. Aku masuk kedalam mobil dan menyalakannya. Setelah itu aku mengemudi menuju sungai han, tempat yang sengaja kupilih untuk kencan ini.
Aku sampai disungai han, tampak disana sungmin oppa sudah menungguku. Ia mengenakan kemeja kotak kotak berwarna coklat dan memakai celana panjang coklat, ia menggunakan cardigan juga karna cuaca agak dingin hari ini “hey jehwa…bagaimana kabarmu?” sambut sungmin oppa seraya memelukku. Aku berusaha menghindar dari pelukannya namun tak berhasil. “oppa….ada yang perlu kukatakan” kataku dalam pelukannya “ehem? Katakan saja” kata sungmin oppa “oppa…aku mau mengakhiri hubungan ini” kataku sambil menahan sakit yang ada dihatiku. Sungmin oppa langsung melepaskan pelukannya dan menatapku tak percaya “jangan bercanda….kau sudah gila ya?” kata sungmin oppa kaget “tidak…aku serius” kataku mantap, mataku menatap tajam kearah matanya, berusaha meyakinkannya “kau menyukai gadis lain kan? Mengapa kau harus memaksakan jadian denganku? Kejarlah gadis itu…jangan sampai kehilangannya” kataku “apa hyukkie mengatakannya?” kata sungmin oppa “tidak…aku mengetahuinya sendiri” kataku sambil berusaha menahan air mataku yang hendak jatuh “mungkin ini adalah kencan terakhir kita…maaf bila selama ini aku terus memaksa oppa. Aku tak akan menjauh Hyemi. Aku kan sudah bersahabat dengannya dari lama. Jaga diri oppa baik baik” kataku, air mata yang sudah kutahan sekuat tenaga jatuh membasahi pipiku. Aku segera pergi, meninggalkan sungmin oppa yang tetap terdiam karena shock. Mungkin akulah yang harus mengakhirinya, karena jika aku tak melakukannya, maka sungmin oppa akan terjebak selamanya denganku. Karena kutau, sungmin oppa bukanlah tipe orang yang tega dan jujur pada perasaannya sendiri
**
Aku duduk dikelas, tanpa memikirkan apa apa. Aku yakin keputusanku tepat. Karena jika aku memaksannya, aku sama saja orang jahat yang membuat orang membohongi perasaannya sendiri. Walau aku yang sakit hati, namun aku ikhlas demi orang yang benar benar kusayangi.
“Jehwa-ah!!!!! APA BENAR KAU PUTUS DENGAN SUNGMIN OPPA?” teriak hyemi dipintu, kulihat ia baru datang, nafasnya tak teratur karna kuyakin ia berlari sepanjang koridor. Semua mata dikelas 2.1 langsung tertuju padaku. yuri yang sedang mengobrol dengan yoona langsung kaget dan menatapku, kyuhyun yang sedang membaca buku langsung menutup bukunya, dan memandangku, sedangkan Hyemi yang baru saja datang dan berteriak teriak gajelas langsung menghampiriku “EH!!!KAU BERCANDA KAN!!! Jehwa-ah…jangan bilang kau serius” kata hyemi “dasar babo…gara gara kau semua orang dikelas jadi tau kan” kataku, berusaha agar nada suaraku tetap santai “ya tapi aish….mengapa kau memutuskannya?” kata hyemi penasaran “tanyakan saja pada kakakmu sendiri” kataku sambil memasang earphone ku dan menyetelnya dalam volume maksimum agar aku tak mendengar semua ceramah atau ocehan dari Hyemi.
**
“sekarang ada rapat osis” kata kyu yang tanpa kusadari berada dihadapanku “mwo? Sekarang?” kataku, jam sekolah telah usai dan anak anak sudah akan pulang “ne…kau harus ikut” kata kyu, tumben sekali ia mewajibkanku ikut rapat, biasanya dia tak peduli anggota osis akan ikut atau tidak, bahkan terkadang ia sendiri yang mengerjakan tugas osis. “tapi….nanti aku pulang dengan siapa? Hyukkie oppa tak mungkin mau menunggu” kataku “kau pulang denganku saja. Aku bawa mobil kok” kata kyu “benar? Oh yasudah” kataku pasrah karena aku takut oleh tatapannya yang sangat tajam. Aku keruang rapat dengan kyu. Benar kataku…hanya beberapa anggota yang rajin saja yang hadir dalam rapat. Taemin, anak kelas 1 yang ikut menjadi anggota osis yang baru pun ikut juga “noona, aku tak pernah melihatmu semenjak orientasi dulu” kata taemin “ah kau ini, aku sibuk tau…memangnya aku perlu meluangkan waktuku untukmu?” tanyaku pada taemin “ah noona….eh aku mau melihat neomjachingu-mu noona…aku penasaran dengannya” kata taemin tiba tiba.aku shock dan kaget oleh perkataannya. Air mataku ingin jatuh karena ia menyinggung masalah ini lagi. “hey taemin..jangan berisik. Kau mau kukeluarkan dari osis?” kata kyu tiba tiba menegur taemin “mianhaeyo hyung….tak akan kuulangi lagi” kata taemin menyesal. Aneh…baru kali ini ia menegur orang jika berisik. Sebelumnya ia belum pernah menegurnya.
“Noona, apa noona jadian dengan kyuhyun hyung?” kata taemin seusai rapat “mwo????jadian? mimpi apa aku semalam?” kataku kaget “abisnya tadi noona dengan kyu hyung bareng sih keruang rapat. Aku kan cemburu” kata taemin “haha kau ini bisa saja. Bagaimana bisa kau cemburu? Memangnya kau suka denganku?” kataku sambil tertawa “ih noona, dibilangin ga percayaan banget sih. Aku pulang dulu ya noona, sopirku sudah menjeput. Sampai jumpa…” kata taemin. “kau sudah selesei dengan anak kecil itu?” kata kyu dari belakangku “ah ne…ayo pulang” kataku. kami berjalan menelusuri koridor dan keluar dari gedung sekolah “kau tunggu disini, aku ambil mobil dulu” kata kyu. Aku menunggu didepan gerbang sekolah menunggu kyu yang sedang keparkiran mengambil mobil
“kau masih disini?” tanya seseorang dari belakang. aku tau itu dia…tanpa menengok kebelakang pun aku mengetahui suaranya yang khas “ne…oppa juga?” kataku “begitulah, aku habis searching buku diperpus” kata sungmin oppa “kau tak bareng hyukkie? Tadi kulihat ia sudah pulang duluan” kata sungmin oppa “tidak. Aku tadi ada rapat” kataku datar. Aku tak berani menatap sungmin oppa semenjak kejadian kemarin “mau kuantar?” tanya sungmin oppa. Aku hanya terdiam. Biasanya jika aku tak bareng hyukkie oppa aku akan diantar oleh sungmin oppa. Namun sekarang ia sudah bukan siapa siapaku lagi. “aku yang akan mengantarnya hyung…” kata kyu yang tiba tiba muncul. “oh begitu, hati hati dijalan” kata sungmin oppa dengan nada lirih dan ia meninggalkan kami “ayo…kau mau pulang tidak?” kata kyu “ah iya…” kataku seraya mengikuti kyu dan masuk kedalam mobilnya.
**
Keesokan harinya…
Aku bersiap siap kesekolah. Aku keluar kamar dan melihat hyukkie oppa sedang menyiapkan sarapannya. Aku duduk dimeja makan, menunggu sarapan siap. “kau menguping ya?” tanya hyukkie oppa disela sela kegiatannya menyiapkan sarapan “menguping? Menguping apa?” tanyaku bingung “pembicaraanku dengan si Minnie ditelpon” kata hyukkie oppa “ne…memangnya salah apa jika aku tak mengetahuinya?” kataku datar “tidak…aku bangga saja padamu. Kau rela melepaskan dia padahal kau sangat menyayanginya” kata hyukkie oppa, sekarang ia meletakkan sarapan yang sudah jadi dihadapanku “aku tak mau orang berpacaran denganku dengan terpaksa” kataku “masih banyak orang yang menyayangimu, kenapa kau tak pacaran dengan Taemin saja? Dia sepertinya sangat menyukaimu” kata hyukkie oppa sambil memakan sarapannya “tidak…dia terlalu muda denganku” kataku “bagaimana dengan Kyu? Dia lumayan tampan dan dia sepertinya sangat peduli padamu” kata hyukkie oppa “mwo? Kyu? Oppa sedang bercanda apa? Sejak kapan ia peduli padaku?” kataku kaget “kemarin ia kan mengantarmu pulang, berarti ia peduli dong padamu” kata hyukkie oppa “hanya mengantar oppa… ia yang memaksaku ikut rapat. Ia juga yang harus bertanggung jawab agar aku bisa pulang” kataku
Ting tong…
“siapa sih yang bertamu pagi pagi seperti ini?” gerutu hyukkie oppa, ia beranjak dari duduknya dan segera membukakan pintu. Aku melanjutkan kegiatan memakan sarapanku dengan tenang tanpa gangguan dari hyukkie oppa. “Jehwa…ada kyuhyun tuh…” kata hyukkie oppa seraya berjalan menuju meja makan dan duduk melanjutkan sarapannya “mwo? Oppa serius?” kataku tak percaya “ne…dia menjemputmu tuh. Sudah sana kau berangkat…jangan biarkan dia menunggumu” kata hyukkie oppa “YA!!! oppa sedang mengerjaiku ya?” kataku masih tak percaya. “jika kau tak percaya lihat saja siapa yang menunggumu diteras” kata oppaku yang ngeselin ini. aku langsung mengecek dan kutemukan sosok Kyuhyun sedang menungguku diteras. “selamat pagi…” katanya sambil tersenyum malu malu. DEG!! Sejak kapan dia bisa tersenyum? Seumur umur aku baru melihatnya tersenyum seperti itu “YA~ kau mau apa kemari?” kataku “berangkat bareng denganmu” katanya santai. Tatapan dimatanya sangat ramah, tak seperti biasanya yang selalu menatapku dingin dan tajam “kau masih ngantuk atau apa? Atau kau kerasukan sesuatu?” kataku masih tak percaya kyuhyun bisa bersikap sehangat ini padaku “sudahlah…ambil tasmu. Kita berangkat bareng” kata kyuhyun. Aku pun menurut saja. Ia menuntunku keaudi hitamnya dan membukakan pintu mobil untukku. Aku pun menurut dan masuk kedalam mobilnya.
“tumben kau bisa tersenyum” kataku saat dijalan “kadang aku bosan menjadi sosok yang tertutup” kata kyuhyun “lalu…mengapa kau menjemputku pagi ini?” tanyaku penasaran “aku butuh teman agar aku tak kesepian” katanya “tetapi..mengapa harus aku? Mengapa tak yang lain saja?” kata ku “kau keberatan memangnya?” tanya kyu “ehm…tidak juga” kataku jujur “bagaimana mimpimu semalam?” kata kyu “seperti biasa, aku lupa tadi malam aku mimpi apa” kataku jujur “aku kadang bosan…mengapa banyak orang yang menghindariku. Apa karna image ku yang dingin ini? apa salah jika aku seperti ini?” tanya kyu tiba tiba. “ehm…jujur kyu aku dulu takut padamu. Kau seperti manusia yang tak punya perasaan saja. Itulah yang membuatku takut” kataku “apa orang lain mempunyai alasan yang sama denganmu?” kata kyu “entahlah…kurasa” kataku. kami sampai disekolah. Lagi lagi kyu membukakan pintu untukku. Aku keluar dari mobilnya. Lalu kami berjalan bersama menuju kelas. sepanjang koridor sekolah aku merasakan banyak orang yang mmeperhatikan kami “kyu…banyak yang memerhatikan kita” bisikku pada kyu “biarlah…mereka hanya iri kok” balas kyu sambil tersenyum. Kurasa mungkin ini pertama kalinya kyuhyun tersenyum disekolah, dan ini kedua kalinya aku melihat senyumannya.
**
“Noona….bisa bicara sebentar?” kata taemin saat istirahat. “baiklah…aku akan mendengarkan” kataku santai “aku mau kita bicara berdua saja” kata taemin memaksaku. Aku melihat kearah donghae, hyemi dan kyuhyun yang satu meja denganku. Donghae dan hyemi mengangguk saja, membiarkan aku berdua dengan Taemin. Sedangkan Kyuhyun hanya menatapku tajam, seperti biasa. Aku pun ikut dengan Taemin, ia mengajakku ke perpustakaan, perpustakaan tampak sepi saat istirahat. “noona…apakah kau benar benar tak jadian dengan kyuhyun hyung?” kata taemin “ne…aku dan dia hanya teman.memangnya kenapa?” tanyaku pada taemin “ah tidak, aku hanya ingin memastikannya saja” kata taemin “tadi pagi kulihat noona berangkat bareng dengannya”kata taemin “entahlah, ia menjemputku begitu saja” kata ku “noona….kau sudah putus ya dengan sungmin sunbae?” kata taemin “aish….kau tau darimana?” kataku “dari temanku, lagipula kabar itu sudah tersebar kok” kata taemin “noona….aku menyukaimu…maukah kau menjadi yeomjachingu-ku?” kata taemin. Aku terlonjak kaget mendengarnya “taemin…kau jangan bercanda” kataku “tidak noona….aku jujur kok” kata taemin “mau ya noona? Kau kan lagi single, aku juga. Sudah kita pacaran saja” paksa taemin “aku tidak bisa…..” jawabku “kenapa? Bukankah kau sudah putus dengan…..” “dia bersamaku sekarang” kata kyu memotong pembicaraan taemin “sebaiknya kau pergi…jangan ganggu jehwa lagi” ancam kyuhyun. Tanpa basa basi taemin langsung meninggalkan kami berdua “kyu....apa maksutmu?” tuntutku pada kyu “kau tak suka padanya kan? Daripada Ia mengejarmu” kata kyu sambil tersenyum “tapi nanti banyak orang menganggap kita berpacaran” kataku polos “biarkan saja seperti itu” kata kyu sambil tersenyum dan menggenggam tanganku “Kyu…apa yang kau lakukan…” kataku gugup. Jantungku berdetak lebih kencang sekarang karena kyu “jika orang orang mengaggap kita berpacaran, maka jadilah Yeomjachingu-ku…kau mau?” kata kyu. Jantungku berhenti berdetak saat ia mengatakannya “kyu…kau serius?”kataku “lebih serius dari si Taemin itu…Han Jehwa…aku mencintaimu..dari pertama kali aku melihatmu saat orientasi dulu…saat kau dikerjain oleh hyukkie hyung. Aku tak mau kehilanganmu lagi, seperti waktu itu kau dengan sungmin hyung…kau maukan menjadi yeomjachingu-ku?” kata kyu “kyu….”bisikku, air mataku entah mengapa bisa keluar begitu saja “saranghaeyo Jehwa…” kata kyu. Ia langsung memelukku “nado…nado saranghaeyo Kyuhyunnie..” kataku dalam pelukannya
“EHEM….” Kata seseorang dari belakang. aku langsung menengok siapa itu. kulihat hyukkie oppa dengan hyemi dan donghae mengintip dibelakang kami “simpan dulu mesra mesraannya, ini sekolah…jika ketauan guru kau bisa dihukum nanti” kata hyukkie oppa “ah hyung…aku tidak keberatan dihukum jika bersama Jehwa” kata kyuhyun. Kami semua pun tertawa mendengarnya
*THE END*
Diposting oleh






0 komentar:
Posting Komentar