0

ff no other - kyuhyun version

Ada 4 fakta yang membuatku terlihat pengecut, seperti wanita bodoh yang dengan mudahnya melepaskan hal terpenting dalam hidupnya. Ya, hal yang membuat hidupku lebih berwarna sekaligus lebih sakit, dan juga membuatku lebih bisa menerima kenyataan hidup bahwa aku tak mungkin mendapatkannya. Inilah aku, Jehwa, begitulah ia menyebut namaku yang sebenarnya namaku adalah Ica,gadis yang dengan bodohnya melepaskannya.

**

“wah korea besar juga yaaah? Wah betah nih kalo disini terus” gumamku yang baru saja tiba dikorea. Aku mahasiswa dari Indonesia yang mendapat beasiswa selama 2 tahun untuk belajar dikorea, tepatnya di Kyunghee University. Aku menaiki taksi untuk menuju apartemenku, yang sudah dipesan oleh pemerintah Indonesia untuk tinggal disini.

Aku tiba digedung apartemenku. Nomor apartemenku adalah nomor 11.kubuka pintu apartemenku dan memasukinya. Sederhana. Ya, mungkin itulah kesan yang kudapat saat kulihat apartemenku. Namun cukuplah buatku yang hanya mahasiswa. Aku langsung merapikan apartemenku yang perabotannya masih tertutup plastic. Aku juga menyapunya agar terlihat bersih, aku tak kuat melihat keadaaan kotor. Kecuali jika aku sedang malas membersihkannya. Maka itu mumpung aku lagi rajin, aku bersihkan saja apartemenku ini. setelah apartemenku bersih, aku segera keluar mencari supermarket, membeli beberapa mie instan. Aku keluar dari apartemenku dan melihat seorang gadis yang keluar dari apartemen sebelahku. “kau penghuni baru ya?” katanya dengan bahasa korea. untungnya aku bisa bahasa korea karna waktu itu aku pernah berlibur kekorea selama kurang lebih 3 bulan lamanya. “ne…Ica imnida. Aku dari Indonesia” kataku “wah dari Indonesia???kau dapat beasiswa ya? hebat!!!Hyemi imnida” katanya sambil tersenyum “iya. Aku beruntung dapat beasiswa itu” kataku. sepertinya hyemi melihat aku membawa dompetku dan pakaianku yang rapi “kau mau kemana?” katanya “ehm….aku mau ke supermarket. Mau beli mie instan untuk persediaan makananku” kataku “mari kuantar. Aku juga lagi bosan. Aku mau jalan jalan saja. Ayooo ikut aku. Sekalian kuajak kau jalan jalan” kata hyemi. Ia langsung menarik lenganku dan keluar dari gedung apartemen, ia menarikku menuju lapangan parkir dan ia menaiki sebuah mobil audi silver. “ini mobilmu?” kataku kagum. “bukan….ini milik oppaku. Berhubung ia baru saja beli mobil baru yasudah kupakai saja” kata hyemi. Ia mengajakku jalan jalan sepanjang kota. Aku menganga kagum melihat keadaan korea yang sudah lama tak kulihat lagi. “kau mau kemana Ica-ssi?” katanya kaku “aku hanya mau kesupermarket” kataku “mian, aku tak biasa memanggil nama Indonesia” katanya “ne…taka pa hyemi-ssi” kataku. ia mengantarku kesupermarket dan kami turun dan masuk kesupermarket yang cukup besar namun sepi.mungkin karna tampilan dari luar supermarket ini terlihat mewah. Dalam hati kuhitung uangku yang kubawa, takut kurang. “ehm…mianhae bukannya aku tak sopan, namun aku takut uangku tak cukup. Bisakah kita mencari minimarket saja?” kataku gugup pada hyemi. Ia menatapku dan tersenyum “aniyo…kata siapa kau akan menghabiskan uangmu hanya untuk belanja ditempat ini? oppa ku akan menanggung semua belanjaan kita” katanya ramah. “ah tapi….” Belum sempat aku menyelesaikan kalimatku, aku menangkap sesosok yang familiar dalam supermarket. 4 orang yang sangat popular dikorea, juga diIndonesia. Ya…aku tau mereka. Mereka banyak sekali penggemarnya. “ii….it…ituuu…su….pp…eerrr…” kataku gugup sekaligus kaget melihat mereka bisa ada disini. “iya mereka super junior, ayo kukenalkan kau pada mereka” kata hyemi. Sekali lagi hyemi menarik tanganku lagi dan segera menghampiri ke4 orang yang sangat kusukai itu “hyung….adikmu sudah datang tuh” kata salah satu membernya yang bernama Eunhyuk. Dan orang yang disebelah eunhyuk itu langsung menengok kearah hyemi dan memasang tampang cemberut “kau ini….tau saja kita nongkrong dimana” kata sungmin, dalam hati aku berteriak histeris ‘oppa!!!saranghae!!! aku adalah fans terberatmu….’ Tapi sengaja kutahan agar menjaga ketenangan pertemuan ini.“oppa!!! Aku bosan dirumah” kata hyemi. Aku membelalakkan mataku. Jadi hyemi…..adiknya sungmin???? Mwo??? Kenapa aku tak tau? “siapa dia?” kata donghae oppa yang ikut nongkrong bersama mereka “ahiya aku lupa. Ini Ica. Dia dari Indonesia. Dia hebat loh bisa dapat beasiswa” kata hyemi “contoh tu temanmu itu. kau ini kuliah saja males, kau sudah ga naik berapa kali?” kata sungmin. Lalu ia menatapku “sungmin imnida. Maaf bila adikku menyusahkanmu, ia memang sering menyusahkan” katanya ramah, sikap sungmin padaku sangat berbeda dengan sikapnya pada Hyemi. “aaaa…ah i..iiyyya…aku sudah tau kok namamu oppa” kataku gugup. “donghae imnida..” kata donghae oppadan langsung mengulurkan tangannya padaku. saat aku hendak menjabat tangannya, hyemi langsung menepis tangan donghae “YA!!! jangan buat yeomjachingu-mu ini cemburu hae…” katanya emosi. Donghae tertawa geli melihat sikap hyemi yang menurutku sangat kekanak kanakan. “mianhae hyemi. Aku tak bermaksud” kataku merasa bersalah “taka pa. sudah lupakan saja. Ia kan memang begitu, HyukJae imnida…kau boleh memanggilku eunhyuk atau hyukkie jika kau mau” sambung eunhyuk. Ia senyum senyum gajelas padaku dan aku tersenyum krna melihat tingkahnya yang lucu. “Hya!!! Kyu!!! Kau ini bagaimana sih…kusita juga pspmu” kata sungmin “ah iya…kenapa kenapa?” kata kyu yang baru sadar akan kondisi disekitarnya. Seakan ia terbius dengan permainannya. Dan setauku ia memang begitu. Selalu saja mementingkan game “ini siapa?” tanyanya pada semua orang yang berkumpul disitu sambil menunjukku dengan tampang tanpa dosanya “Ica imnida. Pelajar dari Indonesia. Salam kenal” kataku “kyuhyun imnida. Sebentar….kau bilang kau pelajar? Kau dapat beasiswa kah?” tanyanya “ne…” kataku gugup. Bagaimana aku tak gugup, belum sehari aku disini namun aku langsung bertemu dengan para idolaku yang sangat….sangat…..sangat kusukai ini. “ne, aku satu tempat kuliah denganmu kyuhyun-ssi” kataku “jinjja?kalau begitu kita bisa berangkat bareng dong” katanya usil “sudah oppa….kelamaan kita bicara disini, kami Cuma mau beli mie instan tau” kata hyemi “ambillah barang yang kau perlukan lagi Ica, jangan sungkan sungkan” pesan sungmin.

**

Fakta pertama memang menyenangkan…benar benar tak terduga. Kukenang ini sebagai pengalaman terbaik dalam hidupku.

**

Aku bangun pagi-pagi. Sudah jam 6.30. kuliahku dimulai jam 9 pagi. Aku langsung bangun dan melakukan ritual pagi, setelah itu aku memasak sarapanku yaitu mie instan super special dari supermarket milik sungmin super junior. Dan benar benar seperti mimpi bisa mengenal beberapa member super junior!!! Rasanya bagai ada dewi keberuntungan yang mengikutiku. Selesai sarapan aku menonton tv, menunggu sampai jam 8.

Ting tong…

Dengan segera aku langsung membukakan pintuku, palingan itu hyemi, karna baru ia yang kukenal digedung apartemen ini. namun aku salah, kulihat sungmin oppa dan kyuhyun berdiri didepan pintu apartemenku “ehm…aku hanya ingin berangkat bareng denganmu” kata kyuhyun ragu. Ia menggigit bibir bawahnya menunggu jawabanku. “selesaikan masalahmu….aku akan membangunkan hyemi dulu. Dasar hyemi….malas sekali dia!!!” kata sungmin lalu meninggalkanku dan kyuhyun, kulihat sungmin oppa berjalan menuju apartemen sebelah yang benomor 10 dan masuk melalui kunci yang ia bawa, mungkin itu kunci cadangannya. Aku langsung tersadar bahwa dihadapanku masih ada sesosok kyuhyun yang dari tadi menunggu jawabanku “ah ne..ne…tunggu sebentar” kataku dan langsung bergegas mengambil tasku yang ada didalam kamarku. “ayoook” kata kyuhyun saat aku keluar apartemen dan menguncinya. Kulewati apartemen hyemi dan mendengar suara ribut didalamnya

“OPPA!! OPPA SAJA MALAS KULIAH!!!” teriak hyemi yang sepertinya masih setengah sadar “AKU KAN SIBUK…CEPATLAH!!!KAU BARU SADAR PENDIDIKAN PENTING NANTI SAAT KAU TUA..” teriak sungmin tak kalah dengan hyemi “Hyung…aku berangkat” kata kyuhyun santai saat kami melewati apartemen adiknya sungmin.

Aku masuk kemobil kyuhyun yang terpakir didepan gedung persis. Ia mengemudikannya dengan kecepatan yang stabil “ehm…aku pernah baca diinternet cara memberi nama korea dengan berdasarkan tanggal lahir, tanggal lahirmu kapan?” tanya kyuhyun, memecahkan keheningan yang daritadi menyelimuti keadaan “1 maret, kau tak terbiasa memanggil nama Indonesia sama seperti hyemi?” kataku “kurang lebih begitu. Ehm….maret itu sepertinya Je dan tanggal 1 itu Hwa. Kau akan kupanggil Jehwa. Tak apa kan?” tanya kyuhyun “ne…gwenchanna” kataku sambil tersenyum menatapnya. “kyuhyun-ssi..”panggilku padanya “jangan seformal itu” kata kyuhyun “kyuhyunnie….apa hyemi dan sungmin oppa sering bertengkar? Kelihatannya mereka tak akrab” kataku penasaran. Kulihat kyuhyun menghela nafasnya “sungmin hyung tak menyetujui hubungan hyemi dengan donghae hyung. Hyemi marah marah pada sungmin karna itu. padahal sungmin hyung hanya ingin elf tak membenci hyemi. Karna sungmin hyung tau pasti banyak elf yang tak setuju dengan hubungan donghae hyung dan hyemi. Ia pernah menangis saat mengetahui seorang elf menghina hyemi. Sebenarnya sebelum hyemi dan donghae hyung jadian, sungmin hyung dan hyemi baik baik saja. Semenjak hubungannya dengan donghae hyung tak disetujui oleh sungmin hyung, ia sering menyendiri dan emosinya gampang meledak. Namun sebenarnya ia baik kok” kata kyuhyun. Aku terdiam. Mengapa sungmin hyung tak mengijinkannya? Padahal yang kutau donghae itu baik sekali. “oh begitu” kataku singkat. “kalau jujur, aku juga tak setuju dengan hubungan mereka” kata kyuhyun yang membuatku benar benar kaget “mwo? Kenapa?” kataku “donghae hyung terlalu mementingkan karirnya, sedangkan hyemi sangat butuh pendidikan. Dan lihat saja sekarang….semenjak hyemi dan donghae hyung jadian, ditambah dengan ketidak setujuan sungmin hyung, ia jadi malas sekali” kata kyu. “kita sudah sampai…” kata kyu yang membangunkan lamunanku “oh ne….aku ngurus dataku dulu kyuhyunnie…gomawo. Sampai jumpa” kataku lalu segera keluar dari mobil kyuhyun

**

Fakta kedua…aku mengetahui rahasia yang seharusnya tak kuketahui. Dan anehnya kyuhyunlah yang memberitahuku.

**

Aku dan kyuhyun semakin dekat, kami sering pulang dan berangkat kuliah bersama. Dan juga aku prihatin dengan keadaan sungmin oppa dan hyemi yang makin memburuk saja. Pagi ini…aku berangkat denga kyuhyun seperti biasa. Ia mengemudikan mobilnya ketoko buku terlebih dahulu. Karna ia terlambat menyerahkan tugas, ia harus mengumpulkan buku yang topiknya sama dengan tugasnya untuk memperbaiki nilainya agar ia bisa naik. “kyuhyunnie…bagaimana dengan buku ini?” kataku sambil menyerahkan buku yang topiknya sama seperti tugas kyu “ehm…bolehlah. Sepertinya ini menarik. Pasti dosenku akan memberiku nilai plus” katanya. ia lalu berjalan kekasir dan membayarnya. Kami keluar dari toko buku dan ia langsung menggenggam tanganku. Menuju café sebelah toko buku itu. “kita istirahat dulu…” kata kyuhyun.

Kamipun masuk kedalam café dan memesan minuman. “tak terasa sudah 5 bulan kau disini. Hahaha aku masih mengingat tampang mu dulu waktu pertama kali kita bertemu disupermarket. Tampangmu seperti orang nyasar saja” kata kyu “memang aku nyasar tau….kan aku bukan orang asli sini kyuhyunnie..” kataku “ah kau ini sudah kuanggap sebagai warga sini tau. Kau nanti harus ikut wamil, untuk menemaniku” kata kyu usil “mwo??aku ini perempuan….lagipula aku penduduk Indonesia. Bukan korea” kataku “ya kau menyamar saja jadi laki laki, gampang kan?” kata kyu sambil terkekeh “HAH!!! Kau kira seperti didrama korea atau sinetron Indonesia apa bisa menyamar sebegitu mudahnya?” kata ku

‘Bounce to you Bounce to you nae gaseumeun neol…hyanghae jabhil sudo eobseul mankeum ddwigo itneungeol’

Kyuhyun langsung mengangkat ponselnya yang berbunyi itu “yoboseyo..mwo????HYUNG SERIUS??? Baiklah aku akan segera kesana…” kata kyu sambil cepat cepat menutup ponselnya “ada apa?” kita harus cepat cepat kerumah sakit…” kata kyu dengan cemas “mwo? Ada apa??” kataku bingung “hyemi…” kata kyu. Ia lalu dengan cepat berjalan kekasir dan membayar minuman yang belum tersaji dimeja kami. Lalu aku segera k

eluar dari café dan naik kemobil kyu. Kyu mengemudikannya dengan sinting, bagai dikejar kejar setan yang paling jahat didunia ini. kami masuk kejalan tol dan mengemudikannya menuju seoul. Cukup memakan waktu lama untuk sampai kesana. dan akhirnya kami sampai juga.

Kyu memarkir mobilnya dan segera berlari menuju ruang gawat darurat. Aku berlari mengikutinya dengan cepat. Karna langkah kakinya yang besar besar sangat susah disusul jadi aku tertinggal jauh. Kulihat sungmin oppa menundukkan kepalanya didepan ruang gawat darurat. “salahku…ini salahku…salahku…ini semua salahku….semuanya salahkuu…salahku… ini salahku…semuanya salahku… salahku…” kata sungmin oppa berkali kali pada dirinya sendiri. Kulihat yesung oppa berusaha menenangkannya. Kulihat juga wookie oppa juga berusaha membujuk sungmin oppa agar ia tak menyalahkan apa yang terjadi “sudahlah min….semuanya bukan salahmu” kata yesung berusaha menenangkan sungmin oppa “iya hyung…. Itu kecelakaan dan bukan salahmu” kata wookie oppa. Aku melihat heechul oppa dan leeteuk oppa datang dengan nafas ngos ngosan, sepertinya mereka datang kesini dengan buru buru juga “apa yang terjadi?” kata leeteuk oppa.eunhyuk oppa yang daritadi duduk langsung bangkit dan menghadap leeteuk oppa “hyemi dan sungmin hyung bertengkar hebat. Sungmin hyung terus memaki hyemi dan hyemi pergi krna terlalu kesal terhadap sungmin hyung. Ia mengemudikan mobilnya dengan ngebut dan karna emosi masih menguasainya sehingga ia tak konsentrasi dan akhirnya ia kecelakaan” jelas eunhyuk oppa. Leeteuk oppa langsung menghampiri sungmin oppa “salahku…ini salahku…salahku…ini semua salahku….semuanya salahkuu…salahku… ini salahku…semuanya salahku… salahku…” kata sungmin yang masih saja belum menghentikan kata katanya “Minnie…dengarkan aku!!! Kau seharusnya tak menyalahkan dirimu sendiri” katanya “minnie… kau yang kukenal selalu tegar, tidak lembek seperti ini.” kata leeteuk oppa “….semua nya salahku…salahku… ini salahku.. ini salahku..” kata sungmin oppa. Leeteuk oppa dan semua anggota suju yang hadir disitu menatao kasihan terhadap sungmin. Tiba tiba pintu gawat darurat terbuka “berhasil…ia sudah diselamatkan” kata dokter

--

Sudah 3 hari hyemi tak sadar, dan selama itu pula aku yang selalu menjaganya bersama sungmin oppa. Ia membatalkan semua jadwalnya hanya untuk menunggu hyemi. Sedangkan anggota super junior yang lain tak bisa membatalkannya. Aku terus melihat hyemi yang masih berbaring tak sadarkan diri. Tadi malam sungmin oppa yang menjaganya jadi sekarang aku yang menjaganya, sedangkan sungmin oppa sudah terlelap disofa ruang tamu, ia tertidur sambil menangis, entah mengapa setiap ia tidur air matanya selalu mengalir keluar. Ia sudah tak menyalahkan dirinya sendiri. “annyeonghaseyo” kata kyu sambil memasuki ruangan. Ia membawa buah buahan dan snack untukku dan sungmin oppa “kau lapar? Sudah…sekarang gentian aku yang jaga, kau pulang dulu sana….istirahatlah” kata kyuhyun sambil tersenyum, ya, dari kemarin aku memang belum pulang dan kuyakin sekarang keadaanku lusuh sekali “ne, aku pulang dulu. Nanti aku kemari lagi” kataku berpamitan pada kyu. Aku tak berani membangunkan sungmin oppa yang tidurnya lelap sekali. Aku pulang menggunakan bus. Sesampainya diapartemenku, aku langsung mandi. Menyiapkan makanan dan membuatkan bekal untuk kyu dan sungmin oppa nanti. Tak ada waktu untuk istirahat dirumah. Aku langsung berangkat lagi kerumah sakit. Kukunci pintu apartemenku dan berjalan menuju keluar gedung.

Betapa terkejutnya aku ketika melihat sungmin oppa memasuki gedung “oppa…kenapa kau disini?” kataku heran “aku mengambil beberapa pakaian hyemi, ia sudah sadar sekarang” kata sungmin oppa. “bantu aku…” pintanya, tanpa basa basi aku mengikutinya masuk kedalam gedung lagi dan berjalan menuju apartemen hyemi. Aku memilihkan pakaian yang cocok untuk hyemi dan sungmin oppa menyeduh teh didapur. Setelah selesai mengemasi pakaian hyemi, aku ikut bergabung dengan sungmin oppa. “kau tau….aku sangat menyayangi hyemi…ia adikku perempuanku satu satunya. Dan…..aku adalah kakak yang bodoh telah membiarkannya seperti itu” katanya frustasi “bukan salah oppa….lagipula donghae oppa juga tak peduli saat hyemi masuk rumah sakit” kataku menenangkannya “donghae sedang dithailand dengan siwon. Mungkin ia tak tau kabar tentang hyemi” katanya “dan juga seharusnya aku harus berterima kasih dengan hyemi, bukan malah terus memarahinya seperti itu…” kata sungmin “oppa…jangan terlalu menyalahkan diri oppa. Lagipula hyemi sudah siuman” kataku “aku harus berterima kasih dengan hyemi…dan aku juga harus bangga dengan hyemi, ia benar benar tepat memilih teman seperti mu” kata sungmin oppa. Kuyakin sekarang wajahku memerah. “mwo?jinjja?” kataku gugup “aku rasa selama ini aku terlalu negative thinking tentang adikku itu. ia benar benar tepat memilih orang yang benar benar memperhatikan orang yang dikenalnya, bukan hanya dia, melainkan juga aku, kyu, dan semua member suju. Walau kau orang asing…tapi entah mengapa aku menganggap kau seperti sudah kenal lama denganmu” kata sungmin oppa “dan….sebenarnya aku juga bingung terhadap perasaanku, mian jika aku mengatakan diwaktu yang tak tepat. Tapi….aku menyukaimu….” Katanya. spontan jantungku berhenti berdetak, lalu berdetak lagi. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Tubuhku gemetaran saking gugupnya. Dia…..1st biasku disuper junior dan sekarang ia menyukaiku. Aku ingin mengatakan ‘nado….aku juga menyukaimu,oppa…’ namun lidahku kaku. Aku tak bisa mengeluarkan sepatah kata apapun dari mulutku. Tiba-tiba mataku tertuju pada snack yang tergeletak didapur, snack itu mengingatkanku pada kyu. Entah mengapa aku langsung ingat wajah kyu yang sedih, membayangkannya jika ia sedih. Aneh..ada apa denganku? Mengapa aku membayangkan kyuhyun menangis? Bahkan melihat ia menangis langsung pun tak pernah.

Tiba tiba sungmin memelukku. Spontan aku langsung kaget dan mataku langsung melebar. “jawablah…” katanya lirih. aku yakin ia sedang menangis, karna air matanya jatuh dipundakku. Ia mempererat pelukannya. Aku hanya bisa diam membisu. Entah dapat tenaga darimana tiba tiba aku mendorongnya dan pelukannya terlepas begitu saja “ani oppa….aku tak bisa” kataku sambil menahan tangisku. Entah mengapa aku ingin lari kearah kyu dan menangis sejadi jadinya. Kulihat keadaan sungmin oppa “tak apa…aku paham perasaanmu. Ayo kita kerumah sakit” katanya dingin, ia pasti marah padaku karna perlakuanku tadi.

**

Fakta ketiga…dengan bodohnya aku menolak sungmin oppa yang jelas jelas ia adalah orang yang paling kusukai disuper junior. Dan anehnya….aku malah memikirkan kyu terus. Ini membuat perasaanku kacau balau dan tak menentu

**

Tiga bulan setelah kejadian sungmin oppa menyatakan perasaannya, aku semakin jauh dengan kyuhyun. Ia menjauhiku. entah mengapa. Dan aku semakin dekat dengan sungmin oppa. Mungkin gara gara sungmin oppa sekarang lebih suka menghabiskan waktunya dengan hyemi diapartemennya. Dan juga sungmin oppa sudah merestui hubungan hyemi dan donghae oppa.

Kabar terakhir yang kudengar dari kyuhyun adalah ia akan mengadakan konser dijepang bersama wookie oppa dan yesung oppa. Aku semakin jarang berkomunikasi karna jadwalnya yang sekarang sangat padat.

“kyu….” Kataku lirih. tak terasa air mataku mengalir, aku merindukan kehadirannya,hari hariku kosong tanpanya. “kau kenapa?” tanya hyemi yang sedang main diapartemenku. “kau mengapa menangis? Ada apa kau dengan kyu?” tanya hyemi “kau janji tak akan marah bila aku mengatakannya?” tanyaku padanya “ne…ceritakan saja. Barangkali aku bisa membantumu” kata hyemi “aku menyukai kyuhyu, sepertinya. Namun beberapa bulan yang lalu sungmin oppa menyatakan perasaannya padaku. aku takut hubungan sungmin oppa dan kyuhyun menjadi renggang karna ku” kataku “jadi…pilihlah….siapa yang lebih kau butuhkan? Walau itu bukan oppaku aku tak apa apa. mungkin untuk pertama akan sulit. Aku saja perjuangan sampai setahun lebih untuk direstui oleh oppaku”kata hyemi “aku menyukai kyuhyun….bukan menyukai….aku mencintainya” kataku “kejarlah dia…jangan sampai kau kehilangan dirinya” kata hyemi. Aku tersenyum dan segera menidurkan kepalaku dipundak hyemi.

--

Ting tong….

Kubuka pintu apartemenku, aku terkejut melihat siapa yang datang, sudah lama ia tak menemuiku, tak menjumpaiku dan tak menghubungkiku lagi. Rasanya aku ingin segera memeluknya. Namun tatapan matanya membuat niatku terurungkan. Ia menatapku tajam…dan dingin. “aku ingin kau melupakanku” kata kyuhyun. Sontak aku langsung pusing, keadaan disekelilingku sudah mulai pudar. Namun aku berusaha untuk tetap sadar “aku akan pergi kejepang dan melanjutkan sekolah disana, mungkin lebih baik kau melupakanku, maafkan aku. Seharusnya dari awal kita tak usah saling mengenal saja” kata kyuhyun “kyuhyunnie….” Kataku lirih, air mataku yang kubendung jatuuh kepipiku “percayalah…aku tak baik untukmu” kata kyu “selamat tinggal…” kata kyu dingin lalu meninggalkanku. ia berjalan meninggalkan semuanya, berjalan menuju keluar gedung dan lapangan parkir, aku langsung berlari mengikutinya. “ANDWAE!!!!!!!!!!JANGAN PERGI KYUUUU~~ AKU MENCINTAIMU!!!! SARANGHAE….KYUHYUNNIE….” teriakku kearahnya. Namun percuma, hanya jejak ban mobilnya saja yang tampak dijalanan, ia maupun mobilnya sudah melesat jauh entah kemana. Seketika pandanganku langsung gelap semuanya.

**

Ini yang menyakitkan…fakta keempat bahwa aku gadis yang pengecut yang tak bisa mengucapkan sepatah kata apapun ketika hal terpenting dalam hidupku pergi. Dan juga….ia menyuruhku melupakannya, hal yang tak mungkin bisa kulakukan.

**

Aku berjalan menuju tempat dimana biasa ada taksi yang terpakir disana. Bandara soekarno-hatta tampak sepi tidak seperti biasanya. Namun tidak ada satu pun taksi disana. 2 tahun sudah usai…pengalamanku disana sudah cukup. Sudah cukup hatiku kuberikan pada seseorang yang sudah tak bisa kulihat lagi. Bahkan mengatakan perasaanku saja aku tak mampu.

Fakta ke5? Perlukah aku menceritakannya?

Semenjak kejadian kyuhyun meninggalkanku, sungmin oppa jarang terlihat lagi, dan hyemi pun juga pindah, ia juga sudah mengumumkan hubungan resminya dengan donghae pada media pers. Kabar terakhir yang kudengar adalah hyemi tinggal dengan kedua orang tuanya dirumahnya sendiri. Aku tak lagi bertemu oleh super junior yang telah menghiasi hidupku dikorea, 3 bulan aku bertahan hidup sendiri. Terkadang ada kiriman makanan instan diapartemenku yang kupercaya itu dari hyemi. Dan akhirnya aku lulus juga. Aku langsung pulang karna sangat merindukan keluargaku. Tanpa mengucapkan sepatah apapun pada hyemi ataupuj member super junior. Aku langsung kabur begitu saja ke Indonesia. Aku pergi kebandara. 20 menit lagi keberangkatanku.

“JEHWA!!!” teriak sebuah suara yang sangat kukenal. Aku mencari sumber suara itu ditengah keramaian orang orang. Kulihat hyemi berdesak desakan dengan orang orang, dibelakangnya terlihat semua member super junior mengikutinya. “KAU JAHATTTT!!! Mengapa kau tak memberitahuku kau balik sekarang?” kata hyemi. Ia langsung memelukku dan menangis “jangan…jangan pergi…aku akan merindukanmu” katanya “aku juga….aku akan berkunjung kapan kapan” kataku, hyemi melepaskan pelukannya. “oppa….aku pamit dulu. Maaf bila ada salah. Aku akan berkunjung jika ada uang dan waktu. Terima kasih atas perhatian kalian semua. Hari hariku sangat menyenangkan dengan kehadiran kalian” kataku, tak terasa air mataku menangis. Kuperhatikan satu satu member super junior yang hadir, leeteuk oppa, heechul oppa, yesung oppa, sungmin oppa, shindong oppa, eunhyuk oppa, donghae oppa, siwon oppa dan ryeowook oppa. Tak kutemukan sosok kyuhyun. Mungkin kyuhyun benar benar sudah melupakanku “jaga dirim

u jehwa….jangan lupakan kami” kata leeteuk oppa “tak akan,kalian akan kukenang sepanjang hidupku” kataku. sungmin oppa maju kearahku dan langsung memelukku erat “ijinkan aku memelukmu untuk yang terakhir” katanya sedu. Aku membiarkannya memelukku. “kau harus menunggu kyuhyun juga…” kata sungmin. Lalu ia melepaskan pelukannya “aku tak akan menunggunya, ia sendiri yang meminta” kataku ‘pesawat Garuda Indonesia, tujuan Indonesia…dengan nomor 13+2SUJU3LF akan segera berangkat, bagi penumpang yang telah memiliki tiket dimohon segera menyiapkan diri’Suara resepsionis terdengar “aku pergi dulu….”kataku “hati hati…jangan lupa kirim kabar” kata sungmin oppa “ne…aku akan merindukan kalian, sampaikan salamku pada kyu jika ia kembali nanti” kataku. mereka melambaikan tangannya padaku dan aku membalas lambaian mereka. Aku masuk keruang keberangkatan dan masuk kepesawat, bersiap lepas landas.

12 jam kurasakan perjalanan dari korea menuju Indonesia… dan akhirnya aku bisa melihat monas dari kaca jendela pesawatku. Tanah airku…aku sudah sampai disini. Aku merindukan Indonesia dan tentu aku akan merindukan korea juga. Aku keluar dari pesawat begitu pesawat mendarat. Lalu Aku berjalan menuju tempat dimana biasa ada taksi yang terpakir disana. Bandara soekarno-hatta tampak sepi tidak seperti biasanya. Namun tidak ada satu pun taksi disana. Aku memesan taksi kepada menanggung jawab taksi yang ada dibandara. 5 menit aku menunggu lalu sebuah mobil sedan hitam BMW berhenti tepat didepanku. Aku tak mempedulikannya karna aku menanti taksi yang kupesan, lalu jendela mobil itu terbuka dan muncul wajah familier yang sangat kukenal, yang sudah lama tak kujumpai 3 bulan yang lalu. Ia tampak lebih dewasa. “kyu..kyuhyunnie….” kataku lirih seakan tak percaya kyuhyun benar benar diIndonesia. Ia tersenyum “aku menyusulmu dari Jepang” katanya. ia lalu keluar dari mobil dan langsung memelukku. “mianhae…aku terlalu menolak perasaanku padamu. Selama ini aku menyukaimu. Aku tak bisa hidup tanpamu dan juga…hari hariku terasa kosong tanpamu, aku terlalu egois menyuruh hyemi pindah agar kau tak terganggu oleh keberadaan kami lagi. Dan aku juga melarang sungmin hyung untuk menemuimu lagi. Mianhaeyo…aku terlalu egois. Aku tak mau kehilanganmu untuk kedua kalinya. Aku mencintaimu….Jehwa..” kata kyuhyun dipelukan “kau harus memanggilku Ica disini, bukan Jehwa lagi” kataku “aku tak peduli…baik kau ica maupun jehwa…aku mencintaimu” kata kyuhyun “saranghae” bisiknya ditelingaku. Aku mengeluarkan air mataku karna tak percaya ini benar benar kyuhyun yang ada dihadapanku “nado….nado saranghae kyuhyunnie” kataku. kyuhyun melepaskan pelukannya dan mencium keningku “kuantar kau pulang” kata kyuhyun sambil tersenyum

--

Sudah setahun aku berpacaran dengan kyuhyun, karna jadwal kyuhyun yang padat jadi aku hanya bisa berkomunikasi jauh dengannya melalui telpon, sms dan email. Dan hari ini aku kembali lagi kekorea, aku akan berlibur kekorea, sekaligus menjumpai teman temanku yang ada disana. Sudah lama sekali aku tak menjumpai mereka dan tentunya aku sangat merindukan mereka. Aku tiba di bandara korea dan aku langsung disambut oleh Kyuhyun. Ia langsung memelukku “aku merindukanmu…” kata kyuhyun “aku juga….kau tampak kurus” kataku setelah memperhatikan keadaan kyuhyun “aku rindu makan bersamamu lagi, aku juga bosan dengan masakan wookie hyung” kata kyu “aishhh kau ini” kataku. ia menuntunku kemobilnya “aku ingin menunjukkan sesuatu padamu” kata kyuhyun. Ia mengemudikan mobilnya kekampus yang dulu pernah jadi tempatku dan ia menganut ilmu. Kampus itu tampak sepi, mungkin karna bulan ini adalah liburan dikorea jadi kampus sepi, tak seperti biasanya yang tampak ramai. Hanya ada penjaga saja yang ada disana. ia membawaku ketaman belakang kampus dan aku menemukan kaca yang dulu biasa dibuat untuk menempel sejumlah pengumuman. Kaca itu tertutup oleh kain putih bersih. “tutup matamu….” Kata kyuhyun “mwo? Buat apa?” kataku “tutup saja matamu……………” kata kyuhyun. Aku tak bisa membantahnya dan segera menutup mataku “jangan mengintip…” pesannya. Aku hanya mengangguk menurutinya. “sekarang bukalah…” kata kyuhyun. Aku menbuka mataku dan menemuka mataku dan terkejut melihat apa yang ada disana.



“aku membuat ini khusus untukmu…” kata kyuhyun. Aku meneteskan air mataku karna sikapnya yang sangat mengejutkanku “kau tak suka?” katanya panic. Dengan segera aku menggeleng “aku sangat…sangat menyukainya kyu….ini hal terindah yang pernah kulihat” kataku “saranghae….” Bisiknya, lalu ia memelukku. “nado…nado saranghae” kataku dalam pelukannya

*THE END*

0 komentar:

Posting Komentar

Back to Top