*Han Jehwa POV*
Aku duduk ditempat tidurku dengan senyum menghiasi wajahku. hari ini aku baru saja jadian dengan Lee Jonghyun, cowok idola sekolah yang sebenarnya sudah kutaksir saat aku masih kelas 2 smp. Ia dan aku memang satu sekolah saat smp dan sma dan sekarang aku sudah kelas 3 SMA. Aku masih teringat kejadian tadi sore, saat ia menyatakan cinta padaku dan aku dengan senang menerimanya. Tak kusangka ia memiliki perasaan yang sama denganku.
Tok tok tok tok…
Kudengar ada yang mengetuk pintu kamarku. Saat aku akan beranjak dari ranjangku dan ingin membukanya, pintu kamar itu terbuka sendiri “Jehwa…ayok makan. Sepupumu datang nih” kata Eunhyuk, kakakku “mwo? Hyemi kesini? Asyikkkk!!” ujarku lalu keluar untuk makan malam bersama. Hyemi datang bersama Sungmin, kakaknya dan juga Donghae, pacarnya. Setelah selesei makan malam, aku menarik Hyemi keruang tamu untuk berbincang “Hyemi, tau tidak?” kataku padanya “tidak, ada apa? Ah pasti kau sedang senang ya?”tanyanya “ahahaha kau tau saja” kataku sengaja tak menyembunyikan perasaanku “kenapa kau? Ayolah cerita!!” katanya. kulihat Sungmin oppa dan Donghae datang keruang tamu. “hey kau kenapa senyum senyum sendiri?” Tanya Sungmin oppa “ah oppa…masa kau tak senang melihat sepupumu ini bahagia?” kataku sambil tersenyum pada sungmin oppa “lagian kau senyum-senyum sendiri”celutuk Donghae “iyalaaah, kan aku habis jadian ama Jonghyun” kataku bangga “jinjja? Waaaah selamat jehwa..akhirnya!!!” kata hyemi sambil memelukku “Hyemi-ah!!!jangan peluk-peluk Jehwa!!!peluk aku saja!!” kata Donghae “ah jagiya, aku sedang berbagi kebahagiaan dengan Jehwa” kata hyemi. Aku pun melepaskan pelukan “yasudah, daripada donghae cemburu. Apa perlu kau kupanggilkan Eunhyuk oppa supaya kau bisa peluk peluk dia? Kalian kan couple” kataku “aaah jangan Jehwa!!!” kata hyemi “ada apa memanggilku?” Tanya Eunhyuk oppa yang tiba-tiba muncul “ah tidak oppa….sudah sana kau cuci piring!!!” kataku mengusirnya. “ahaha kau ini galak sekali dengan kakakmu” kaa sungmin oppa “habis dia ngeselin sih, suka ngambil snackku yang kutaruh dikulkas” kataku “yaaa kau jitak saja dia gampang kan?” kata donghae “tidak ah, nanti kau marah lagi, dia kan couple mu” kataku pada donghae “HYA jehwa!!!dia pacarku!!!” teriak Hyemi “uppps, mian mian hehe habis kalian ini aneh sih” kataku “mwo ? aneh?” kata donghae “bercanda bercanda hahaha” kataku sambil tertawa. Kami pun mengobrol sepanjang malam sampai tak terasa sudah jam 9 malam, Donghae, Hyemi serta Sungmin oppa pun pulang kerumah mereka. Yah, karena orang tuaku sedang diluar kota jadi hampir setiap malam mereka main kerumah ku.
**
Aku pun merebahkan diriku ditempat tidur. Aku senyum-senyum sendiri saat mengingat kejadian tadi siang
*flashback
Aku buru buru pergi keperpus untuk meminjam sejumlah buku untuk journalku. Kupinjam 4 buku tebal ditanganku dan aku langsung berjalan menuju kelas. Saat aku sedang berjalan tiba tiba “BRUK!!!” aku menabrak seseorang. “ah mianhae….aku buru-buru, sekali lagi mianhae…jeongmal mianhae…” kataku pada orang yang kutabrak “Jehwa?” Tanya orang itu. Aku pun menatap matanya “Jonghyunnie?” kataku. aku membelalakkan mataku didepan orang yang sangat kusukai. “bisa aku bicara denganmu?” katanya “ah iya” kataku sambil mengerjepkan mataku berkali kali “sekarang, kutunggu kau ditaman sekolah” katanya. ia pun langsung pergi dan melewatiku yang masih duduk dilantai karena ajatuh saat tabrakan dengannya. Dengan cepat aku membereskan buku dan pergi ketaman, sesampai ditaman, kulihat ia sedang duduk di bangku sambil menggigit tangannya. Sepertinya ia sedang berpikir “Jonghyunnie, ada apa?” kataku menyapanya. Kurasakan jantungku berdetak 3 kali lebih kencang “ah Jehwa….begini” katanya, katakata nya terhenti lalu ia memegang tanganku “saranghae Han Jehwa….Maukah kau menjadi Yeojachingu-ku?” katanya sambil menatap mataku dalam-dalam. Aku membelalakkan mataku karena shock. Lalu aku tersenyum “ne, naddo saranghae Lee Jonghyun” kataku. lalu ia langsung memeluk erat diriku dan mengecup dahiku.
**
Aku hanya tersenyum setiap kali mengingat kejadian itu. Kulirik jam dimeja belajarku. Sudah jam 11 malam namun tiada rasa kantuk yang timbul sedikitpun. Kuputuskan untuk mendengarkan iPod ku dan menyetel lagu “It Has to be you” biasanya lagu itu yang bisa memmbuatku tidur. Aku pun lama kelamaan mengantuk dan mulai tertidur…..
**
Aku masuk kekelas dengan terburu-buru. Sudah jam 7 kurang 5 menit. Huh untung saja aku masih sempat mengejar waktu. Saat aku masuk kelas, kulihat teman temanku sedang menangis. “ada apa?” tanyaku pada Yoona, teman sekelasku “a..aku…mendapat kabar bahwa…bah…bahwaa…. Tadi malam mobil yang ditumpangi oleh Hyemi, Donghae serta Sungmin sunbae kecelakaan. Kata nya mereka semua tewas ditempat kejadian” katanya sambil terisak “be…benarkah?” kataku shock mendengarnya “begitulah” katanya masih terisak. Aku pun shock. Perlahan semua tampak gelap….kabur dan akhirnya semuanya tampak gelap.
…
…
…
“Jehwa…jagiya sadarlah” kudengar suara yang amat teramat lembut memanggilku. Kupaksakan membuka kelopak mataku dan mataku menyipit melihat cahaya yang menyilaukan “ah…kenapa aku disini?” kataku bingung “DIA SUDAH SADAR!!!” kata jonghyun yang berada disampingku “Jehwa…kau tak apa kan? Jehwa….aku turut berduka cita atas kematian sepupumu” katanya sambil menunduk “aaah” kataku sambil memegang kepalaku yang masih sakit. “aku harus kerumah sakit!!!aku harus!!! Aku harus melihat mereka! Mereka tak mungkin mati…mareka masih bertahan!!!” kataku panic “Jehwa….jehwa mereka sudah tiada… Jehwa tenangkanlah dirimu!!!” kata Jonghyun sambil menahan ku yang sedang memberontak “katakana padaku….itu bohong kan? Mereka tak mati kan?kalian hanya bercanda kan?!!?” kataku histeris sambil menangis. Jonghyun pun langsung memelukku supaya aku tenang “Jehwa….bersabarlah. kita nanti kerumah sakit” katanya “aku sudah menelpon kakakmu dan…” kata kata jonghyun terhenti saat ia melihat Eunhyuk oppa sudah berada dipintu ruang kesehatan “Jehwa….” Katanya sambil menangis “oppa!!!” kataku langsung bangkit dan memeluknya “oppa….donghae… hyemi…. Sungmin oppa” kataku “aku tau… aku sudah melihat keadaan mereka” katanya sambil menangis “mereka sudah tiada” kata Eunhyuk oppa lirih “ANDWAEEE…. Mereka tak boleh meninggalkanku secepat itu!!!” kataku masih menangis. Lalu aku, jonghyun serta Eunhyuk oppa langsung pergi kerumah sakit untuk melihat keadaan sepupuku dan temanku. Aku berlari dilorong rumah sakit saat sampai dirumah sakit dan akhirnya aku sampai kekamar mayat. Aku masuk keruangan itu dan membuka kasur dorong pertama. Kulihat wajah Donghae yang rusak parah. Ia sudah tak bernafas lagi. Lalu kubuka kasur dorong yang kedua dan kulihat wajah Sungmin oppa. Wajahnya tetap imut. Memang wajahnya tak rusak namun berdasarkan apa yang dikatakan Eunhyuk oppa tadi selama perjalanan menuju kemari, tulang rusuknya patah dan ia mengalami pendarahan diotak, tulang dadanya juga menusuk jantungnya. Tak ada harapan untuk menyelamatkannya. Terakhr kubuka kasur dorong ketiga, milih Hyemi. Kutatap ia untuk beberapa waktu, wajahnya tetap sama. Kata Eunhyuk oppa ia tak mengalami luka serius namun entah mengapa Hyemi tewas. Kutatap hyemi lekat-lekat. Lalu kuberanikan diri untuk menyentuhnya. Dingin….kulitnya dingin sekali. Lebih dingin dari kulit Sungmin oppa maupun Donghae. “Jehwa….kami ingin kerumah dulu sebentar. Jonghyun akan menemaniku. Kau mau tetap disini?” kata Eunhyuk oppa yang tiba-tiba berada dibelakangku. Aku mengangguk kecil, kurasakan ia melangkah meninggalkanku. aku masih tak percaya sepupuku, Sungmin oppa dan Hyemi telah tiada. Serta teman jahilku, Donghae pun telah tiada. Aku mamandangi wajah ketiga orang yang sangat kusayangi. Aku tak sanggup bila mereka meninggalkanku.
**
aku duduk diruang tunggu rumah sakit sambil menangis. Kenapa? Kenapa kalian meniggalkanku begitu cepat? Mengapa kalian tega meninggalkanku? padahal kemarin kalian merayakan kebahagiaanku. Kalian masih bercanda canda denganku…
tiba tiba ponsel yang berada disaku kemeja sekolahku bergetar. Aku mengangkatnya
“yoboseyo” kataku lemah “benarkah ini nomor Han jehwa?” kata orang diseberang “ne, nugu?” kataku “kami dari kepolisian. Kami ingin memberitahu bahwa kakak anda, Lee Hyukjae dan teman anda Lee Jonghyun tewas dalam kebakaran dirumah anda” katanya “mwo?benarkah?!!?!” kataku shock “ne, tabung gas dirumah anda tiba tiba meledak dan korban langsung tewas seketika ditempat kejadian karena terbakar api” katanya. aku menjatuhkan ponselku. Lemas….hampa… kosong…. Ini lah aku sekarang. aku sekarang hanya duduk terdiam sambil menangis….keluarga ku…teman temanku….Jonghyun-ku…. Mereka meninggalkan aku dengan cepat. Tanpa berpikir panjang, aku pun langsung menaiki tangga rumah sakit, menuju atap rumah sakit. Tak peduli rasa sakit akibat terlalu lelah menaiki tangga aku tetap menaikinya. Sampai aku tiba diatas, aku langsung berdiri diujung gedung. Jaraknya sangat tinggi untuk kepermukaan tanah. Aku pun tersenyum tipis “Hyemi…Sungmin oppa… donghae… eunhyuk oppa… Jonghunnie… aku akan menyusul kalian…. Tunggu aku” kataku lirih lalu aku melompat. Menuju kealam bebas bersama angin yang berhembus kencang
BRUKKKKK!!!
“awwww!!!” kataku menahan sakit. Aneh….kukira aku sudah mati tapi mengapa aku masih ada dikamarku? Dan aku berada dilantai dibawah tempat tidurku?
Cklek.
Kulihat pintu kamar terbuka dan melihat Eunhyuk oppa hendak masuk kekamarku “Hey bodoh…cepat bangun!!! Kau tak sekolah? sudah jam 9 ini!!!” katanya “oppa? Oppa belum mati?” kataku heran “HYA!!! Kau ini ingin aku mati?” katanya “oppa…” kataku sambil menangis dan berlari menuju kearahnya “oppa!!!” kataku lalu memeluknya “aishhhh kau ini kenapa?!?! Hey jangan peluk peluk!!!bukan mukhrim!!!” katanya “oppa…apakah Sungmin oppa, hyemi dan donghae masih hidup?” kataku sambil memeluknya “HYAAA kau ini aneh sekali…ya mereka masih hiduplah… begitu juga aku. Sekarang lepaskan aku….jauh jauh dariku nanti aku ternodai olehmu!!!” katanya sambil memberontak melepaskan pelukanku “oppa, aku menyayangimu sebagai kakak, kumohon jangan tinggalkan aku” kataku “iya tapi lepaskan duuluuuuuu” katanya. akhirnya aku melepaskan pelukanku. Ia lalu menatapku heran “dasar anak aneh” katanya lalu langsung pergi.
Huh…untung hanya mimpi. Andai itu terjadi….aku mungkin sudah mati sekarang ^^
*THE END*
Diposting oleh






2 komentar:
ujungnya ngeselin dih, wk
haha aneh ya? itu gue ngasal bikinnya-_-
Posting Komentar