“hey itu siapa?” tanyaku pada Hyemi, sahabatku saat istirahat di kantin “oh itu, kau tak tau tentangnya Dongseok? Dia Hangeng…idola sekolah aduh kau kemana saja?” kata Hyemi “hah masa sih? Aku baru mendengarnya” kataku “aduh kau ini” kata Hyemi “kau tak mengincarnya?” kataku “hey aku kan sudah punya Donghae” jawabnya “hah dasar kau” kataku “donghae kenal tidak ya dengannya?” kataku “Tanya saja padanya, jika aku yg nanya ntar dia cemburu lagi lagipula kan kau sahabatnya dari kecil” katanya “iya juga yah… okedeh” kataku “DOR!!!” aku kaget ketika mendengarnya “donghae kau bikin jantungan saja” omel Hyemi “mianhae abis kau sepertinya ngobrol ama dongseok serius banget” kata Donghae “eh eh donghae…kau kenal dengannya?” kataku sambil melihat kearah hangeng “oh yah aku kenal, mengapa memangnya?” kata donghae “ituitu biasa sih Dongseok naksir ama dia” kata Hyemi “eh eh kau parah sekali…eh tapi dia keren aaaa” kataku sambil tersenyum “kau mau kukenalkan dengannya?” kata donghae “memang kau dekat dengannya?” tanyaku “ishhh aku aku sahabatan dengannya” kata donghae “bilang kek daritadi” kataku “eh anak anak mana? Yoona, kyu, jehwa, yuri, taeyeon, jera, eunhyuk, ama wookie pada kemana?” Tanya donghae “tau dah pada kaga keliatan” kata hyemi “paling mereka pada keruang vokal, latihan gituuu” kataku “ah aku tak yakin dengan kyu, dia pasti dikelas maen game” kata donghae. Akupun tertawa tiba-tiba saat melihat kyu berada dibelakang donghae “iya? Mang ngapa?” kata kyuhyun pada donghae. Donghae pun langsung menghadap kearah kyuhyun “eheheh mianhae mianhae… abis kau kalo maen game ga nanggung naggung” kata donghae “emang ya? Aku tak menyadarinya” kata kyuhyun. “donghae…hangeng itu sudah punya cewek belom?” kataku “belom, dia sepertinya masa bodo dengan masalah percintaan” kata kyuhyun “hey yg ditanya kan aku kyu bukan kau” kata donghae “abis kau kelamaan jawab” kata kyuhyun. Wah kesempatan baik, dia belum punya cewek “eh eh eh kenalkan aku ya pleaseee” kataku “iyaiya tenang aja sih” kata donghae. Aku pun senyum senyum sendiri hingga istirahat usai
**
Aku mengambil hp yang ada dimeja belajarku. Huh sms dari siapa sih mengganggu aku twitteran aja lagi asik-asik juga. Aku membuka hp ku dan membaca sms
Aku mengambil hp yang ada dimeja belajarku. Huh sms dari siapa sih mengganggu aku twitteran aja lagi asik-asik juga. Aku membuka hp ku dan membaca sms
From = Donghae
Kau mau kukenalkan pada hangeng tidak? Kalau iya besok datang di taman kota jam 10 pagi ya
Kau mau kukenalkan pada hangeng tidak? Kalau iya besok datang di taman kota jam 10 pagi ya
Akupun langsung membalas pesan donghae
To = Donghae
Maulah~ iyaiya ntar aku datang, kalau telat jangan ditinggal, tungguin yah…
Maulah~ iyaiya ntar aku datang, kalau telat jangan ditinggal, tungguin yah…
Aduhhhh gimana nih? Hangeng!!! Dia tertarik padaku tidak ya? Aku pun tak sabar menunggu hari esok. Sepanjang mala mini aku terus bernyanyi dengan ria sambil menunggu hari esok. Akupun membuka laptopku dan mengerjakan tugas flash ku yg belum selesei. Aku mengerjakannya dengan niat karena suasana hatiku sedang bagus hari ini. Selesei mengerjakan tugas, akupun langsung bergegas pergi tidur dan menanti hari esok….
**
“mau kemana kau?” kata Amber, sepupuku yang kebetulan aku tinggal dengannya karena aku sekolah di Seoul, sedangkan orang tuaku berada dijepang “kau mau kencan ya? Senang banget daritadi nyanyi nyanyi mulu” tebak amber “ah kau ini sok tau deh…” kataku. “kau tak mau membawa mobilku? Malu dong masa kencan naik sepeda sih” kata amber “yasudah aku pinjam yaaaa” kata ku “kuncinya dilaci ruang tv ya” kata amber, akupun bergegas mengambilnya dan pergi ke taman kota.
“mau kemana kau?” kata Amber, sepupuku yang kebetulan aku tinggal dengannya karena aku sekolah di Seoul, sedangkan orang tuaku berada dijepang “kau mau kencan ya? Senang banget daritadi nyanyi nyanyi mulu” tebak amber “ah kau ini sok tau deh…” kataku. “kau tak mau membawa mobilku? Malu dong masa kencan naik sepeda sih” kata amber “yasudah aku pinjam yaaaa” kata ku “kuncinya dilaci ruang tv ya” kata amber, akupun bergegas mengambilnya dan pergi ke taman kota.
“selamat pagi donghae, kyuhyunnie…” kataku menyapa mereka berduaa yg duduk dibangku taman “eh kau sudah datang?” kata kyuhyun “iya, mana hangeng?” kataku sambil setengah berbisik “dia lagi beli eskrim” kata kyuhyun “eh itu dia…hangeng!!!” panggil donghae “yaaa tunggu” kata hangeng sambil menghampiri kami “hangeng perkenalkan, ini Han Dongseok, dia temanku” kata donghae “dia juga temanku” sambung kyuhyun, donghae pun tertawa melihat reaksi mereka berdua “ah kalian ini, dongseok salam kenal namaku hangeng” kata hangeng “salam kenal juga” kataku “kau kelas berapa? Sepertinya aku jarang melihatmu” kata hangeng “kelas 2.2, aku sekelas dengan luna. Kau pasti kenal kan? Dia ketua kelas di kelas 2.2” kataku “oh iya aku kenal, aku sering bertemu dengannya saat pemanggilan ketua kelas” kata hangeng “pantesan aku jarang melihatmu, kelasku dilantai 3” kata hangeng “oh, aku mengerti” kataku “donghae, payah sekali kau kan sudah kubilang temanmu…temanku juga” kata kyuhyun yang sejak tadi masih saja berdebat dengan donghae “eh tapi teman sejatimu itu psp ata games games lainnya” kata donghae “aaaah sudahlah biarkan mereka berdebat, mau eskrim?” kata hangeng padaku “ah boleh jika tak merepotkan” kataku “ayo kesana, pilih mau rasa apa” kata hangeng seraya menarik tanganku. Kami berjalan menuju kedai eskrim yang berada tak jauh dari bangku taman “emmmm aku mau choco vanilla saja” kataku setelah melihat-lihat rasa eskrim, hangeng memesankannya lalu meberikannya padaku. Kami pun kembali kebangku taman “eeh Dongseok, maaf aku harus kerumah Hyemi, aku lupa mengembalikan bukunya” kata donghae “oh baiklah, salam ya buat hyemi” kataku pada donghae “kau mau kemana kyu?” kataku pada kyuhyun “ahhh aku mau main game saja dibawah pohon itu ” kata kyuhyun sambil menunjuk kearah pohon dipojok taman. “oh yasudah sana, dasar gammer sejati” sergah hangeng. Akupun duduk berdua dengan hangeng dikursi taman “oh jadi kau mendapat beasiswa ke korea?” kata hangeng saat kujelaskan tentang riwayatku “iya, aku dikirim dari jepang” kataku “kau dikorea tinggal dengan siapa?” tanyanya “dengan Amber, dia sepupuku kebetulan dia artis disini jadi dia tak keberatan waktu aku tinggal dirumahnya dan dia juga tak kesepian” kataku “oh, wah berarti kau pintar ya?” kata hangeng “ah tak terlalu, aku masih kalah jauh dengan Jyuhyun walaupun diotaknya hanya games mulu” kataku “kau masuk klub apa disekolah?” tanyanya “oh, aku masuk klub kesehatan kebetulan aku menangani klinik sekolah” kataku “wah kau ingin menjadi dokter?” tanyanya “rencananya begitu…aku ingin ambil spesialis bedah” kataku “Dongseok maaf aku ingin mengobrol denganmu lebih lama tapi aku harus kembali kerumah sebelum jam 1 siang” kata hangeng sambil melihat jam ditangannya, akupun langsung reflex melihat jamku juga, sudah jam 12.25 “oh yasudah, senang bisa bertemu denganmu hangeng” kataku “ya aku juga dongseok, kau teman ngobrol yang asik” katanya lalu ia langsung pergi “hey kyuhyun, kau betah apa main games lama begitu?” kataku sambil menghampirinya. Karena tak ada kerjaan terpaksa aku ngobrol saja dengan kyuhyun “ya apaboleh buat, lagian juga aku menunggu temanaku yang berasal dari Indonesia. Dia pindah kekorea 2 hari yang lalu dan kita sudah janji akan ketemuan disini” kata kyuhyun “ah…Indonesia! Siapa namanya?” tanyaku penasaran “namanya evriligar tapi jika namana koreanya Han je yoo” kata kyuhyun, matanya sama sekali tak menatap padaku. ia menatap serius ke pspnya “kau mau kubelikan eskrim atau permen atau semacamnya?” kataku menawarkan “tak usah, sudah ada roti sebelahku” katanya. Kulihat kesebelah kyuhyun, roti bungkus yang belum dimakan sama sekali “Kyuhyun…” seseorang memanggil dari belakang “Jeyoo, kau lama sekali sih” kata kyuhyun “tadi adikku mampir ke supermarket dulu sebelum ia ikut audisi” kata Jeyoo “oh, eh jeyoo…ini dongseok, temanku” kata kyuhyun memperkenalkan diriku padanya. Menurutku ia beda dengan orang korea. Kulitnya sawo matang, badannya sangat tegap, sangat pantas jika ia menjadi tentara “halo dongseok, aku Han jeyoo salam kenal” katanya “eh iya salam kenal juga” kataku “mana hangeng? Ah sudah lama sekali aku tak melihatnya” kata Jeyoo “kau kenal hangeng?” kataku heran “iya dulu aku sempat satu sekolah dengannya lalu aku kembali pulang ke Indonesia” kata Jeyoo “oh, dia tadi barusan saja pulang” kataku. “oh begitu”katanya sambil tersenyum “ah kyuhyunnie, aku pulang dulu ya aku sudah jani dengan amber akan makan siang bersama dengannya” kataku “oh yasudah sana pulang” kata kyuhyun, akaupun berpamitan dengan mereka dan langsung pulang kerumah
**
Beruntung tadi aku sempat menanyakan nomor ponsel hangeng. Aku pun membuka hpku dan mengirim pesan padanya
Beruntung tadi aku sempat menanyakan nomor ponsel hangeng. Aku pun membuka hpku dan mengirim pesan padanya
To = Hangeng
Kuharap kita bisa mengobrol seperti tadi lagi…kau teman bicara yang asyik^^
Kuharap kita bisa mengobrol seperti tadi lagi…kau teman bicara yang asyik^^
Kukirimkan pesan itu padanya. Tak lama kemudian ia membalasnya
From= Hangeng
Iya kuharap begitu juga…kau juga asyik kok. Kau kalau disekolah sapa aku ya. Eh kau sedang sibuk?
Iya kuharap begitu juga…kau juga asyik kok. Kau kalau disekolah sapa aku ya. Eh kau sedang sibuk?
Aku pun langsung membalas pesannya
To = Hangeng
Oke tak masalah, baiklah jika aku bertemu denganmu akan kusapa, tidak aku tak sibuk. Kau sendiri?
Oke tak masalah, baiklah jika aku bertemu denganmu akan kusapa, tidak aku tak sibuk. Kau sendiri?
Kukirim pesanku padanya. Aku menunggu balasannya selama 3 menit dan akhirnya ia membalasnya jga
From= Hangeng
Baiklah, oh kukira kau sedang sibuk. Aku sedang tak sibuk tapi kurasa sebentar lagi aku akan sibuk.
Baiklah, oh kukira kau sedang sibuk. Aku sedang tak sibuk tapi kurasa sebentar lagi aku akan sibuk.
Setelah bersms ria dengan hangeng akupun menyiapkan peralatan untuk sekolah besok. semoga besok menjadi hari yang menyenangkan…..
**
“pagi Hyemi” sapaku pada hyemi yang baru muncul didepan pintu kelas “eh pagi…tumben wajahmu berseri-seri gitu” katanya “ah tidak biasa aja tuh” kataku “hey kau dengan hangeng sudah akrab ya? Aku tau dari donghae loh” kata hyemi “ya begitulah, dia asyik” kataku “ceritakan semua yg terjadi kemarin padaku” pinta hyemi. Akupun bercerita tentang kejadia yang terjadi kemarin. Baik aku dan hyemi sama sama sangat bersemangat. Saat jam pelajaran pun masih terngiang diotakku kejadian kemarin. Aku tak dapat berkonsentrasi saat pelajaran hingga istirahat “istirahat yuk, ke cafeteria gak kau?” Tanya yoona seraya menghampiriku “ayo, cepet Dongseok” kata hyemi “ayo “ kataku
“pagi Hyemi” sapaku pada hyemi yang baru muncul didepan pintu kelas “eh pagi…tumben wajahmu berseri-seri gitu” katanya “ah tidak biasa aja tuh” kataku “hey kau dengan hangeng sudah akrab ya? Aku tau dari donghae loh” kata hyemi “ya begitulah, dia asyik” kataku “ceritakan semua yg terjadi kemarin padaku” pinta hyemi. Akupun bercerita tentang kejadia yang terjadi kemarin. Baik aku dan hyemi sama sama sangat bersemangat. Saat jam pelajaran pun masih terngiang diotakku kejadian kemarin. Aku tak dapat berkonsentrasi saat pelajaran hingga istirahat “istirahat yuk, ke cafeteria gak kau?” Tanya yoona seraya menghampiriku “ayo, cepet Dongseok” kata hyemi “ayo “ kataku
“kau mau istirahat bareng Taecyeon ya?” kataku pada yoona saat menuju kantin “ah kau tau saja” kata yoona “ketauan dari tampangmu” kata Hyemi “halah kau juga kan mau bareng donghae” kata yoona tak mau kalah. Akupun hanya tersenyum melihat tingkah mereka. Aku, yoona dan hyemi menuju meja yang telah ditempati oleh sunny, sooyoung dkk “kudengar hangeng bakal istirahat bareng kita, ciyeeee dongseok” ejek eunhyuk “apasih hyukieeee…eh hyohyeon dikelas tuh samperin sana” kataku gentian mengejeknya “ah, aku beli softdrink dulu” kata eunhyuk mengalihkan pembicaraan, ia bangkit dan menuju kios kantin “memangnya benar hangeng mau gabung dengan kita?” tanyaku oada hyemi dan donghae “iya katanya” kata kyuhyun jawab “kau ini selalu saja aku yang ditanya kau yg jawab” kata donghae pada kyuhyun “yaaa salah sendiri jawabnya lama”bela kyuhyun “hey semua….” Kata hangeng yang tiba tiba muncul. Ia bersama Jeyoo, sahabatnya yang sudah kukenal. Kami pun mengobrol dengan asyik disaat istirahat berlangsung. Aku pun juga merasakan bahwa banyak sepasang mata yang menyoroti kami
**
Makin hari aku dengan hangeng makin dekat saja. Tak jarang ia suka curhat denganku....akupun sering ngobrol bareng dengannya dan Jeyoo. “Dongseok, dipanggil hangeng” panggil yoona. Akupun terbebas dari lamunanku dan melihat hangeng berdiri didepan pintu “aku ingin menceritakan sesuatu padamu” kata hangeng. Kami pun pergi ke kantin dan menemukan meja kosong “aku tak tega melihat Jeyoo merasa bersalah” kata hangeng “memangnya kenapa dia?” kataku “begini…ada seorang cewek, dari indo nembak dia. Awalnya ia menolak tetapi selalu dipaksa oleh cewek itu. Akhirnya ia jadian dan baru 2 minggu jadian ia langsung pindah ke korea. Terpaksa ia melakukan hubungan jarak jauh dan tepat kemarin, adalah seminggu setelah jeyoo putus dari ceweknya, ia mendapat kabar dari teman ceweknya bahwa cewek tersebut sakit karena terlalu banyak pikiran dan terlalu banyak menangis. Jeyoo menganggap ia yg membuat cewek tersebut sakit lahir dan batin” jelas hangeng “itu tak sepenuhnya salah jeyoo, menurutku ceweknya yang salah… siapa suruh terlalu memaksakan diri” kataku. Aku pun member solusi sebaik mungkin pada hangeng. “oiya dongseok!!!aku hampir lupa. Aku menyukai sorang gadis”katanya. DEG!!!. Jantungku langsung berdetak keras “siapa?” tanyaku “dia manis, pintar, cantik, walaupun ia tak terlalu tinggi tapi aku menyukainya” katanya. Ia menoleh kearahku dan tersenyum “kau janji tak akan mengatakannya pada siapapun?” tanyanya “ya, aku kan sahabatmu sendri”kataku. Aku takut mendengar nama gadis itu sebenarnya “dia……sunny” kata hangeng. Seketika hatiku langsung runtuh tapi aku berusaha terlihat wajar “kau tembak saja dia” kataku “aku belum punya cukup nyali. Aku akan mengumpulkan nyaliku terlebih dahulu”kata hangeng. Setelah ia mengoceh panjang lebar tanpa ada yg kupahami tentang curhatan dia tentang gadis yg disukainya. Akupun kembali kekelas. Sepanjang hari aku hanya murung. Sepulang sekolah kuputuskan untuk ke taman kota untuk mengenang kejadian perkenalan pertamaku dengannya. Aku duduk dipohon tempat kyuhyun main games dulu. Aku jadi teringat jeyoo. Kasian dia…dia lelaki yg bertanggung jawab. Aku ingin jika memiliki kekasih mempunyai sikap sepertinya. “kau masih ingat ini tempat pertama kita bertemu?” kata seseorang tiba tiba dibelakangku, aku mencari sumber suara itu dan menemukannya “Jeyoo? Mengapa kau ada disini?” tanyaku. Baru kali ini aku melihat matanya lekat-lekat. Tiba tiba jantungku berdetak tak karuan “emmmm Dongseok, kau sudah tau kisahku kan?” kata Jeyoo “kau tak bersalah sama sekali Jeyoo”kataku “sebenarnya….ada alasan mengapa aku menolak gadis itu” kata Jeyoo “percayakah kau ini bukan tempat pertama kali kita bertemu?” kata jeyoo “bukannya disini?” kataku “tahun lalu aku kekorea dan melihatmu dibandara, kau baru datang kekorea dan waktu itu aku akan balik ke Indonesia”kata jeyoo “dan anehnya…aku meyukaimu walaupun hanya sekilas aku melihatmu” lanjut Jeyoo. Jantungku berdetak tak karuan, aneh hangeng yg kusukai mengapa aku berdetak keras saat dihadapan Jeyoo “Dongseok…maukah kau menjadi gadisku?” kata Jeyoo sambil menyerahkan bunga yang sepertinya hasil petikannya sendiri dibunga taman kota, aku mengambil bunga itu dari tanga Jeyoo dan mengangguk pelan. Seketika juga Jeyoo memelukku erat sekali “saranghae Dongseok…aku suka dengan kau sejak pandangan pertama” katanya “saranghae…..Jeyoo” kataku membalas nya.
Benar kata orang…cinta memang misterius. Sering datang secara tiba-tiba dan tak disangka … dan awal dari perjuangan cinta adalah hal yang paling menyakitkan karena itu adalah jalan menuju kebahagiaan
THE END
Makin hari aku dengan hangeng makin dekat saja. Tak jarang ia suka curhat denganku....akupun sering ngobrol bareng dengannya dan Jeyoo. “Dongseok, dipanggil hangeng” panggil yoona. Akupun terbebas dari lamunanku dan melihat hangeng berdiri didepan pintu “aku ingin menceritakan sesuatu padamu” kata hangeng. Kami pun pergi ke kantin dan menemukan meja kosong “aku tak tega melihat Jeyoo merasa bersalah” kata hangeng “memangnya kenapa dia?” kataku “begini…ada seorang cewek, dari indo nembak dia. Awalnya ia menolak tetapi selalu dipaksa oleh cewek itu. Akhirnya ia jadian dan baru 2 minggu jadian ia langsung pindah ke korea. Terpaksa ia melakukan hubungan jarak jauh dan tepat kemarin, adalah seminggu setelah jeyoo putus dari ceweknya, ia mendapat kabar dari teman ceweknya bahwa cewek tersebut sakit karena terlalu banyak pikiran dan terlalu banyak menangis. Jeyoo menganggap ia yg membuat cewek tersebut sakit lahir dan batin” jelas hangeng “itu tak sepenuhnya salah jeyoo, menurutku ceweknya yang salah… siapa suruh terlalu memaksakan diri” kataku. Aku pun member solusi sebaik mungkin pada hangeng. “oiya dongseok!!!aku hampir lupa. Aku menyukai sorang gadis”katanya. DEG!!!. Jantungku langsung berdetak keras “siapa?” tanyaku “dia manis, pintar, cantik, walaupun ia tak terlalu tinggi tapi aku menyukainya” katanya. Ia menoleh kearahku dan tersenyum “kau janji tak akan mengatakannya pada siapapun?” tanyanya “ya, aku kan sahabatmu sendri”kataku. Aku takut mendengar nama gadis itu sebenarnya “dia……sunny” kata hangeng. Seketika hatiku langsung runtuh tapi aku berusaha terlihat wajar “kau tembak saja dia” kataku “aku belum punya cukup nyali. Aku akan mengumpulkan nyaliku terlebih dahulu”kata hangeng. Setelah ia mengoceh panjang lebar tanpa ada yg kupahami tentang curhatan dia tentang gadis yg disukainya. Akupun kembali kekelas. Sepanjang hari aku hanya murung. Sepulang sekolah kuputuskan untuk ke taman kota untuk mengenang kejadian perkenalan pertamaku dengannya. Aku duduk dipohon tempat kyuhyun main games dulu. Aku jadi teringat jeyoo. Kasian dia…dia lelaki yg bertanggung jawab. Aku ingin jika memiliki kekasih mempunyai sikap sepertinya. “kau masih ingat ini tempat pertama kita bertemu?” kata seseorang tiba tiba dibelakangku, aku mencari sumber suara itu dan menemukannya “Jeyoo? Mengapa kau ada disini?” tanyaku. Baru kali ini aku melihat matanya lekat-lekat. Tiba tiba jantungku berdetak tak karuan “emmmm Dongseok, kau sudah tau kisahku kan?” kata Jeyoo “kau tak bersalah sama sekali Jeyoo”kataku “sebenarnya….ada alasan mengapa aku menolak gadis itu” kata Jeyoo “percayakah kau ini bukan tempat pertama kali kita bertemu?” kata jeyoo “bukannya disini?” kataku “tahun lalu aku kekorea dan melihatmu dibandara, kau baru datang kekorea dan waktu itu aku akan balik ke Indonesia”kata jeyoo “dan anehnya…aku meyukaimu walaupun hanya sekilas aku melihatmu” lanjut Jeyoo. Jantungku berdetak tak karuan, aneh hangeng yg kusukai mengapa aku berdetak keras saat dihadapan Jeyoo “Dongseok…maukah kau menjadi gadisku?” kata Jeyoo sambil menyerahkan bunga yang sepertinya hasil petikannya sendiri dibunga taman kota, aku mengambil bunga itu dari tanga Jeyoo dan mengangguk pelan. Seketika juga Jeyoo memelukku erat sekali “saranghae Dongseok…aku suka dengan kau sejak pandangan pertama” katanya “saranghae…..Jeyoo” kataku membalas nya.
Benar kata orang…cinta memang misterius. Sering datang secara tiba-tiba dan tak disangka … dan awal dari perjuangan cinta adalah hal yang paling menyakitkan karena itu adalah jalan menuju kebahagiaan
THE END
Diposting oleh






0 komentar:
Posting Komentar