0

Beautiful Lie part 1

Gerimis mulai jatuh, akupun berlari menuju tempat teduh, huh menyesal sekali aku tak membawa payung. Diseberang jalan ada café cantik, akupun menjadi tertarik untuk mampir kesana. Kudorong pintu masuknya dan bunyi lonceng pun terdengar olehku. Sepi juga ya disini. Hanya ada beberapa pengunjung yg datang. Sayang sekali hari ini hujan, padahal ini hari terakhirku sebelum masuk SMA. “hem……. permisi” ujarku ragu di dpn meja kasir, tdk ada pelayan disini “ya sebentar” jawab pelayan dari dapur. Kukira tak ada pelayan hahaha. Pelayan pun muncul dari balik pintu “ada yg bisa saya bantu nona?” Tanya pelayan itu “apa menu istimewa disini?” tanyaku. Pelayan itu berpikir sebentar “anda bisa melihat cake cake nya dari kaca ini, semua yg tersedia hari ini dipajang disitu” jawab pelayan itu. Huh tak kreatif “blueberry moffin satu dan aku pesan mocha cream hangat” jawabku “baiklah “ jawab pelayan itu singkat. Setelah memakan hidangan aku membayarnya lalu berlari pulang kerumah…
* Kringggggggg* ah berisik sekali suara alarm ku , huh mengganggu saja. Kumatikan segera alarm ku dan tidur lagi. “Hyo Nei sampai kapan kau akan tidur?!?! Ini hari pertamamu menjadi anak SMU,Hyo Nei…..” teriak umma membangunkanku. Sial aku lupa ini hari pertamaku, segera aku mandi dan memakai seragam sekolah. Aku pun tergesa gesa saat sarapan. “umma, Hyo Nei berangkat dulu ya” pamitku “iya, baik baik disekolah ya” pesan umma “siap “ jawabku mantap. Akupun diantar supirku kesekolah baruku, KOREA INTERNATIONAL SCHOOL. Aku terpaksa sekolah disini karena telah didaftarkan oleh appa. Huh dasar appa menyebalkan sekali dia -__-

*dikelas*

“selamat pagi anak anak, perlu kalian ketahui bahwa sekarang adalah semester awal kalian. Semoga kalian betah disini dan……………………………” oceh guru itu, jujur aku tak mempedulikan ocehannya yg tentang basa basi. Untung saja disekolah ini ada klub basket wanita jadi aku bisa menerima untuk sekolah disini. Kalau tidak? Aku tak akan mau masuk walau sudah terlanjur daftar. Oh sedang perkenalan murid baru ya? Dan sekarang giliranku? Aku maju kedepan dengan langkah was was. Aku merasa diperhatikan seisi kelas ini “selamat pagi semuaaaa, namaku Kim Hyo Nei kalian bisa memanggilku Hyo Nei kok. Aku lulusan dari SMP Seoul dan banyak yg mengatakan bakatku di basket, pelajaran favoritku matematika, senang berkenalan dengan kalian semua” ujarku memperkenalkan diri. Setelah itu aku langsung duduk kembali ketempat. Meja disini tak berpasangan, tidak seru jadinya. Huh bosannnn sekali.
Akhirnya setelah pelajaran yg membosankan saatnya untuk istirahat, aku menuju ruang basket putri dan bersiap untuk mendaftarkan diri. Saat akan membuka pintu klub, pintu itu sudah terbuka duluan. Hey ada lelaki tampan haha tampangnya lumayang sih bisa dibilang tampan, ketika aku menatap matanya, mata kami saling menatap. Entah mengapa jantungku berdebar keras sekali. Buru buru aku masuk kedalam klub. Kebetulan ada test penempaan posisi. Aku memperkenalkan diriku dan aku mengatakan siap untuk dijadikan diposisi mana saja. Oke grup dibagi 2 kelompok. *priiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit bunyi peluit berbunyi dan aku melompat berusaha mengambil bola, benar saja aku mendapatkan bolanya. Lalu aku dengan gampangnya memasukkan bola. Perasaanku saja atau memang diklub basket ini hanya aku yg bersemangat? Oke 20 menit telah usai dan pengumuman regu inti dan posisi nanti sepulang sekolah, no problem jika begitu.
“hey aku Taeyon, salam kenal. Kau siapa?” kata anak gadis itu tiba tiba memperkenalkan diri. Dia cantik, badannya tak cocok untuk jadi atlet. Ia lebih pantas di klub lukis atau vocal atau dance “aku Hyo Nei, salam kenal juga taeyon” jawabku “kau anak baru? Kelas berapa?” Tanya taeyon “iya, kelas 1.2 kau taeyon?” aku balik bertanya “aku kelas 1.5, oh Hyo Nei tadi permainanmu hebat sekali. Aku yakin kau akan menjadi inti tim, apa kau bermain basket juga saat SMP?” Tanya taeyon “iya, aku dari dasar sudah bermain basket” jwbku “pantas sepertinya kau telah mahir” jawab aeyon bersemangat, “sampai jumpa pulang sekolah Hyo Nei” ujar taeyon “ ya sampai jumpa nanti taeyon “ ujarku. Akupun kembali kekelas dan mengikuti pelajaran yg membosankan. Tak ada matematika hari ini. Huh sangat membosankan sekali. Aku tak sabar menunggu bell pulang berbunyi.
Akhirnya pulang juga. Aku berlari menuju klub basket. Ternyata sudah pada berkumpul disana. Mrs Sooyoung yg menjadi pelatih mengumumkan nama anak kelas 1 yg menjadi inti dan diseleksi lagi untuk menjadi inti perwakilan sekolah “kelas 1.1 Yuri kau menjadi pemain bertahan, kelas 1.3 Lee Hyoen kau menjadi pemain bertahan, kelas 1.7 Yoona kau menjadi Center, kelas 1.5 taeyon kau menjadi penyerang dan terakhir kelas 1.2 Hyo Nei kau menjadi point guard dan penyetak angka” jelas mrs sooyoung. What?!?! Aku peran ganda? Asyiiiik tak apalah aku sudah terbiasa menjadi point guard. Lalu kami kelas 1 bermain melawan tim inti sekolah. Kami menang 61-59.
Setelah ganti baju, aku langsung kegerbang menunggu mobilku menjemput. “heeeey hallo yg digerbang” panggil seorang lelaki dari sekolah , aku pun menegok untuk melihat siapa yg memanggilku. Oh tidak cowok yg adi dipintu klub!!! Ia menghampiriku “hey kau hebat sekali permainannya. Kau handal dalam mengshoot bola dan tdk pernah meleset” ujar cowok itu “eh eh thanks” jawabku kikuk “oh maaf aku belum memperkenalkan diri, namaku siwon” ujar cowok itu, tiba tiba mobil ku datang “namaku Hyo Nei, sampai nanti ya sungmin ….” Ujarku sambil masuk ke mobil

********************************************************

Esoknya aku datang pertama dikelasku. Karena merasa bosan aku langsung pergi ke klub basket. Saat masuk ke lapangan berlatih, aku melihat siwon bermain basket melawan seorang lelaki. 1 lawan 1 ternyata. Astaga… dia jago sekali bermain basket. Aku pun jadi tertantang untuk melawannya. Dia berhasil melewati lelaki itu dan melakukan lay up yg membuat bola masuk “heyyyyy siwon, maukah kau melawanku?” ajakku sambil berteriak. Siwon pun langsung melihat kearahku dan tersenyum tipis “ baiklah, cepat kau ganti baju dulu Hyo Nei” jawab siwon. aku pun lgsg menuju kekamar ganti dan lgsg mengganti baju. Kulihat siwon telah siap.lelaki itu pun menjadi wasit. Pertarungan pun dimulai. Aku memegang bola. Sial siwon bagus sekali pertahanannya. Sulit bagiku menyetak angka. Lalu aku berlari kebelakang dan menembak bola. Tembakan 3 angka kuluncurkan dan…………………masuk “kau hebat hyo nei” jawab siwon. Aku pun hanya tersenyum “hey kau, lain kali saja kau bertandingannya, kulihat siwon sudah kelelahan” ujar lelaki wasit itu “baiklah, terima kasih” jawabku “hey kau hyo nei bukan? Point guard baru di tim inti? Namaku Yesung” ujar lelaki itu “saya hanya point guard kelas 1, salam kenal nama saya Kim Hyo Nei” jawabku “tidak, lihatlah ke papan pengumuman di klub disitu ada tim inti baru tahun ini yg menjadi perwakilan” ujar Yesung “baiklah, terima kasih” jawabku. Benarkah aku point guard terbaru? Aku langsung lari menuju papan pengumuman dan mendapati kertas yg ditempel. Benar kata Yesung, aku menjadi point guard. Yoona menjadi center, luna dari kelas 2.3 menjadi pemain bertahan 1, Yoohwe dari kelas 3.2 menjadi pemain bertahan 2 dan Mi jae dari kelas 3.7 menjadi penyerang.

********************************************************
Sudah 1.5 bulan aku menjadi tim inti, Tim basket ku masuk ke 4 besar babak penyelisihan tingkat daerah. Akupun sering pulang malam karena latihan tambahan. Nilaiku sedang sedang saja. Setiap pagi aku selalu berlatih dengan sungmin dan yesung, sahabatku.
Dikamar aku sedang mengerjakan PR mtk yg menurutku kelewat mudah. Setelah selesai mengerjakan PR aku mengambil ponselku dan melihat kontak di ponselku. KyuHyun… aku menyukainya sejak pertandingan pertamaku. Aku menulis pesan singkat kepada Kyuhyun

To : Kyuhyun
Hey apa kabar? Sedang apa kau?


Lalu kumasukkan nomor kyuhyun dan menekan tombol kirim. Oke sekarang aku hanya perlu menunggu ia membalas pesanku. Aku pun mengambil psp ku dan memainkan game basket. Kyuhyun, lelaki yg kusukai. Ia kelas 1.3 kelasnya pun disebelah kelasku. Ponselku pun berdering dan segera kubuka ponselku

From : Kyuhyun
Baik, kau sendiri? Aku baru saja menyelesaikan PR ku

Aku pun sepanjang malam terus menerus berkirim pesan dengan kyuhyun. Sampai aku pun tertidur lelap.

Esok paginya aku bersemangat ke sekolah. Setelah meletakkan tasku dikelas aku langsung berlari menuju lapangan basket. Disana ada siwon dan yesung sedang duduk santai ditengah lapangan “Heeeeyyyy siwon, yesuuuungggg selamat pagi” sapaku riang siwon pun menatap ku seperti menatap anak kecil yg baru saja diberi mainan “sepanjang malam tadi aku sms-an dengan kyuhyun hahaha senang sekali” kataku menjawab pertanyaan yg dipancarkan di ekspresi yesung “kyuhyun yg sekelas denganku itu bukan?” Tanya siwon “iya kau benar sekali” jawabku “oooh “ jawab siwon singkat “hey hyo nei jika kau jadian dengan kyuhyun jangan lupa kau traktir kita ya” kata yesung “enak saja… iya paling aku belikan permen untukmu” jawabku “dasar pelit” kata yesung “aku mau kekelas ya, aku merasa tak enak badan” ujar siwon tiba tiba lalu ia melewatiku dan menutup pintu klub “sepertinya tadi siwon baik baik saja” ujarku “ ya tadi pagi dia bahkan sangat semangat” tambah yesung. Aku pun duduk di ruangan klub bersama yesung sambil makan bekal sarapanku. Tiba tiba seseorang mengetuk pintu klub. Akupun membukanya dan terkejut melihat kyuhyun berdiri didepan pintu “emmmm hyo nei, maukah kau keluar denganku ketaman sepulang sekolah nanti? “ ajak kyuhyun. Duggg!!! Jantungku pun berdetak kencang sekali rasanya “b…ba..bba.. baiklaaah” jawabku kikuk “oiya jangan lupa ajak Yoona temanmu itu, ada temanku yg mau berkenalan dengannya.” Ujar kyuhyun “baiklah” jawabku. Kyuhyun pun berlalu dari hadapanku. Setelah ia pergi aku pun langsung berlari ke kelas 1.7 mencari Yoona “apakah Yoona sudah datang” teriakku saat sampai di kelas 1.7 “Yoona, kau dipanggil” kata temannya kepada yoona yg sedang piket kelas, yoona pun langsung berlari menuju ke arahku “ada apa hyo nei?” kata yoona “maukah kau menemaniku ketaman sepulang sekolah nanti?” ajakku “emm boleh saja” jawab yoona “baiklah terima kasih” ujarku sambil berlari menuju kekelas karena bell sudah berbunyi

********************************************************

Sepulang sekolah aku menunggu Yoona didepan pintu gerbang sekolah, tak lama kemudian yoona muncul “ayo kita ketaman” ajakku “eh iya baiklah” ujar yoona. Kami ketaman berjalan kaki. Sesampai ditaman aku melihat kyuhyun sendiri dibangku taman. Lalu aku menghampirinya “selamat sore” sapaku “selamat sore juga” jawab kyuhyun. Aneh, aku tak melihat temannya “mana temanmu itu?” Tanya ku “dia sedang ada urusan yg mendesak tadi” jawab kyuhyun enteng. Kami berjalan menuju kedai eskrim yg ada ditaman tersebut “siapa lelaki itu?” bisik yoona “itu kyuhyun, dia temanku kelas 1.3” jawabku “oh, dia tampan” kata yoona “aku tau itu” jawabku. Sesampai dikedai eskrim ia mebelikan kami ice cream rasa coklat vanilla lalu kami berbincang bincang sambil duduk di bangku taman. Mataku tak pernah lepas dari wajah kyuhyun. Setelah kurang lebih 2 jam kami pun pulang. Aku mengantar yoona kerumahnya setelah itu aku pulang kerumah dengan perasaan bahagia.

**************************************************************
“hey Hyo nei bagaimana kencanmu kemarin?” Tanya yesung saat aku masuk kelapangan basket “itu bukan kencan tau” kataku “oh bagaimana menurutmu kyuhyun? Kapan kau jadian?” Tanya Yesung “hey kau ini ada ada aja” jawabku. Siwon masuk kelapangan dengan ekspresi tak bersemangat “hey siwon, ada apa kau? Mengapa kau terlihat begitu tak bersemangat?” tanyaku “oh tidak kok, kudengar kau jalan dengan kyuhyun” kata siwon “eh kau ini hanya sekedar mengobrol ditaman saja” jawabku “benarkah?” Tanya siwon agak curiga “iya benar aku tak bohong” jawabku. Lalu ia bangkit dan mengajakku bermain basket. Akupun menerima tawaran itu…

*seminggu kemudian*
Sudah seminggu ini aku tak mendengar kabar dari kyuhyun. Ada apa dengannya? Biasanya bila aku mengirim pesan , ia akan menjawabnya tapi dia mengabaikannya. Padahal seminggu yg lalu kami mengobrol ria ditaman. Ada sesuatu yg terjadi pada kyuhyun…
Aku masuk sekolah dengan perasaan kacau balau. Huh ada apasih dengan kyuhyun? Aku selalu memikirkannya sampai aku tak konsenrasi belajar hari ini. Sepanjang jam sekolah aku terus mencoret coret halaman belakang bukuku dengan berbagai kata yg tidak jelas. Kyuhyun… kau kenapa? Mengapa kau tak membalas pesanku? Apa kau marah denganku? Tapi kenapa kau marah? Apa aku melakukan kesalahan?
Sepulang sekolah aku mampir sebentar ke lapangan basket. Saat aku mau masuk, aku melihat kyuhyun dengan yoona!!! Aku urungkan niatku dan aku mengintip apa yg mereka lakukan disana, “yoona, aku … selama ini menyukaimu” kata kyuhyun “tapi…. Bagaimana dengan Hyo Nei?” Tanya Yoona “ aku tak mengaggapnya apa apa” kata kyuhyun “selama ini, semenjak hari pertama sekolah aku selalu memperhatikanmu. Tapi aku tak tau bagaimana caraku bisa dekat denganmu, maka dari itu aku menyuruh Hyo Nei ketaman mengajakmu” lanjut kyuhyun “tapi……kurasa Hyo Nei punya perasaan denganmu” kata Yoona “tidak, kami hanya berteman saja. Tdk ada apa apa” jawab kyuhyun “saranghaeyo Yoona” lanjut kyuhyun, yoona pun mengeluarkan air mata dan mengalir dipipinya. Seketika kyuhyun langsung memeluk Yoona dengan erat “aku juga sayang padamu kyuhyun….” Jawab yoona dipelukkan kyuhyun
-bersambung-

0 komentar:

Posting Komentar

Back to Top